Supriyanto, Didin (2012) Konsep Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ) dalam pendidikan akhlak menurut Surat Luqman (ayat 12-20). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Fulltext)
08110247.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenali perasaan kita sendiri dan orang lain, sedangkan Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau value, yaitu untuk menempatkan perilaku dan hidup dalam konteks makna yang lebih luas. Kedua kecedasan ini tidak dapat dipisahkan, karena saling berhubungan. Orang yang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual biasanya memiliki jiwa kepedulian dan ikatan silatirahmi yang tinggi baik terhadap sesama maupun lingkungan sekitarnya. Seperti tokoh yang diceritakan Allah dalam Al-Quran yaitu Luqman Hakim yang senantiasa mengajarkan mengajarkan kebaikan kepada anaknya serta melarangnya dalam perbuatan munkar. Dalam Al-Quran terdapat satu surat yang menjelaskan kecerdasan emosional dan spiritual yang bertujuan untuk membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.
Berangkat dari fenomena dan latar belakang di atas, maka penulis mengangkat dua rumusan masalah sebagai berikut, 1) Konsep kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ). 2) Konsep kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) dalam pendidikan akhlak menurut surat luqman (ayat 12-20).
Penelitian yang penulis lakukan ini adalah penelitian kepustakaan, karena data yang diteliti berupa kitab-kitab tafsir dan Al Quran, adapun pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan historis filosofis yaitu peneliti menyelami keseluruhan pemikiran surat Luqman, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi yaitu mencari data tentang pandangan Luqman mengenai konsep kecerdasan emosional dan spiritual, sedangkan untuk analisisnya penulis menggunakan metode maudu’I atau tematik yang mana membahas ayat Al-Quran sesuai tema.
Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Konsep kecerdasan emosional dan spiritual, a) kecerdasan emosional, memiliki 5 kecakapan: kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati dan keterampilan sosial; b) kecerdasan spiritual, memiliki beberapa komponen: Kemampuan untuk menstransendensi, Kemampuan untuk menyucikan pengalaman sehari-hari, Kemampuan untuk mengalami kondisi-kondisi kesadaran puncak, Kemampuan untuk menggunakan potensi-potensi spiritual untuk memecahkan berbagai masalah, Kemampuan untuk terlihat dalam berbagai kebajikana; 2. Konsep EQ dan SQ dalam pendidikan akhlak menurut surat luqman ayat 12-20, yaitu: a) pendidikan akhlak yang masuk dalam kecerdasan emosional (EQ): birrul waalidain/berbuat baik kepada orangtua, Tidak meremehkan kebaikan dan kejelekan meskipun kecil dan sedikit, mendirikan shalat, amar ma’ruf nahi munkar, sabar, tidak boleh memalingkan muka dari orang lain, Tidak boleh memalingkan muka (sombong), berjalan sederhana (sedang), memelankan suara ketika berbicara, larangan untuk berdebat tanpa dasar ilmu. b) pendidikan akhlak yang masuk dalam kecerdasan spiritual (SQ): bersyukur, tauhid (tidak menyekutukan Allah), Memiliki aqidah/iman yang kuat, Mengikuti jalan orang- orang yang kembali kepada Allah, mendirikan shalat, amar ma’ruf nahi munkar, dan sabar.
ABSTRACT
Emotional intelligence or emotional quotient is an ability to recognize our own and other feelings, while spiritual quotient is an intelligence to face the problem of meaning or value that is to put the behavior and life in the context of a broader meaning. Both ofthese two intelligences cannot be separated, as they are related each other. People who have emotional and spiritual intelligence usually have a bosom of highcaring and social connection bond both other people and environment. Like the character told by Allah in the Al Qur'an, he is Luqman Hakim who always teaches his son kindness and forbid the evil deed. In the Qur'an there is a surah which explains emotional and spiritual intelligence which aims to establish a noble character for the youths.
Based on the phenomena and the background above, the author raises two formulations of problem as follow: 1) The concept of Emotional Quotient (EQ) and Spiritual Quotient (SQ). 2) The concept of Emotional Quotient (EQ) and Spiritual Quotient (SQ) in character education according to the letter Luqman (verses 12-20).
The study conducted by the author is a library research, because the data examined are in the form of Tafseer books and Al Qur’an. The approach used in this study is a historical approach that the researcher explores the whole philosophical thinking of surah Luqman. The data collection method used isdocumentation method by seeking the data about Luqman’s views on the concept of emotional and spiritual quotients. While for the analysis the researcher uses maudu'i or thematic method which discusses Quranic verses related to the theme.
The results of the research can be elaborated as follow: 1. The concept of emotional and spiritual quotients, a) emotional quotient, has five skills: self- awareness, self-management, motivation, empathy and social skills; b) spiritual quotient, has several components: the transcending ability, the ability to sanctify daily experience, the ability to experience peak conditions of awareness, the ability to utilize spiritual potential to overcome problems, the ability to look everything in various goodness; 2. The concept of EQ and SQ in moral education according to the surah Luqman verses 12-20 are: a) character educations which are included into emotional quotient (EQ): birrul waalidain/doing goodness to parents, being not underestimate the goodness and the badness whether small and little, establishing regular prayer, amarma’rufnahimunkar, patient, not turning the face away from other people, not turning the face away (arrogant), walking simply (moderate), turning his voice down when he is speaking, and the prohibition to argue without scientific basis. b) character educations which are included into the spiritual quotient (SQ): grateful, monotheism (not associating partners with Allah), having a strong aqidah/faith, following the path of people who return to Allah, establishing regular prayer, amarma’rufnahimunkar, and patient.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Asrori, Muhammad | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | kecerdasan emosional; kecerdasan spiritual; pendidikan akhlak; surat luqman; Emotional quotient; Spiritual quotient; moral education; surah luqman | ||||||
Departement: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam | ||||||
Depositing User: | Fadlli Syahmi | ||||||
Date Deposited: | 08 Nov 2022 10:34 | ||||||
Last Modified: | 08 Nov 2022 10:34 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41255 |
Downloads
Downloads per month over past year

Actions (login required)
![]() |
View Item |