Responsive Banner

Peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentuk Karakter Siswa: Studi kasus di SMP Islam Ma’arif 02 Malang

Hidayati, Nurul (2012) Peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentuk Karakter Siswa: Studi kasus di SMP Islam Ma’arif 02 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
08110002.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Kedudukan pelajaran pendidikan agama Islam di Indonesia sangat penting dan sangat berpengaruh. Dalam hal ini berdasarkan Undang Undang No. 20 tahun2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menetapkan bahwa pendidikan agama menjadi pelajaran yang wajib pada setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan. Dengan begitu tujuan pendidikan Nasional yang pertama dan utama adalah meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu peranan pendidikan terlebih pendidikan agama Islam dalam rangka mencapai tujuan pendidikan Nasional mempunyai kedudukan yang sangat strategis.

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal yang mengemban tugas menyelenggarakan pendidikan agama harus mempunyai tujuan yang pararel dengan tujuan pendidikan Nasional. Dari sekolah itulah diharapkan mencetak manusia pembangunan yang beriman dan bertaqwa.

Di dalam proses pendidikan agama di sekolah melibatkan berbagai komponen antara lain kepala sekolah, guru agama, siswa, lingkungan sekolah termasuk sarana dan prasarana dan sebagainya. Semua kompinen tersebut mempunyai fungsi, tugas, peranan dan tujuan msing-masing sesuai dengan kedudukannya. Peran pendidikan agama ini juga bisa membentu siswa dalam membentuk karakter mereka menjadi siswa yang memiliki akhlak dan perilaku yang baik, beriman dan bertaqwa.

Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana peran pendidikan agama dalam membantu proses pembentukan karakter siswa di SMP Islam Ma’arif 02 Malang.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dalam proses mengumpulkan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data-data yang tertulis atau lisan dari orang dan perilaku yang diamati sehingga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyeluruh keadaan sebenarnya.

Hasil dari penelitian ini dapat penulis simpulkan sebagai berikut: Pertama, upaya sekolah dalam mewujudkan pendidikan karakter adalah: 1) mengadakan kajian keislaman; 2) memanfaatkan momen Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) untuk pembinaan akhlak; 3) mewajibakan dan membiasakan untuk mengucap salam dan bersalaman kepada guru; 4) mewajibkan dan membiasakan untuk selalu mematuhi peraturan dan budaya-budaya yang ada disekolah; 5) mewajibakan dan membiasakan selalu shalat berjama’ah ketika disekolah; 6) mewajibkan dan membiasakan selalu berdo’a setiap selesai shalat dan ketika akan memulai pelajaran dan mengakiri pelajaran; 7) mewajibkan dan membiasakan membaca surat-surat pendek dan istighasah setiap satu minggu sekali. Kedua, upaya guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter siswa: 1) memaksimalkan penyampaian materi pendidikan agama Islam; 2) menanamkan corak Islam Ahlusunnah Waljama’ah; 3) guru pendidikan agama Islam harus aktif dan menjadi panutan bagi siswanya dalam mengaplikasikan pendidikan karakter. Ketiga, strategi yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam dalam pembelajaran pendidikan agama Islam: 1) penggunaan metode pendekatan pembelajaran akfektif yang diimplementasikan pada siswa yang bergantuk pada kajian materi; 2) penggunaan metode diskusi dan demonstrasi untuk melatih keberanian mengutarakan pendapat dan menghargai pendapat orang lain.

Dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter siswa yang penulis tawarkan dalam pembahasan skripsi ini adalah alternatif yang sangat efektif dilakukan untuk membentuk siswa mempunyai karakter yang baik, disiplin dan bertanggung jawab.kalaupun masih ada alternatif lain yang mungkin lebih baik dari apa yang telah disampaikan atau ditulis dalam skripsi ini, maka hal itu dapat dijadikan sebagai masukan atau tambahan agar skripsi ini terus berkembang dan tidak berhenti sampai disini.

ABSTRACT

School as a formal educational institution with the task of religious education must have a purpose that is parallel to the national education goals. From the school of human development that is expected to print a faithful and devoted.

In the process of religious education in schools involves many components including principals, teachers of religion, students, school environment including facilities and infrastructure and so on. All these kompinen has the function, duty, role and purpose Msing each according to his position. The role of religious education can also Formatting students in shaping their characters to be students who have good character and good conduct, faithful and devoted.

The purpose of this study was conducted to clarify how the role of religious education in helping the process of character formation of students at Islamic school Ma'arif 02 Malang.

In this study the authors used a qualitative descriptive research methods. In the process of collecting data, the authors use the method of observation, interview and documentation. As for the analysis, the authors used a qualitative descriptive analysis techniques, namely the data is written or verbal behavior of people and observed that in this case the author is trying to conduct research that thoroughly describe the real situation.

The results of this study the authors can conclude the following: First, efforts to bring character education in schools are: 1) hold Islamic studies, 2) take advantage of the moment of the Big Day for Islam (PHBI) for moral guidance, 3) mewajibakan and get to say hello and shake hands with the teacher; 4) requires, and used to always obey the rules and cultures that exist in schools; 5) mewajibakan and familiarize always praying in congregation when in school; 6) require and familiarize always prayed every prayer, and when completed will start lessons and end the lesson; 7) requires that and get used to read short letters and istighasah every single week. Second, the efforts of teachers of Islamic religious education in character formation of students: 1) maximize the delivery of Islamic religious education materials, 2) instill Islamic style Ahlusunnah Waljama'ah; 3)Islamic religious education teachers must be active and be a role model for students to apply the character education. Third, the strategy taken by Islamic religious education teachers teaching religious education in Islam: 1) use of methods that are implemented akfektif learning approach that relies on students to study material, 2) the use of discussion and demonstration of methods to train the courage to express their opinions and respect others' opinions.

From these results the authors conclude that the role of Islamic religious education in character formation of students that writers have to offer in the discussion of this thesis is a very effective alternative to forming students have done a good character, discipline and responsible jawab.kalaupun there are other alternatives that might better of what was said or written in this thesis, then it can be used as additional input to this thesis or continue to grow and not stop here.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mulyono, Mulyono
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMulyono, MulyonoUNSPECIFIED
Keywords: Pendidikan Agama Islam; Karakter Siswa; Islamic Education; Character Students
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 07 Nov 2022 07:43
Last Modified: 07 Nov 2022 07:43
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/41131

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item