Responsive Banner

Tinjauan hukum imbal hasil bagi Lender di Peer to Peer Lending Syariah

Islamawati, Delfia Rochma (2022) Tinjauan hukum imbal hasil bagi Lender di Peer to Peer Lending Syariah. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
17220174.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

layanan jasa transaksi ekonomi berinovasi untuk memberikan layanan kepada masyarakat, termasuk yang tidak memiliki akses ke perbankan. Muncul inovasi penghimpunan dana masyarakat yang berbasis keuangan non bank menawarkan jasa untuk membantu permasalahan perolehan dana dengan memanfaatkan sistem teknologi dan informasi. Financial technology atau Fintech menjadikan transaksi lebih mudah, cepat, dan efisien. Salah satu platform fintech yang paling menarik perhatian masyarakat khususnya pelaku usaha kecil adalah platform teknologi yang mempertemukan secara digital antara Peminjam yang membutuhkan modal usaha dengan Pemberi Pinjaman, termasuk fintech syari‟ah yang menawarkan pinjaman modal dengan berbagai pilihan akad syari‟ah. Maka perlu dilihat secara universal kegiatan pinjam meninjam pada fintech syariah, apakah sudah sesuai denga syariat islam sebagaimana akad Mudharabah, musyarakah, wakalah serta Imbal hasilnya. Rumusan masalah yang dapat diajukan pada penelitian ini adalah: bagaimana mekanisme pembiayaan dengan imbal hasil bagi lender di peer to peer landing syariah; bagaimana aspek hukum imbal hasil bagi lender di peer to peer landing syariah; dan bagaimana Presfektif islam dalam memandang imbal hasil bagi lender di peer to peer landing syariah.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan penelitian lapang atau field research. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan studi pustaka. Sedangkan metode pengolahan data yang digunakan adalah editing, clarification, verification, analysis, dan conclusion.

Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1) Mekanisme pembiayaan/ pinjaman dari salah satu fintech syari‟ah yaitu AMAAN adalah sebagai berikut: pengajuan kepada petugas sesuai domisili, pendaftaran melalui ketua kelompok, melengkapi persyaratan, HP android yang support untuk aplikasi dan membuka rekening AMAAN); checking data nasabah, akad dan pencairan pembiayaan dalam bentuk dokumen digital di aplikasi AMAAN, pencairan disetorkan langsung ke rekening. 2). Adspek hukum terkait imbal hasil bagi fintech syariah pada AMAAN: Pasal 1754 KUH Perdata, Pasal 1765 KUH Syari‟ah Perdata, Lembaran Negara tahun 1848 No. 22, POJK Nomor 77/POJK.01/2016, Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) dengan nomor 117/ DSN-MUI/II tahun 2008, POJK Nomor 77 /POJK.01/2016 pasal 26, POJK Nomor 77 /POJK.01/2016 pasal 29, POJK Nomor 18/POJK.07/2018, Fatwa DSN MUI No. 115 tahun 2017. 3)
Pada dasarnya pembiayaan di fintech syariah AMAAN telah menerapkan pembiayaan dengan akad wadiah, mudarabah dan wakalah bil ujrah sesuai kepatuhan syariah yang berlaku.

ABSTRACT

The need for economic transactions is quite high, causing providers of economic transaction services to innovate to provide services to the public, including those who do not have access to banking. There is an innovation in raising public funds based on non-bank finance offering services to help with problems in obtaining funds by utilizing technology and information systems. Financial technology or Fintech makes transactions easier, faster and more efficient. One of the fintech platforms that attracts the attention of the public, especially small business actors, is a technology platform that digitally brings together borrowers who need business capital with lenders, including sharia fintech which offers capital loans with various choices of sharia contracts. So it is necessary to see universally the lending and borrowing activities at sharia fintech, whether they are in accordance with Islamic law such as mudharabah, musyarakah, wakalah and yield contracts. The formulation of the problems that can be proposed in this research are: how is the financing mechanism with returns for lenders in sharia peer to peer landing; how is the legal aspect of returns for lenders in sharia peer to peer landing; and how is the Islamic perspective in viewing returns for lenders in sharia peer to peer landing.

This research is a type of empirical juridical research using a field research approach or field research. Sources of data used are primary and secondary data with data collection methods through interviews and literature study. While the data processing methods used are editing, clarification, verification, analysis, and conclusion.

The results of the study are as follows. 1) The financing/loan mechanism from one of the shari'ah fintechs, namely AMAAN, is as follows: submission to officers according to domicile, registration through the group leader, completing requirements, android cellphone that supports applications and opening an AMAAN account); checking customer data, contracts and disbursement of financing in the form of digital documents in the AMAAN application, disbursement is deposited directly into the account. 2). Legal aspects related to returns for sharia fintech at AMAAN: Article 1754 of the Civil Code, Article 1765 of the Civil Code of Sharia, State Gazette of 1848 No. 22, POJK Number 77/POJK.01/2016, National Sharia Council (DSN) Fatwa Number 117/DSN- MUI/II 2008, POJK Number 77/POJK.01/2016 article 26, POJK Number 77/POJK.01 /2016 article 29, POJK Number 18/POJK.07/2018, DSN MUI Fatwa No. 115 of 2017. 3) Basically, financing at AMAAN sharia fintech has implemented financing with wadiah, mudarabah and wakalah bil ujrah contracts in accordance with applicable sharia compliance, but there are some things that still need to be improved.

مستخلص البحث

إْ اٌؾبعخ إًٌ اٌّؼبِالد االلزصبدَخ ػبٌُخ ٌٍغبَخ ، ِّب َغؼً ِضودٌ خذِبد اٌّؼبِالد االلزصبدَخ َجزىشوْ ٌزمذَُ اٌخذِبد ٌٍغّهىس ، ثّب فٍ رٌه أوٌئه اٌزَٓ ٌُظ ٌذَهُ إِىبُٔخ اٌىصىي إًٌ اٌخذِبد اٌّصشفُخ. هٕبن اثزىبس فٍ عّغ األِىاي اٌؼبِخ ػًٍ أعبط اٌزّىًَ غُش اٌّصشفٍ اٌزٌ َمذَ خذِبد ٌٍّغبػذح فٍ ِشبوً اٌؾصىي ػًٍ األِىاي ِٓ خالي اعزخذاَ اٌزىٕىٌىعُب ؤظُ اٌّؼٍىِبد. رغؼً اٌزىٕىٌىعُب اٌّبٌُخ اٌّؼبِالد أعهً وأعشع وأوضش وفبءح. إؽذي ِٕصبد اٌزىٕىٌىعُب اٌّبٌُخ اٌزٍ رغزة أزجبٖ اٌغّهىس ، وال عُّب
اٌغهبد اٌفبػٍخ فٍ األػّبي اٌزغبسَخ اٌصغُشح ، هٍ ِٕصخ رىٕىٌىعُخ رغّغ سلًُّب ثُٓ اٌّمزشظُٓ اٌزَٓ َؾزبعىْ إًٌ سأط ِبي رغبسٌ ِغ اٌّمشظُٓ ، ثّب فٍ رٌه رىٕىٌىعُب اٌششَؼخ اإلعالُِخ اٌزٍ رمذَ لشوظب سأعّبٌُخ ِغ خُبساد ِخزٍفخ ِٓ اٌؼمىد اٌششػُخ. ٌزٌه
اٌعشوسٌ أْ ٔشي ػبًٌُّب أٔشطخ اإللشاض وااللزشاض فٍ رطجُك اٌششَؼخ اإلعالُِخ ،

.عىاء وبٔذ ِزىافمخ ِغ اٌششَؼخ اإلعالُِخ ِضً اٌّعبسثخ واٌّغُّشح واٌىوبٌخ وػمىد اٌؼبئذ هزا اٌجؾش هى ٔىع ِٓ اٌجؾش اٌمبٔىٍٔ اٌزغشَجٍ ثبعزخذاَ ِٕهظ اٌجؾش اٌُّذأٍ أو اٌجؾش اٌُّذأٍ. ِصبدس اٌجُبٔبد اٌّغزخذِخ هٍ اٌجُبٔبد األوٌُخ واٌضبٔىَخ ِغ غشق عّغ اٌجُبٔبد ِٓ خالي اٌّمبثالد ودساعخ األدثُبد.

ثُّٕب أعبٌُت ِؼبٌغخ اٌجُبٔبد اٌّغزخذِخ هٍ اٌزؾشَش .واٌزىظُؼ واٌزؾمك واٌزؾًٍُ واالعزٕزبطرشُش إٌزبئظ أوالً إًٌ أْ آٌُخ اٌزّىًَ أو اإللشاض ِٓ إؽذي اٌزمُٕبد اٌّبٌُخ اٌششػُخ رشًّ اٌزمذَُ إًٌ اٌعجبغ وفمًب ٌّؾً اإللبِخ ، واٌزغغًُ ِٓ خالي لبئذ اٌّغّىػخ ، واعزىّبي اٌّزطٍجبد ، ودػُ اٌهىارف اٌّؾّىٌخ ٌٍزطجُمبد وفزؼ ؽغبة أِبْ. صُ اٌزؾمك ِٓ ثُبٔبد ، َزُ AMAAN اٌؼّالء واٌؼمىد وصشف اٌزّىًَ ػًٍ شىً ِغزٕذاد سلُّخ فٍ رطجُك إَذاع اٌصشف ِجبششح فٍ اٌؾغبة. اٌّشاعؼخ اٌمبٔىُٔخ ٌّشبسوخ أسثبػ اٌّمشظُٓ فٍ ششَؼخ اإللشاض ِٓ ٔظُش إًٌ ٔظُش صبُٔبً ، اٌغىأت اٌمبٔىُٔخ اٌّزؼٍمخ ثؼبئذاد اٌزىٕىٌىعُب اٌّبٌُخ اٌششػُخ فٍ أِبْ واسدح فٍ ٢٢/٢٢٢٠ ، فزىي اٌّغٍظ اٌششػٍ POJK. / POJK اٌّبدح ِٓ اٌمبٔىْ اٌّذٍٔ ، سلُ ٢٢/٢٢٢٠POJK. / POJK عٕخ ، سلُ ٢٢ / DSN-MUI / ثشلُ ٧٢٢ (DSN) اٌىغٍٕ ػبَ . صبٌضًب ، No. Fatwa MUI DSN٧٢/٢٢٢٠ ، POJK. / POJK ِمبي وِمبي ، سلُ ىً أعبعٍ ، ٔفز اٌزّىًَ فٍ أِبْ ٌٍزىٕىٌىعُب اٌّبٌُخ اٌّزىافمخ ِغ اٌششَؼخ اإلعالُِخ اٌزّىًَ ِٓ خالي ػمىد اٌىدَؼخ واٌّعبسثخ واٌىوبٌخ ثبألعشح وفمًب ألؽىبَ اٌششَؼخ اإلعالُِخ .اٌّؼّىي ثهب ، وٌىٓ ال رضاي هٕبن ثؼط األشُبء اٌزٍ ال رضاي ثؾبعخ إًٌ اٌزؾغُٓ

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Ramadhita, Ramadhita
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDRamadhita, RamadhitaUNSPECIFIED
Keywords: Imbal Hasil; Financial Technology; ؽبئذ ، وو ٌ ٌ از ٌى ٌ ٌ ، غ ٌت از ٌى ٌ ٌ
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012712 al-Syirkah (incl. al-Mudharabah, al-Musahamah)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: DELFIA ISLAMAWATI
Date Deposited: 05 Sep 2022 10:39
Last Modified: 05 Sep 2022 10:39
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/40318

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item