Zakat hasil laut dalam perspektif para juragan nelayan: Studi di Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan

Faizah, Rohmatul (2014) Zakat hasil laut dalam perspektif para juragan nelayan: Studi di Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan. Undergraduate thesis, Universitas Islan Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
10210099 Pendahuluan.pdf

Download (738kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
10210099 Indonesia.pdf

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
10210099 Inggris.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
10210099 Bab 1.pdf

Download (459kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
10210099 Bab 2.pdf

Download (661kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
10210099 Bab 3.pdf

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
10210099 Bab 4.pdf

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
10210099 Bab 5.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
10210099 Daftar Pustaka.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
10210099 Lampiran.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Harta yang berasal dari kekayaan bumi baik dari pertanian, pertambangan dan sebagainya merupakan harta yang memiliki nilai lebih untuk dizakatkan. Berkenaan dengan zakat atas barang atau penghasilan dari bumi maka zakat hasil laut masuk dalam pembahasan ini. Adapun zakat hasil laut bagi masyarakat Pantura (Pantai Utara) hanya hasil laut yang berupa ikan. Karena masyarakat pantura merupakan masyarakat yang mayoritas sebagai nelayan. Di Wilayah Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan terdapat masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Wilayah ini merupakan wilayah muslim yang terletak di pesisir pantai utara. Dengan adanya praktek zakat hasil laut yang dilakukan oleh juragan nelayan ini menjadi suatu hal yang penting untuk diketahui. Disamping itu, walaupun mereka tidak mengetahui tentang adanya zakat hasil laut, para juragan nelayan ini tetap menunaikan zakat hasil laut.

Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana perspektif para juragan nelayan Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan tentang zakat hasil laut? (2) Bagaimana pelaksanaan zakat hasil laut oleh para juragan nelayan di Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan?. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perspektif para juragan nelayan tentang zakat hasil laut dan pelaksanaannya.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang berdasarkan dengan fakta. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif. Dalam memperoleh data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif.

Hasil penelitian ini adalah perspektif para juragan nelayan tentang zakat hasil laut yaitu rata-rata berpendapat bahwa wajib melaksanakan zakat hasil laut. Meskipun ada yang berpendapat sunnah dan tidak wajib. Adapun pelaksanaan zakat hasil laut yang dilakukan para juragan nelayan di Desa Kranji Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan terbagi menjadi tiga macam, yaitu: 1) analogi zakat profesi 2,5%, 2) perhitungan tertentu, 3) suka rela.

ENGLISH:

The Asset from the natural wealth either from agriculture or mining and others is the asset which more valuable to be charity. Regarding to the charity of the goods or income from universe, the charity of the sea product is included in this discussion. The charity in the community of the northern coasts only the fish because most of them are the fisherman. Kranji Village Paciran Sub district Lamongan Regency having the society that majority to be a fisherman. This regency is the muslim area that is located on the northern coast. By the activity of charity practice that is done by the fishing bosses becomes an important circumstance to be known. Besides that, although they do not know about charity of sea product well, the fishing bosses still give the charity of the sea product.

The problems in this research are (1) what is the fishing bosses’ perspective toward the charity of sea product Kranji Village Paciran Subdistrict Lamongan Regency.? (2) What is the implementation of the sea product charity by the fishing bosses in Kranji Village Paciran Subdistrict Lamongan Regency? The aim of this research is to know the fishing bosses’ perspective about the sea product charity and its implementation.

In this research, the researcher uses quantitative research approaches based on the reality. The type of research is descriptive. In acquiring the data, the observation, interview and documentation method are used. The data Analysis using descriptive analysis.

The research finding is the sea product charity perspective fishing bosses’ is approximately gives opinion that is obligatory to do the charity of the sea product. Although there is who giving opinion that is optional to do it. As for the implementation of that done by the fishing bosses in kranji village Paciran Subdistrict Lamongan Regency is divided into three kinds, they are: 1). the analogy of profession charity 2,5 %, 2). certain count, 3). willingness.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fakhruddin, Fakhruddin
Keywords: Zakat Hasil Laut; Para Juragan Nelayan; Charity of the sea product; fishing bosses’
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012715 al-Waqf
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Chusnul Faida Ulfa
Date Deposited: 14 Jul 2015 04:17
Last Modified: 14 Jul 2015 04:17
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/415

Actions (login required)

View Item View Item