Responsive Banner

Peran tokoh masyarakat dalam menciptakan Kampung Pendidikan Berwawasan Islami di Kawasan Wisata Pantai Bajul Mati Kabupaten Malang

Utsman, Ahmad Farid (2012) Peran tokoh masyarakat dalam menciptakan Kampung Pendidikan Berwawasan Islami di Kawasan Wisata Pantai Bajul Mati Kabupaten Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
08110218.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Pendidikan adalah sebuah usaha sadar dan terencana dalam usaha mencapai sebuah tujuan yang diinginkan, yakni mengarahkan dan mengoptimalkan potensi peserta didik yang dilakukan oleh pendidik. Dalam usaha mencapai tujuan tersebut harus mensinergikan seluruh komponen pendidikan (Tujuan, Peserta Dikdik, Pendidik, Alat, dan Lingkungan). Di sini juga peran aktif dari tokoh masyarakat untuk membangun sebuah lingkungan yang selalu mendukung adanya proses pendidikan, dengan tujuan peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) dan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui kegiatan pendidikan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana peran tokoh masyarakat dalam menciptakan kampung pendidikan berwawasan Islami di kawasan wisata pantai Bajul Mati kabupaten Malang, (2) untuk mengetahui metode dan langkah- langkah yang dilakukan tokoh masyarakat dalam menciptakan kampung pendidikan berwawasan Islami di kawasan wisata pantai Bajul Mati kabupaten Malang.

Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan data-data yang ada untuk menggambarkan realitas sesuai dengan fenomena yang sebenarnya. Dalam melakukan wawancara peneliti menentukan subjek penelitian antara lain Tokoh Masyarakat, Kepala Dusun, Guru PAUD, Guru SD, Salah satu guru PAI, Pengasuh Rumah Pintar dan Salah Satu Anak Didik.

Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menciptakan sebuah kampung pendidikan tokoh masyarakat sangatlah berperan aktif. Tokoh masyarakat terbagi menjadi dua bagian atau jenis, yakni tokoh inti (vocal) dan penopang. Dalam menciptakan kampung pendidikan berwawasan Islami peran tersebut dilakukan secara sederhana. Karena peran tersebut disesuaikan dengan kemampuan tokoh masyarakat. Semisal seorang guru jika hanya bisa mengajar maka tugasnya hanya mengajar, seorang nelayan jika bisa memberikan makan kepada peserta didik di Rumah Pintar maka dia hanya menyumbangkan makanan kepada anak asuh di Kampung Pendidikan Bajul Mati.

Sebuah tempat atau daerah bisa dikatakan kampung pendidikan, peneliti menentukan 2 indikator, yakni kampung pendidikan tersebut harus mencerminkan budaya pendidikan disegala kehidupan sehari-hari dan apa yang dikerjakan masyarakatnya berupa kegiatan-kegiatan pendidikan. Sedangkan pembelajarannya berwawasan Islam dengan mengaitkan segala aktifitas belajar masyarakat Bajul Mati dengan nilai-nilai bernafaskan agama Islam. Metode selain tersebut juga menggunakan pendidikan alam terbuka dan rihlah atau study comparative.

Hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tokoh masyarakat sangat berperan dalam menciptakan kampung pendidikan karena menjadi motor penggerak kegiatan pendidikan masyarakat. Untuk membangun kampung pendidikan tokoh masyarakat menggunakan metode atau strategi pendekatan culture dan pendekatan toleransi kepada masyarakat sekitar. Sebuah tempat bisa dikatakan menjadi kampung pendidikan dapat dilihat dari culture atau suasana sehari-hari bernuansa pendidikan dan aktifitas yang bisa dilihat dengan panca indera berbentuk kegiatan belajar dan pendidikan.

ABSTRACT

Education is a conscious and planned action to get a certain goal. This goal is actually to aim and optimize the potency of the student by the teacher. In order to get the goal, it must unite all of the education components (goal, student, teacher, instrument and environment). And it is also the active role of the prominent figure to build the environment which can support the education. It is important to increase the quality of human resource and the give the prosperous life of the society through education activity. The aims of the research are (1) to know how was the role of the prominent figure in creating the education village with Islamic concept in the Tourist Area Bajul Mati Beach, district Malang (2) to know the methods and the steps of the prominent figure in creating the education village with Islamic concept in the Tourist Area Bajul Mati Beach, district Malang.

In this research, the researcher used qualitative descriptive method. And the collecting data was done by observation, interview, and documentation. To analyze the data, the researcher used technique of qualitative descriptive analyzing. This technique took the data and described the reality which was appropriate with the real phenomenon. In interview session, the researcher determined the subjects of the research. These subjects were the prominent figure, village headman, PAUD teacher, elementary teacher, an Islamic education teacher, caretaker of smart house, and a student.

The result of the research shows that the prominent figure had the active role in creating the education village. This prominent figure can be divided in two categories. They were the main figure (vocal) and the supporting figure. In the process of creating the education village with Islamic concept, this role was done so simple because it was appropriated with the ability of the people. For example, a teacher who can only teach a subject, he has to teach a subject. Or a fisherman who can only gave a food to the student in the smart house, so his job gave just food in the education village Bajul Mati.

A place can only named education village if it had two indicators from the researcher. These indicators were a village must reflect the education culture in their life. And it must be completed with the Islamic concept and related it with the activity of the public with the Islamic values in the Bajul Mati area. This research used also open nature education and rihlah or study comparative.

The research, it can conclude that the prominent figure had very active role in creating the education village and they could be a moving force in the activity of the public. In creating the education village, they used method or cultural strategy approach and tolerance to the people around. A place can be named an education village if their culture or the daily situation reflected the education and their activity was full of study and education activity.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Amrullah, Abdul Malik Karim
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAmrullah, Abdul Malik KarimUNSPECIFIED
Keywords: Peran; Tokoh Masyarakat; Kampung Pendidikan; Role; Prominent Figure; Education Village
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 07 Nov 2022 08:30
Last Modified: 07 Nov 2022 08:30
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41176

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item