Asri, Training Parnamita (2012) Penanaman nilai kejujuran dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri Pagu Kediri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
06110197.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (2MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Dalam arti umum kata jujur diartikan lurus hati, tidak bohong, tidak curang dan tulus ikhlas. Dalam arti khusus dapat diartikan sifatjujur, ketulusan hati, atau kelurusan hati.Dari pengertian diatas dapat kita simpulkan bahwa kejujuran merupakan suatu sifat yang melekat pada manusia yang berupa potensi dasar yang semua orang memilikinya. Diantara manusia itu ada yang tingkat kejujurannya rendah dan tingkat kejujurannya yang tinggi, hal ini dapat kita lihat dari beberapa segi dan perilaku manusia itu baik dari perkataannya maupun perbuatannya. Jujur jika diartikan secara baku adalah "mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran." Dalam praktek dan penerapannya secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harfiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, berbohong, munafik atau lainnya.
Penulis formulasikan dalam rumusan masalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui cara Guru menerangkan Nilai Kejujuran dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri Pagu Kediri. (2) Untuk memberikan pengertian siswa tentang nilai Kejujuran pada waktu ulangan dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri Pagu Kediri. (3) Untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi Penanaman Nilai Kejujuran pada waktu ulangan dalam Pembelajaran Akidah Akhlak di MTs NegeriPagu Kediri.
Penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang berasal darikata- kata, gambar, bukan angka-angka, naskah wawancara, catatan lapangan, foto, video tape,
dokumen pribadi, catatan, memo dan dokumen resmi lainnya.Penulis menggunakan metode interview, metode observasi, dan metode dokumentasi.
Hasil dari analisis penelitian ini menjelaskan bahwa tujuan nilai kejujuran pembelajaran akidah akhlak adalah tahapan belajar kejujuran didasarkan pada pendekatan proses, yaitu bahwa kejujuran bisa dipelajari dan diterapkan. Sedangkan pendekatan statis
adalah bahwa kejujuran seorang manusia itu sudah ada dalam diri manusia itu sendiri.Untuk siswa sendiri kejujuran dapat di lihat dari tingkah laku dan kebiasaannya di
lingkungan sekolah sehari-hari selama proses belajar mengajar berlangsung. Karena itu perlu diadakan pengamatan saat siswa sedang berinteraksi dengan guru saat pelajaran berlangsung. Apakah siswa benar-benar jujur telah mengerti dan memahami materi yang
di ajarkanatautidak. Tingkat pemahaman siswa saat proses Belajar Mengajar berkaitan juga dengan tingkat kejujuran para siswa saat ujian berlangsung. Jika tingkat pemahaman
siswa saat guru menerangkan rendah, maka akan memicu para siswa untuk bertingkah- laku tidak jujur saat ujian. Oleh sebab itu, perilaku kejujuran siswa saat ujian berlangsung
adalah sangat erat kaitannya dengan cara mengajar guru saat proses belajar mengajar berlangsung.
ABSTRACT
In public meaning of diametrical interpreted downright word of liver, do not lie, is not insincere loyal and. In special meaning can be interpreted the nature of is downright, integrity of liver, or straightness of liver. Of congeniality above earning we conclude that sincerity represent a nature of coherent at human being which in the form of elementary potency which is everybody have him. Among that human being there is which its sincerity storey; level lower and its high sincerity storey; level, this matter earn us see from some facet and behavior of that human being either from its word and also its deed. Downright if interpreted standard is to “confessing, saying or giving a appropriate information of truth and fact." In practice and its applying judicially mount sincerity of someone usually in value of accuracy of confession or what discussed one with fact and truth that happened. When have directive to at literal and standard word meaning hence if someone say disagree with fact and truth or do not confess a[n matter as in fact, the people have earned to be assumed or assessed is disingenuous, cheating, lying, other or hypocrisy.
Writer of formulation in the following problem formula: (1) To know the way of Teacher explain Value Sincerity in Study of Education of Islamic Religion in MTS Country of Pagu Kediri. (2) To give congeniality of student about Sincerity value when restating in Study of Education of Islamic Religion in MTS Country of Pagu Kediri. (3) To explain factor influencing Cultivation of Value Sincerity when restating in Study of Education of Islamic Religion in MTS Country of Pagu Kediri.
This Research by using approach qualitative coming from words, picture, is not numbers, interview copy, field note, photo, tape video, personal document, note, other formal document and memo. Writer use method of interview, observation method, and documentation method.
Result of from this research analysis explain that target of value sincerity of study of education is step learn sincerity relied on approach of process, that is that sincerity can study and applied. While static approach is that sincerity a that human being there are in itself human being x'self. For student alone sincerity can be seen from behaviour and his habit in everyday school environment during process learn to teach to take place. In consequence require to be performed a by perception of student moment is ing with Iesson moment teacher take place. Do student really downright have understood and comprehend taught items or do not. Mount the understanding of process moment student Learn To teach interconnected also with sincerity storey; level all test moment student take place. If storey; level of[is understanding of teacher moment student explain to lower, hence will trigger all student to do acquit disingenuously of test moment. On that
account, behavior of sincerity of test moment student take place is very hand in glove its bearing by teaching process moment teacher learn to teach to take place.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Ghony, M. Djunaidi | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Nilai kejujuran; Pembelajaran Akidah Akhlak; assess sincerity; Study Of Education of Islamic Religion | ||||||
Departement: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam | ||||||
Depositing User: | Fadlli Syahmi | ||||||
Date Deposited: | 08 Nov 2022 09:23 | ||||||
Last Modified: | 08 Nov 2022 09:23 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41233 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |