Implementasi manajemen strategik dalam meningkatkan kedisiplinan belajar santri: Studi kasus di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Krenceng Kepung Kediri

Kholis, Nur (2008) Implementasi manajemen strategik dalam meningkatkan kedisiplinan belajar santri: Studi kasus di Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Krenceng Kepung Kediri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
00110239.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (660kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional memiliki sebuah tujuan pendidikan diantaranya adalah mengembangkan perilaku membangun, yaitu perilaku maju, moderen produktif, efektif, dan efisien; tetapi juga mengembangkan perilaku yang arif bijaksana, yaitu perilaku yang mampu memahami makna kehidupan dan menyadari peranan dirinya di tengah kehidupan bersama untuk membangun masyarakatnya, sebagai bagian ibadah kepada Tuhan.

Diantara kebanggan kita terhadap pondok pesantren, ada fenomena bahwa pondok pesantren banyak mempunyai kelemahan. Diantara kelemahan yang paling menonjol adalah lemahnya sumber daya manusia, penggunaan manajemen yang kurang efektif dan kurangnya pengembangan pendidikan. Kelemahan-kelemahan inilah yang menyebabkan pondok pesantern sering kalah bersaing dengan sekolah-sekolah umum yang lain.

Sehubungan dengan itu, Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Krenceng Kepung Kediri dalam mengatasi problematika tersebut mencoba menggunakan konsep manajemen strategik yang terdiri dari 1) proses perencanaan strategi (meliputi perumusan visi dan misi pondok pesantren, perumusan tujuan pondok pesantren, analisis internal-eksternal pondok pesantren, dan perumusan formulasi strategi); 2) proses pelaksanaan strategi yang meliputi proses memimpin, menggerakkan, berkomunikasi, dan memotivasi bawahan); dan 3) proses pengendalian serta evaluasi strategi.

Berangkat dari persoalan rendahnya kualitas manajemen pondok pesantren inilah penulis mencoba melakukan penelitian yang lebih mendalam tentang konsep manajemen strategik pondok pesantren serta implementasinya dalam meningkatkan kualitas kedisiplinan belajar santri Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Krenceng Kepung Kediri.

Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan memanfaatkan para informan yang ada, maka penulis berusahan memperoleh data-data dengan cara interview, observasi dan dokumentasi. Untuk mengecek kredibilitas data, maka penulis menggunakan metode triangulasi, diskusi dengan teman sejawat, dan perpanjangan keikutsertaan dalam pengamatan. Data-data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif dengan metode deduktif, induktif dan komparatif dan senantiasa menjawab pertanyaan “apa” dan “bagaimana”.

Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Fathul Ulum ternyata telah menggunakan konsep manajemen strategik dalam meningkatkan kualitas kedisiplinan belajar santri. Penggunaan manajemen strategik dapat dilihat dari adanya (1) perumusan visi dan misi Pondok Pesantren Fathul Ulum kedisiplinan belajar santri; (2) perumusan tujuan Pondok Pesantren Fathul Ulum dalam meningkatkan kualitas kedisiplinan belajar santri; (3) analisis lingkungan internal dan eksternal Pondok Pesantren Fathul Ulum dengan menggunakan metode SWOT; (4) perumusan formulasi strategi peningkatan kualitas kedisiplinan belajar santri Pondok Pesantren Fathul Ulum; (5) proses implementasi strategi dengan kepemimpinan kepala pondok pesantren secara langsung maupun dengan membentuk kepanitiaan; dan (6) proses pengendalian dan evaluasi pelaksanaan strategi yang juga dilakukan secara langsung dan tidak langsung oleh kepala pondok pesantren dan kepanitiaan dengan menggunakan alat yang berupa budget dan non-budget.

Akan tetapi, dalam proses implementasi manajemen strategik tersebut ada beberapa hal yang belum sempurna. Di antaranya adalah proses analisis SWOT yang tidak dilakukan secara terperinci, perumusan formulasi strategi yang tidak disertai penjabaran teknis operasional, scedulling serta anggaran yang jelas, tidak dilibatkannya tenaga kependidikan secara menyeluruh, serta pengendalian yang terlalu sentralistis sehingga akurasi, efisiensi dan efektifitasnya kurang optimal.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mujab, M.
Keywords: Manajemen Strategik; Kedisiplinan Belajar
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 04 Aug 2016 15:14
Last Modified: 04 Aug 2016 15:14
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4115

Actions (login required)

View Item View Item