Responsive Banner

Pelaksanaan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) di SMK Negeri 1 Singosari Malang

Nasih, Muhammad (2012) Pelaksanaan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) di SMK Negeri 1 Singosari Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
08110236.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK

Kualitas pendidikan di suatu negara sering digunakan sebagai dasar dalam mengukur kualitas tenaga kerja dari negara tersebut. Suatu negara memiliki sistem pendidikan yang baik maka sistem itu akan mampu melahirkan tenaga kerja yang baik pula. Untuk itulah pemerintah membuat program Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) sebagai wujud meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui pelaksanaan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) di SMK Negeri 1 Singosari , (2) mengetahui hambatan- hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) di SMK Negeri 1 Singosari, (3) mengetahui cara mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) di SMK Negeri 1
Singosari.

Sesuai dengan tujuan penelitian, maka peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Strategi yang digunakan adalah strategi tunggal terpancang, bila ditinjau dari aspek yang diteliti, penelitian ini merupakan studi kasus (case study). Dalam penelitian ini penentuan sampel menggunakan purposive sampling atau sampling. Sumber data yang digunakan adalah informan, dokumen dan arsip. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data dengan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis model interaktif.

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SBI di SMK Negeri 1 Singosari sudah hampir sesuai dengan pedoman SBI. Dalam pelaksanaan SBI di SMK Negeri 1 Singosari mempunyai hambatan yang dihadapi diantaranya, 1) Kurangnya kemampuan berbahasa Inggris secara aktif yang dimiliki oleh guru-guru SMK Negeri 1 Singosari, 2) Sebagian guru masih kurang menguasai IT (Informasi Teknologi),3) Kurangnya tenaga perpustakaan yang mampu mengelolanya. Sedangkan upaya yang dilakukan pihak SMK Negeri 1 Singosari untuk mengatasi hambatan tersebut antara lain, 1) SMK Negeri 1 Singosari bekerja sama dengan STIBA (Sekolah Tinggi Bahasa Asing) untuk mengadakan perkuliahan bahasa Inggris yang setara D1 untuk para guru yang belum mampu berbahasa Inggris, 2)SMK Negeri 1 Singosari akan mengadakan workshop untuk pelatihan IT bagi ketua Kompetensi Keahlian dan mereka harus mensosialisasikan hasilnya pada semua personil di kompetensi masing-masing, dan 3) SMK Negeri 1 Singosari akan menambah tenaga pustakawan dengan memaksimalkan Guru Tidak Tetap (GTT) untuk diberikan piket di tempat perpustakaan. Serta berusaha merekrut tenaga pustakawan, tetapi sampai saat ini pelamar yang masuk masih dalam proses pembelajaran kepustakaan setara D1.

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyampaikan beberapa saran sebagai berikut: 1) Sebaiknya guru lebih meningkatkan kompetensinya antara lain kemampuan berbahasa Inggris dan pemanfaatan multimedia, 2) Guru hendaknya sering mengikuti seminar, pelatihan, diklat-diklat, lokakarya, untuk meningkatkan kompetensinya, dan 3) Pihak sekolah sebaiknya berupaya lebih untuk mencapai komponen tambahan pendidikan (X) agar mencapai sekolah yang benar-benar berstatus Internasional.

ABSTRACT

Education quality of a country is often used as a measurement basis of the labors quality of the country. If a country has a good education system, the system will be able to create good labors anyway. Therefore, the government has established International Standard School (Sekolah Bertaraf Internasional/SBI) program to improve education quality in Indonesia.

The objectives of this study are: (1) to know the implementation of International Standard School (SBI) in State Vocational High School 1 of Singosari (SMK Negeri 1 Singosari), (2) to know the obstacles faced in the implementation of International Standard School (SBI) in SMK Negeri 1 Singosari, (3) to know the way to overcome the obstacles faced in the implementation of International Standard School (SBI) in SMK Negeri 1 Singosari.

In accordance with the objectives of the study, the researcher uses a qualitative descriptive research method. The strategy used is a single-embedded strategy, when it is viewed from the aspect studied, this research is categorized as a case study. In this research, the sampling technique used is purposive sampling. The data sources used are informants, documents and archives. The data collection techniques used are interviews, observation, and document analysis. The data validation is done by using triangulation of data sources and triangulation of method. While the data analysis technique used is an analysis technique of interactive model.

Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that the implementation of SBI in SMK Negeri 1 Singosari is almost in line with SBI guidelines. Amongst the obstacles faced in the implementation of SBI in SMK Negeri 1 Singosari are: 1) lack of active English language skills of teachers of SMK Negeri 1 Singosari, 2) Some teachers are still lack in mastering IT (Information Technology), 3) Lack of librarians who are capable to manage the library. While amongst the efforts made by SMK Negeri 1 Singosari to overcome the obstacles are 1) SMK Negeri 1 Singosari works collaboratively with STIBA (Institute of Foreign Languages) to conduct English lectures which are equivalent to D1 for the teachers who have not been able to speak English, 2) SMK Negeri 1 Singosari will conduct a workshop for IT training for the chairmen of competence expertises, then they should socialize the results to all personnel in their own competencies, and 3) SMK Negeri 1 Singosari will increase the number of librarians to maximize non-permanent school-hired teachers (Guru Tidak Tetap/GTT) to be given picket duty at the library. This institution also tries to recruit librarians, however the recent applicants are still in the learning process of library studies of an equivalent program of D1.

Based on the results of the study, the researcher suggest the following suggestions: 1) it is better for the teachers to improve their competencies in using English language and utilizing multimedia, 2) the teachers should frequently attend seminars, trainings, and workshops to enhance their competencies, and 3) the school institution should put more effort to reach an additional component of education (X) in order to achieve the truly status of international school.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Zuhdi, A
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDZuhdi, AUNSPECIFIED
Keywords: Pelaksanaan; Sekolah Bertaraf Internasional; Implemetation; International Standard School
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 07 Nov 2022 13:43
Last Modified: 07 Nov 2022 13:43
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41205

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item