Pola interaksi ustadz dan santri dalam sistem pembelajaran di Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil

Kodir, Abdul (2008) Pola interaksi ustadz dan santri dalam sistem pembelajaran di Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim Bangil. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
00110200.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Kemajuan teknologi dan informasi dewasa ini membawa dampak munculnya berbagai penyakit psikologis seperti kejenuhan, mudah stress, bahkan budaya bunuh diri. banyak remaja terjerumus pada penyalahgunaan narkotika, kriminalitas seperti pembunuhan, pemerkosaan, pencurian, dan sebagainya. Selain itu, saat ini sangat sulit menemukan remaja yang sopan, rela menolong, dan sikap positif lainnya. Pada saat seperti inilah peranan pondok pesantren sangat di perlukan

Untuk membentuk generasi muda yang islami dan berwawasan yang luas. Dalam hal ini peranan pondok pesantren dan ustadz sangat penting, ustadz harus mampu memilihi pola interaksi dengan santri yang tepat. Pola interaksi yang tepat dan keteladanan pribadi muslim dari ustadz akan dapat memudahkan tugas seorang ustadz dalam proses belajar mengajar.

Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif, studi kasus di pondok pesantre Wahid Hasyim Bangil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1)Keaktian santri dalam interaksi belajar mengajar berlangsung; (2)Pola interaksi ustadz dan santri dalam proses belajar mengajar; (3)Kendala yang ditemui oleh ustadz dalam proses belajar mengajar; dan (4)Upaya yang dilakukan oleh ustadz dalam mengatasi kendala-kendala tersebut.

Populasi penelitian ini adalah seluruh santri pondok pesantren Wahid Hasyim Bangil sedangkan sampelnya adalah seluruh santri kelas ibtidaiyah yang berjumlah 51 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. data yang diperolehada dua macam yaitu data deskriptif dari hasil wawancara, studi dokumentasi, dan observasi; sedangkan data kuantitatif diperoleh dari kuesioner. Data deskriptif dianalisis secara deskriptif sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan cara menentukan frekuensinya untuk dapat ditarik suatu kesimpulan berdasarkan gejala yang paling umum.

Berdasarkan data hasil penelitian dan analisis data penelitian diperoleh hasil penelitian sebagai berikut.( 1)Berdasarkan hasil penelitian bahwa santri lebih banyak berinteraksi dalam proses belajar mengajar berlangsung; (2) Ada tiga macam pola interaksi ustadz – santri yang digunakan ustadz di pondok pesantren Wahid Hasyim Bangil dalam proses belajar mengajar yaitu pola interaksi satu arah, dua arah, dan multi arah; (3) Kendala yang ditemui oleh ustadz di pondok pesantren Wahid Hasyim Bangilg dalam proses belajar mengajar dapat dibedakan atas faktor interna lpondok dan faktor eksternal pondok; dan (4) Upaya yang dilakukan oleh ustadz di pondok pesantren Wahid Hasyim Bangil untuk mengatasi kendala dalam proses belajar mengajar (a) Bekerja sama dengan pihak pengurus pondok pesantren untuk lebih menggalakkan kegiatan hari besar islami, (b) mewajibkan santri untuk selalu sholat berjamaah, (c) menanamkan kepada santri bahwa menjalankan perintah agama merupakan tanggung jawab pribadi, (d) ustadz.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Padil, Moh
Keywords: Interaksi; Ustadz; Santri; Pembelajaran.
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 04 Aug 2016 15:14
Last Modified: 04 Aug 2016 15:14
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4109

Actions (login required)

View Item View Item