Responsive Banner

Pembinaan keagamaan pada korban bencana alam: Studi kasus di pengungsian lumpur Lapindo Porong-Sidoarjo

Wahyudi, Fajar (2008) Pembinaan keagamaan pada korban bencana alam: Studi kasus di pengungsian lumpur Lapindo Porong-Sidoarjo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
03110161.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Bencana Lumpur Lapindo merupakan bagian dari peristiwa atau rangkaian peristiwa yang disebabkan kesalahan manusia sehingga mengakibatkan korban penderitaan manusia, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan, kerusakan sarana dan prasarana, fasilitas umum, serta menimbulkan gangguan terhadap tata kehidupan dan penghidupan masyarakat.

Ditengah upaya warga Porong dalam mencari keselamatan dan keamanan atas dampak bahaya semburan Lumpur Lapindo, kegiatan pembinaan keagamaan masih tetap berlangsung di tempat pengungsian. Meskipun secara kasat mata proses pembinaannya masih belum efektif karena terbentur masalah fasilitas pembelajaran dan pendanaan, warga Porong masih menyelenggarakan kegiatan yang berbasis keagamaan demi menjaga prinsip dasar atas agama yang mereka
yakini.

Berangkat dari latar belakang itulah penulis kemudian ingin membahasnya dalam skripsi ini dengan mengambil judul " Pembinaan Keagamaan Pada Korban Bencana Alam (studi kasus di pengungsian Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo)". Dengan pokok rumusan masalah, Bagaimana Bagaimana pembinaan keagamaan di Pengungsian Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo? Kendala apa yang dihadapi dalam pembinaan keagamaan di Pengungsian Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo? Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala pembinaan keagamaan di Pengungsian Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo?

Dari ketiga rumusan masalah itu, peneliti mempunyai tujuan ingin mendeskripsikan tentang pembinaan keagamaan di Pengungsian Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo. Mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam pembinaan keagamaan di Pengungsian Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo. Serta mendeskripsikan tentang upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala pembinaan keagamaan di Pengungsian Lumpur Lapindo Porong Sidoarjo.

Dalam penelitian ini, peneliti mengacu pada penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan alasan ingin mencari dan menemukan fenomena yang memiliki latar belakang konteks tertentu. adapun prosedur pengumpulan datanya dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk memeriksaan keabsahan data yang telah diperoleh, peneliti mengandalkan teknik triangulasi dengan memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data primer untuk keperluan pengecekan keabsahan data sekaligus sebagai bahan pembanding terhadap data yang telah didapatkan.

Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa warga Porong masih tetap antusias dalam mengikuti acara kegiatan keagamaan. Respon positif ini terketahui melalui kegiatan pengajian keagamaan yang diselenggarakan oleh warga setempat. Sedangkan kegiatan pembinaan keagamaan dalam rutinitas keseharian bagi anak-anak korban Lumpur Lapindo. Hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk menyelenggarakan kegiatan pembinaan bertujuan untuk pembentukan ahklak mulia dan budi pekerti, agar mampu menghasilkan orang-orang yang bermanfaat, jiwa yang bersih, mempunyai cita-cita yang luhur dan berakhlak mulia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sahlan, Asmaun
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSahlan, AsmaunUNSPECIFIED
Keywords: Pembinaan Keagamaan; Korban Bencana Alam
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Zulaikha Zulaikha
Date Deposited: 09 Aug 2016 09:06
Last Modified: 09 Aug 2016 09:06
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4209

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item