Responsive Banner

Implementasi digitalisasi kartu Nikah ditinjau dari surat edaran Ditjen Bimas Islam tentang penggunaan Kartu Nikah digital di KUA Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan

Mu'amalah, Affizatul (2022) Implementasi digitalisasi kartu Nikah ditinjau dari surat edaran Ditjen Bimas Islam tentang penggunaan Kartu Nikah digital di KUA Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
18210015.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Penerbitan kartu nikah digital mendapatkan banyak sekali pro dan kontra dari masyarakat. Kartu nikah digital ini diklaim dapat memudahkan pasangan pengantin di era yang serba digital seperti sekarang, Namun terdapat pihak yang tidak setuju dengan alasan kerap kali digitalisasi yang dilakukan pemerintah tidak luput dari kebiasaan mencetak dan memperbanyak bukti digital sehingga dirasa percuma dan kurang efektif. Selain itu beberapa kalangan juga kurang setuju dengan adanya kartu nikah digital karena dianggap masih banyak dari masyarakat yang pemahamannya tentang digital masih minim. Saat ini KUA yang sudah menggunakan kartu nikah digital di Kabupaten Lamongan adalah KUA Kecamatan Lamongan, sehingga nantinya penelitian ini akan berguna untuk kajian evaluasi bukan hanya untuk masyarakat tapi juga badan yang berwenang dalam penerepan kartu nikah selanjutnya khususnya untuk wilayah Kabupaten Lamongan.

Penulisan ini memaparkan bagaimana implementasi program kartu nikah digital di KUA Kecamatan Lamongan sesuai dengan Surat Edaran Ditjen Bimas Islam tentang penggunaan kartu nikah digital, dan faktor pendukung serta penghambat program tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian empiris, dimana penelitian ini dilakukan dengan mengambil data dari KUA Kecamatan Lamongan dengan metode wawancara dan dokumentasi sehingga penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang menghasilkan data tertulis atau lisan dari subjek penelitian.

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi program digitalisasi kartu nikah di KUA Kecamatan Lamongan berjalan efektif meskipun belum terlaksana secara maksimal. Dalam implementasi kartu nikah digital masih memilki beberapa kekurangan dalam pemanfaatan alat pencetakan kartu nikah. Kemudian faktor pendukung digitalisasi kartu nikah adalah dari kuatnya pengaruh kebijakan birokrasi. Serta hambatan terbesar adalah kurangnya jumlah sumber daya manusia profesional yang dapat menjalankan proses digitalisasi kartu nikah dengan baik dan benar. Sehingga digitalisasi kartu nikah ini masih memerlukan beberapa evaluasi dari pemerintah agar bisa terlaksana secara efektif untuk seluruh masyarakat.

ABSTRACT

The issuance of digital marriage cards gets a lot of pros and cons from the public. This digital marriage card is claimed to be able to make it easier for couples in an all-digital era like now, but there are parties who disagree with the reason that often digitalization carried out by the government does not escape the habit of printing and multiplying digital evidence so that it is considered useless and ineffective. In addition, some people also disagree with the existence of digital marriage cards because it is considered that there are still many people whose understanding of digital is still minimal. Currently, the Office of Religious Affairs that has used digital marriage cards in Lamongan Regency is the Religious Affairs Office of Lamongan District, so that later this research will be useful for evaluation studies not only for the community but also the authorized body in the subsequent distribution of marriage cards, especially for the Lamongan Regency area.

This paper explains how the implementation of the digital marriage card program at the Religious Affairs Office of Lamongan District is in accordance with the Circular Letter of the Directorate General of Islamic Bimas regarding the use of digital marriage cards, and the supporting and inhibiting factors of the program. This research includes empirical research, where this research was carried out by taking data from the Lamongan District Religious Affairs Office with interview and documentation methods so that this research is descriptive qualitative which produces written or oral data from the research subjects.

The results of this study can be concluded that the implementation of the marriage card digitization program at the Religious Affairs Office of Lamongan District is running effectively even though it has not been implemented optimally. In the implementation of digital marriage cards, there are still some shortcomings in the use of marriage card printing tools. Then the supporting factor for the digitization of marriage cards is the strong influence of bureaucratic policies. As well as the biggest obstacle is the lack of professional human resources who can carry out the process of digitizing marriage cards properly and correctly. So that the digitization of marriage cards still requires some evaluation from the government so that it can be carried out effectively for the entire community.

مستخلص البحث

حصل إصدار بطاقة الزواج الرقمية على كثرة الإيجابيات وكذالك السلبيات من المجتمعين. يُزعم أنها قادرة على تسهيل الأمر للعرائس في عصر الرقميّ الآن. ومع ذلك، هناك المعارضون الذين لا يتّفقون بأن تحوّل الرقمي الذي تقوم به الحكومة لم يكن فعّالا. يغلب العادة في الطباعة والمضاعفة عن أدلّة الرقمية فقط حتّى غير مجدية. بالإضافة إلى ذلك، وجد بعض الأشخاص الذين لا يتفقون أيضًا مع وجود بطاقات الزواج الرقمية لأنها لا يزال الكثير من الأشخاص الذين لم يفهموا عن الرقمية. كان مكتب الشؤون الدينيّة التي استخدمت بطاقات الزواج الرقمية في مدينة لامونجان فقط في مقاطعة لامونجان. لذلك سيكون هذا البحث لاحقًا مفيدًا لدراسات التقييم ليس فقط للمجتمعين ولكن أيضًا للهيئة المختصة في تنفيذ بطاقة الزواج التالية، خاصة في مقاطعة لامونجان.

تصف هذا البحث عن كيفيّة تنفيذ رقميّة بطاقة الزواج في مكتب الشؤون الدينيّة بمقاطعة لامونجان بالنظر إلى تعميم الصادر عن مديرية العامة للإرشاد الإسلامي حول استخدامها وأيضا العوامل الداعمة والمثبطة لديها. يتضمن هذا البحث بحثًا تجريبيًا، حيث تم إجراءهمن خلال أخذ البيانات من مكتب الشؤون الدينيّة بالمقابلات والتوثيق بحيث يكون هذا البحث النوعي الوصفي وينتج عنه بيانات وصفيّة من الموضوعات البحثية.

حصل هذا البحث أن تنفيذ رقميّة بطاقة الزواج يكون فعالًا، على الرغم من أنه لم يتم تنفيذه بالشكل الأمثل. أمّا تنفيذها لا تزال هناك بعض النواقص في استخدام أدوات طباعة بطاقات الزواج. ومن ثم فإن العامل الداعم لرقمية بطاقات الزواج هو التأثير القوي للسياسات البيروقراطية. أما العامل المثبط هي نقص الموارد البشرية المحترفة القادرة على إجراء عملية رقمية بطاقات الزواج بشكل صحيح. حتى لا تزال رقميّة بطاقة الزواج هذه تتطلب بعض التقييم من الحكومة حتى يمكن تنفيذها بشكل فعال للمجتمعين.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Zulaicha, Siti
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDZulaicha, SitiUNSPECIFIED
Keywords: Implementasi; Digitalisasi; Kartu Nikah Digital; Implementation; Digitization; Digital Marriage Cards; التنفيذ; الرقميّة; بطاقة الزواج الرقميّة
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180113 Family Law
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012801 Pernikahan (Secara Umum)
18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Affizatul Mu'amalah
Date Deposited: 26 Oct 2022 13:35
Last Modified: 26 Oct 2022 13:35
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/40976

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item