Responsive Banner

Metode pembinaan Agama Islam untuk Narapidana di Rumah Tahanan Negara kelas II B Kraksaan-Probolinggo

Nuryati, Khoiriya Fatma (2012) Metode pembinaan Agama Islam untuk Narapidana di Rumah Tahanan Negara kelas II B Kraksaan-Probolinggo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
08110201.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Metode merupakan cara yang ditempuh seseorang untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Banyak metode yang digunakan seorang pendidik dalam suatu pembelajaran. Di antaranya yaitu ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, drill, sosiodrama, dan lain sebagainya. Seorang pendidik tidak boleh sembarangan dalam menentukan metode yang akan diterapkan dalam pembelajaran. Pendidik harus menganalisis terlebih dahulu karakteristik peserta didik dan materi pelajaran yang akan diajarkan. Lalu bagaimana jika peserta didik yang dihadapi tersebut merupakan narapidana yang menghuni sebuah rumah tahanan yang pernah melakukan tindak kriminalitas? Metode yang digunakan tentu saja berbeda.

Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengkaji tentang metode yang digunakan dalam kegiatan keagamaan Islam yang diselenggarakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kraksaan-Probolinggo. Peneliti akan meneliti dan memaparkan implementasi program-program kegiatan keagamaan Islam, metode apakah yang digunakan, serta efektivitas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam praktiknya, peneliti menggunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi dan studi dokumentasi.

Adapun proses analisisnya menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang berfungsi untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individu maupun kelompok. Kemudian dideskripsikan untuk menemukan prinsip-prinsip dan penjelasan yang mengarah pada kesimpulan.

Setelah melalui proses penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembinaan agama Islam di lembaga ini tergolong efektif. Program kegiatannya meliputi program kegiatan harian, mingguan, bulanan, tahunan dan insidental. Proses pembinaan harian di lembaga ini memperhatikan banyak aspek, yaitu al Quran, Hadis dan fqih. Metode yang digunakan adalah metode targhib dan tarhib, ibrah, dan mau’idzah. Lembaga ini juga memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh Rutan lainnya, yaitu narapidana yang memiliki status ganda sebagai narapidana Rutan Kraksaan dan santri Pondok pesantren Darut Taubah.

ABSTRACT

Method is a way to reach some certain purpose. There are many methods that used by teacher in learning. For example discussion, demonstration, drill, sociodrama, etc. Before using method in learning, teacher must know about students and materials characteristics. It’s look easy if the student is in junior or senior high school. But it will be different if the student is a prisoners in detention center who have a criminal act.

This research focus on (1) implementation of religious guidance, (2) methods are used in religious guidance, (3) efectivity of religious guidance at Detention Center Class II B Kraksaan-Probolinggo.

In practice, researcher use qualitative research with a descriptive approach. The data collecting were through observation, interview and documentation.

The process of data analysis was done by following these steps: the first data reduction is the classification and centralization of data was obtained in the field, the second is presentation of data collect by giving the possibility of conclusions and actions, the third is verify to make conclusion.

The results of this study indicate that religious guidance in this institution is effective. Programs include daily program, weekly program, monthly program, yearly program and incidentally program. The process of daily religious guidance based on many aspects, which is al Quran, Hadist, and fiqh. Methods that used are targhib and tarhib, ibrah, and mau’idzah. In addition, this institution has uniqueness that is prisoners have double status, as a prisoner of Detention Center and also student of Pondok Pesantren Darut Taubah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Amrullah, Abdul Malik Karim
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAmrullah, Abdul Malik KarimUNSPECIFIED
Keywords: Agama Islam; Pembinaan; Narapidana; Islamic Religion; Guidance; Prisoner
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 07 Nov 2022 08:18
Last Modified: 07 Nov 2022 08:18
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41141

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item