Responsive Banner

Pengembangan metode tanya jawab pembelajaran Fiqih untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di MTs SA Misbahul Hasan Andungsari

Kulsum, Umi (2012) Pengembangan metode tanya jawab pembelajaran Fiqih untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di MTs SA Misbahul Hasan Andungsari. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
07110271.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Secara fitrah manusia memiliki potensi untuk membina dan mengembangkan aspek-­aspek rohaniah dan jasmaniah yang telah dianugrahkan oleh Allah SWT melalui proses pendidikan. Sebagai jalur pendidikan yang berciri khas Islam, madrasah memiliki peranan penting dan cukup strategis dalam menyikapi kebutuhan akan ilmu pengetahuan umum dan agama dalam waktu yang bersamaan di tengah degradasi moral yang terjadi saat ini.

Berdasarkan kenyataan itu MTs SA Misbahul Hasan menerapkan Metode Tanya Jawab Pembelajaran Fiqih untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Di mana di sini Berdasarkan permasalahan di atas, maka rumusan masalah yang diangkat oleh peneliti dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pengembangan metode Tanya Jawab Pembelajaran Fiqih untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di MTs SA Misbahul Hasan Andungsari dan Solusi Problematika yang dialami dalam pelaksanaan Metode Tanya Jawab Pembelajaran Fiqih pada Siswa MTs SA Misbahul Hasan Andungsari.

Adapun yang ingin dicapai dalam penelitian ini pertama Mengetahui Pengembangan Metode Tanya jawab Pembelajaran Fiqih untuk Meningkatkan Prestasi Belajar siswa di MTs SA Misbahul Hasan Andungsari. Kedua Mengetahui Solusi Problematika Metode Pembelajaran Tanya Jawab Pembelajaran Fiqih Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa di MTs SA Misbahul Hasan Andungsari.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan data diskripsi baik ucapan maupun tulisan dan perilaku yang dapat diambil dari orang­orang atau subyek itu sendiri.

Dalam proses pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode, yaitu metode observasi, interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis datanya, penulis menggunakan tehnik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa pemaparan data secara tertulis mengenai data-­data terkait, baik yang tertulis maupun lisan dari objek penelitian yang ada di lembaga tersebut di atas yang telah diamati, dimana dalam hal ini penulis menggambarkan secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya.

Dari penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa dalam penerapan Metode Tanya Jawab Pembelajaran Fiqih adalah penyampaian pelajaran dengan jalan guru mengajukan pertanyaan dan murid menjawab, atau bisa juga suatu metode di dalam pendidikan dimana guru bertanya sedangkan murid menjawab bahan atau materi yang ingin di perolehnya.

Hal­hal yang perlu di perhatikan dalam menerapkan metode Tanya jawab ini adalah: Guru harus benar­benar menguasai bahan pelajaran, termasuk semua jawaban yang mungkin akan di dengarkannya dari murid atas suatu pertanyaan yang di ajukannya. Guru harus sudah mempersiapkan semua pertanyaan yang diajukan olehnya kepada murid dengan cepat. Pertanyaan­pertanyaan harus jelas dan singkat ini harus di perhatikan, sebab pertanyaan­pertanyaan harus diajukan secara lisan. Susunlah pertanyaan dalam bahasa yang mudah di pahami murid. Guru harus mengarahkan pertanyaan pada seluruh kelas. Berikan waktu yang cukup untuk memikirkan jawaban pertanyaan, sehingga murid dapat merumuskannya dengan sistematis. Tanya jawab harus di lakukan dengan suasana yang tenang dan bukan dalam suasana yang tegang yang penuh dengan persaingan yang tidak sehat diantara anak didik. Agar sebanyak-­banyaknya murid memperoleh giliran menjawab pertanyaan dan jika seseorang tidak dapat menjawab segera, giliran di berikan kepada murid yang lain. Usahakan selalu agar setiap pertanyaan hanya berisi satu problem saja. Pertanyaan harus di bedakan dalam golongan pertanyaan pikiran dan pertanyaan reproduksi atau pertanyaan yang meminta pendapat dan hanya fakta­fakta.

Adapun yang menjadi faktor pendukungnya adalah adanya dukungan dari orang tua siswa, diterapkannya sistem kelas kecil dan lamanya waktu belajar, sistem penilaian yang kontinyu (raport bulanan), penerapan metode pembelajaran yang bervariasi, Sedangkan yang menjadi faktor penghambat pembelajaran sistem Metode Tanya Jawab di MTs SA Misbahul Hasan Andungsari adalah masih kurangnya fasilitas sarana dan prasarana belajar, belum adanya insentif yang seimbang bagi guru, masih kurangnya jumlah tenaga pengajar, serta masih kurangnya dana untuk pengembangan madrasah.

Keberhasilan suatu metode merupakan suatu tujuan dan harapan. Hal ini tercermin pada keantusiasan masyarakat dalam menyekolahkan anak mereka. Selain itu juga bisa dilihat dari hasil dalam kehidupan sehari­-hari yang selalu menampakkan hal yang positif ini artinya bahwa meningkatnya belajar dan sangat penting dalam menumbuhkan kcerdasan siswa yang permanent, namun lebih dari itu, juga berbentuk akhlak mereka dalam bermasyarakat di masa akan datang.

ABSTRACT

In human nature has the potential to foster and develop the spiritual aspects and the physical that has been bestowed by God through the education process. As a path distinctively Islamic education, Islamic schools have a key and strategic enough in addressing the need for general science and religion at the same time in the midst of moral degradation that occurs at this time.

Based on the fact that MTs SA Hasan apply Misbahul FAQs Learning Methods to Improve Fiqh Student Achievement. Based here in which the above problems, the formulation of the issues raised by the researchers in this study is: How does the development of Learning Fiqh Q & A method for improving student achievement in MTs SA Hasan Misbahul Andungsari and Solutions Problems experienced in the implementation of the Q & Learning Methods jurisprudence on Student MTs Misbahul Hasan SA Andungsari.

As for which wish to be reached in this first research Know Development Of Method Question and answer Study of Fiqih to increase Achievement Learn Ssiswa [in] MTS SA Misbahul Hasan Andungsari. Second Knowing Solution of Problematika Method Study Of Question And Answer Study Of Fiqih To Increase Achievement Learn Student in MTS SA Misbahul Hasan Andungsari.

Types of research used in this study is descriptive research design using qualitative research. Qualitative research is research that produces data and written descriptions of both speech and behavior that can be taken from the people or the subject itself.

In the process of data collection, the authors used several methods, the methods of observation, interview and documentation. As for the data analysis, the authors used a qualitative descriptive analysis techniques, namely in the form of data presentation in writing of the relevant data, both written and spoken of the research object in the above­mentioned institutions which have been observed, which in this case the author describes in thorough examination of the actual circumstances.

Of research has been done, then the researcher can conclude that the application of the method of Q & Learning Fiqh is the delivery of lessons by teachers and students asking questions to answer, or it could be a method of education in which teachers asked students to answer while the material or materials to in perolehnya.

The things to note in applying the method of this FAQ is: Teachers need to really master the material, including all the possible answers of the students will be listened to on a question which in ajukannya. Teachers have been preparing all questions be submitted by him to students quickly. These questions must be clear and concise it should be noticed, because the questions must be submitted orally. Arrange questions in a language that is easy to understand students. Teachers should direct questions to the entire class. Give enough time to think about answers to questions, so that students can formulate a systematic manner.

Debriefing should be done with a quiet atmosphere and not in a tense atmosphere that is full of unhealthy competition among students. In order to obtain as many students turn to answer questions and if someone can not answer immediately, in turn give to other students. Try always to every question contains only one problem only. Questions should be distinguished in the class thought questions and questions are asked reproduction or opinion and only the facts.

As for the supporting factor is the support of parents, the practice of small classes and the length of time learning, continuous assessment system (monthly report cards), the application of various teaching methods, while the limiting factor Methods learning system FAQs in MTs SA Misbahul Hasan Andungsari is still a lack of facilities and infrastructure facilities, the lack of balanced incentives for teachers, are still insufficient numbers of faculty, and is still a lack of funds for the development of madrasah.

The success of a method is a purpose and hope. This is reflected in the sight of people exiting the community send their children. It also can be seen from the results of the everyday life which always showed a positive thing it means is that the increased learning and a very important role in fostering students kcerdasan permanent, but more than that, it also shaped their morals in society in the future.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Supriyatno, Triyo
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSupriyatno, TriyoUNSPECIFIED
Keywords: Metode Tanya jawab; Problematika; Method FAQs; Problems
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 24 Nov 2022 14:03
Last Modified: 24 Nov 2022 14:03
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41746

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item