Responsive Banner

Legal awareness of user online personal shopper service from abroad in Malang City review of law number 17 of 2006 concerning custom

Jannah, Roihanatul (2022) Legal awareness of user online personal shopper service from abroad in Malang City review of law number 17 of 2006 concerning custom. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
16220097.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRACT

In the era of the industrial revolution as it is today the business and trade sectors are considered to be the most influential factors in the economic development of a country. The easier access to buying and selling from each country encourages entrepreneurs to make transactions aimed at maximizing profits and minimizing losses. Distance is not an obstacle for a person to make a transaction, either within the customs area or outside the customs area. One form of transaction made to make transactions that pass through the customs area is the practice of online personal shopper service. Namely, the transaction of purchasing products by providing services to buyers by offering a number of goods in the store and then offered at a certain price in accordance with the wishes of consumers. In this case, use the online system. Overseas services are becoming more specialized because goods are ordered through the customs area but with small amounts when compared to import practices. The party responsible for overseeing the customs area is the Customs and Excise party either in terms of the service of goods entering the customs area or providing active socialization to the community about the rule of law and obligations charged to users of service transactions.

This research discusses how legal awareness for users of online services abroad in the city of Malang review Law number 17 of 2006 on Customs. This type of research uses empirical juridical research with qualitative and quantitative research approaches. Data sources are used in the form of primary, secondary, and tertiary data with data collection techniques such as interviews, questionnaires, and literature studies. The research focused on calculating data derived from questionnaires given to 100 people in Malang City who had conducted online personal shopper service transactions at least one time. The research also involved the authorities overseeing customs, namely the Malang City Customs and Excise Office.

The results of this study showed that the average legal awareness of user Online personal shopper in Malang City reviewed from Law number 17 of 2006 on concerning Customs is 85.64% in the category of good awareness. Users of online personal shopper services abroad in Malang City are aware and knowledgeable about the legal rules that apply to minimize violations, especially goods that will enter the territory of Indonesia. But still often encountered the mode of violation that is the smuggling of prohibited goods, still lack of more specialized socialization about the imposition of import duty taxes. Customs and Excise have been socializing about the rules and laws of truth, and they have tried to do it as effectively as possible, both directly through seminars and socialization directly to the community, students, counseling, and prospective foreign workers. As for the obstacles faced by Customs and Excise, the difficulty of communication data supporting the delivery of goods from abroad because it takes a long time to investigate, the many stigmas are wrong and deeply rooted in the public's thinking that Customs has been considered a party that often detains goods. Even though, Customs carries out its duties with a record of problematic goods will be investigated first, the number of fraud cases on behalf of customs.

ABSTRAK

Pada zaman revolusi industri seperti sekarang ini sektor bisnis dan perdagangan dinilai menjadi faktor paling berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi suatu negara. Semakin mudah akses jual beli dari setiap negara mendorong pengusaha melakukan transaksi yang bertujuan memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian. Jarak bukan menjadi penghambat untuk seseorang melakukan transaksi, baik dalam wilayah pabean atau di luar wilayah pabean. Salah satu bentuk transaksi yang dilakukan untuk melakukan transaksi yang melewati wilayah pabean adalah praktik jasa titip online yakni transaksi pembelian produk dengan memberikan pelayanan terhadap pembeli yakni dengan menawarkan sejumlah barang yang ada di toko kemudian ditawarkan dengan harga tertentu sesuai dengan keinginan konsumen yang dalam hal ini menggunakan sistem online. Jasa titip online luar negeri menjadi lebih khusus karena barang yang dipesan melewati wilayah kepabeanan namun dengan jumlah sedikit jika dibandingkan dengan praktik impor. Pihak yang bertanggung jawab untuk mengawasi wilayah kepabeanan adalah pihak Bea dan Cukai baik dalam hal pelayanan barang yang masuk ke wilayah pabean atau memberikan sosialisasi aktif kepada masyarakat tentang aturan hukum dan kewajiban yang dibebankan kepada pengguna transaksi jasa.

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana kesadaran hukum bagi pengguna jasa titip online luar negeri di Kota Malang tinjauan Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan. Jenis penelitian memakai penelitian yuridis empiris dengan pendekatan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Sumber data yang digunakan berupa data primer, sekunder, dan tersier dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket, studi kepustakaan. Penelitian difokuskan kepada penghitungan data yang berasal dari angket yang diberikan kepada 100 masyarakat Kota Malang yang pernah melakukan transaksi jasa titip online setidaknya 1 kali. Penelitian juga melibatkan pihak yang berwenang mengawasi kepabeanan yaitu Kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Malang.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata kesadaran hukum pengguna jasa titip online luar negeri di Kota Malang ditinjau dari Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan adalah sebesar 85,64% dalam kategori kesadaran yang baik. Para pengguna jasa titip online luar negeri di Kota Malang sudah sadar dan mengetahui tentang aturan hukum yang berlaku untuk meminimalisir pelanggaran terutama barang yang masuk ke wilayah Indonesia. Namun masih sering ditemui modus pelanggaran yaitu penyelundupan barang terlarang, masih kurangnya sosialisasi yang lebih khusus tentang pengenaan pajak Bea masuk. Pihak Bea dan cukai telah melakukan sosialisasi tentang aturan dan hukum kepabenan telah berusaha dilakukan seefektif mungkin, baik secara langsung melalui, seminar dan sosialisasi langsung ke masyarakat, penyuluhan. Adapun kendala yang dihadapi pihak Bea dan Cukai adalah sulitnya komunikasi data pendukung pengiriman barang dari luar negeri karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk investigasi, banyaknya stigma yang keliru dan mengakar di pemikiran masyarakat bahwa Bea Cukai selama ini dianggap sebagai pihak yang sering melakukan penahanan terhadap barang padahal pada kenyataannya Bea Cukai melaksanakan tugasnya dengan catatan barang yang bermasalah akan dilakukan investigasi terlebih dahulu, banyaknya kasus penipuan yang mengatasnamakan pihak Bea Cukai.

مستخلص البحث

في عصر الثورة الصناعية كما هو الحال اليوم، يعتبر قطاعا الأعمال والتجارة أكثر العوامل تأثيرا على التنمية الاقتصادية لبلد ما. ويشجع تيسير الحصول على الشراء والبيع من كل بلد أصحاب المشاريع على إجراء معاملات تهدف إلى زيادة الأرباح إلى أقصى حد وتقليل الخسائر إلى أدنى حد ممكن. المسافة ليست عقبة أمام الشخص لإجراء معاملة، سواء داخل المنطقة الجمركية أو خارج المنطقة الجمركية. أحد أشكال المعاملات التي تتم لإجراء المعاملات التي تمر عبر المنطقة الجمركية هو ممارسة خدمة المتسوق الشخصي عبر الإنترنت. أي معاملة شراء المنتجات من خلال تقديم الخدمات للمشترين من خلال تقديم عدد من السلع في المتجر ثم عرضها بسعر معين وفقا لرغبات المستهلكين. في هذه الحالة، استخدم النظام عبر الإنترنت. وأصبحت الخدمات الخارجية أكثر تخصصا لأن السلع تطلب من خلال المنطقة الجمركية ولكن بمبالغ صغيرة بالمقارنة مع ممارسات الاستيراد. الطرف المسؤول عن الإشراف على المنطقة الجمركية هو الطرف الجمارك والمكوس إما من حيث خدمة السلع التي تدخل المنطقة الجمركية أو توفير التنشئة الاجتماعية النشطة للمجتمع حول سيادة القانون والالتزامات المفروضة على مستخدمي معاملات الخدمة

يناقش هذا البحث كيفية الوعي القانوني لمستخدمي الخدمات عبر الإنترنت في الخارج في مدينة مالانج بمراجعة القانون رقم ١٧ لعام ٢٠٠٦ بشأن الجمارك. ويستخدم هذا النوع من البحوث البحوث القانونية التجريبية مع نهج بحثية نوعية وكمية. وتستخدم مصادر البيانات في شكل بيانات أولية وثانوية وثانوية وثلاثية مع تقنيات جمع البيانات مثل المقابلات والاستبيانات ودراسات الأدب. وركز البحث على حساب البيانات المستمدة من الاستبيانات التي أعطيت ل ١٠٠ شخص في مدينة مالانغ الذين أجروا معاملات خدمة المتسوق الشخصي عبر الإنترنت مرة واحدة على الأقل. وشمل البحث أيضا السلطات المشرفة على الجمارك، وهي مكتب الجمارك والمكوس في مدينة مالانغ.

وأظهرت نتائج هذه الدراسة أن متوسط الوعي القانوني للمستخدمين في الخارج في مدينة مالانج استعرض من القانون رقم ١٧ لعام ٢٠٠٦ على الجمارك هو ٨٥٬٦٤٪ في فئة الوعي الجيد. مستخدمي خدمات المتسوق الشخصي عبر الإنترنت في الخارج في مدينة مالانج على علم ومعرفة بالقواعد القانونية التي تنطبق لتقليل الانتهاكات ، وخاصة السلع التي ستدخل أراضي إندونيسيا. ولكن كثيرا ما واجهت طريقة الانتهاك التي هي تهريب السلع المحظورة، لا تزال تفتقر إلى التنشئة الاجتماعية أكثر تخصصا حول فرض ضرائب على رسوم الاستيراد. وقد تم الجمارك والمكوس التنشئة الاجتماعية حول قواعد وقوانين الحقيقة، وحاولوا أن يفعلوا ذلك على نحو فعال قدر الإمكان، سواء مباشرة من خلال الحلقات الدراسية والتنشئة الاجتماعية مباشرة إلى المجتمع، والطلاب ، وتقديم المشورة، والعمال الأجانب المحتملين. أما بالنسبة للعقبات التي تواجهها الجمارك والمكوس، وصعوبة بيانات الاتصال التي تدعم تسليم السلع من الخارج لأن التحقيق يستغرق وقتا طويلا، فإن الوصمات العديدة خاطئة ومتجذرة في تفكير الجمهور بأن الجمارك تعتبر طرفا يحتجز السلع في كثير من الأحيان. على الرغم من أن الجمارك تنفذ واجباتها مع سجل من السلع إشكالية سيتم التحقيق أولا، وعدد من حالات الاحتيال نيابة عن الجمارك.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fidhayanti, Dwi
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDFidhayanti, DwiUNSPECIFIED
Keywords: Legal Awareness; Online Personal Shopper Service; Customs; Kesadaran Hukum; Jasa Titip Online; Kepabeanan; الوعي القانوني; خدمات التذاكر عبر الإنترنت; جمارك
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180105 Commercial and Contract Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180117 International Trade Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012710 al-Ijarah & al-Ju’alah (Sewa-menyewa & Kontrak Kerja)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: roihanatul jannah
Date Deposited: 29 Nov 2022 09:17
Last Modified: 29 Nov 2022 09:17
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41893

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item