Persuasive strategies used in Hillary Clinton’s political campaign speech

Shabrina, Izzah (2016) Persuasive strategies used in Hillary Clinton’s political campaign speech. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
12320012.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

ENGLISH:

This research aims at investigating persuasive strategy used by Hillary Clinton in his political campaign speech. Speech is defined as an address given to audience on a variety of occasions and for a variety of purposes that functions to attain certain goal. Persuasion is an important aspect of communication that is used in many areas. It is an important art of communication process to persuade other using stimulation to get the response from listener. It is not in speech only, but also in other context such as advertisement, classroom, and so on. One of the areas that apply persuasion is a political campaign speech. It uses persuasive language to promote and persuade the audience to vote the candidate of president’s election.

The research design of this study used qualitative method. The researcher analyzed the data which are in the form of words and utterances by describing and doing interpretation supported by the context of each datum. In addition, she used Aristotle’s theory of persuasion to help her understand and analyze the data found from the speech. This research used Discourse Analysis because the researcher wanted to know what kind of persuasive strategy used and how language used to persuade another in speech.

The result of this study shows that the writer found all persuasive strategies used in Hillary Clinton’s campaign speech as proposed by Aristotle. They are Ethos, Pathos, and Logos. Hillary Clinton applied Logos Strategy through the language mentioning names of people related to the point being discussed, describing moment by sequence of time. She also showed Ethos through the message by giving some motivations, describing the future project, using pronoun to regard the audience as part of her, stating by the command words and touch the emotion to take the audience’s emotion, showing her care, stating God to show consistency, and portraying the frightening event. Then, for logos strategy, Hillary Clinton emphasized it through the language. She gave example of real phenomena, gave testimony, showed her consistent, showed her ambitious, gave promise and used pronoun to regard the audience as part of her, showed her attention, and gave certainty for convincing her audience. Through those strategies, Hillary Clinton convinced his audience. Therefore, they could believe that voting her in president election is something right. From the further researcher suggests them to choose different context from this study, such as in the classroom, national speech, advertisement and so on. However, if they want to do analysis in the same context, political campaign speech, they can analyze speech use other theories except Aristotle’s theory.

INDONESIA:

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi persuasif yang digunakan oleh Hillary Clinton dalam pidato kampanye politiknya. Umumnya, pidato didefinisikan sebagai amanat yang diberikan kepada penonton dalam berbagai kesempatan dan untuk berbagai keperluan yang berfungsi untuk mencapai tujuan tertentu.Persuasi merupakan aspek penting dari komunikasi yang digunakan di banyak wilayah. Persuasi adalah pentingnya seni dari proses komunikasi untuk membujuk orang lain dengan rangsangan untuk mendapatkan respon dari para pendengar. Hal ini tidak dalam pidato saja, tetapi juga dalam konteks lain seperti iklan, ruang sidang, dan sebagainya. Salah satu wilayah yang mempergunakan persuasi adalah pidato kampanye politik. Pidato kampanye politik menggunakan bahasa persuasif untuk mempromosikan dan membujuk penonton untuk memilih calon dari pemilihan presiden.

Model penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Peneliti menganalisis data yang berupa kata-kata dan ucapan-ucapan dengan menjelaskan dan melakukan interpretasi yang didukung oleh konteks masing-masing datum. Selain itu, ia menggunakan teori Aristoteles persuasi untuk membantunya memahami dan menganalisis data yang diperoleh dari pidato. Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana karena peneliti ingin tahu apa jenis strategi persuasif yang digunakan dan bagaimana bahasa yang digunakan untuk membujuk lain dalam pidatonya.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penulis menemukan semua strategi persuasif yang digunakan dalam pidato kampanye Hillary Clinton seperti yang diusulkan oleh Aristoteles. Terdiri dari Ethos, Pathos, dan Logos. Hillary Clinton menerapkan Logos Strategi melalui bahasa dengan menyebutkan nama-nama orang yang terkait dengan pokok yang sedang dibahas, menjelaskan momen berdasarkan urutan waktu. Dia juga menunjukkan Ethos melalui pesan dengan memberikan beberapa motivasi, menjelaskan proyek masa depan, menggunakan kata ganti dengan menganggap penonton sebagai bagian dari dirinya, menyatakan dengan kata-kata perintah dan menyentuh emosi penonton untuk mengambil perhatiannya, menunjukkan kepeduliannya, menyatakan Tuhan untuk menunjukkan konsistensi, dan menggambarkan peristiwa yang menakutkan. Kemudian, untuk strategi logos, Hillary Clinton menekankan melalui bahasa. Dia memberi contoh fenomena yang nyata, memberikan kesaksian, menunjukkan dia konsisten, menunjukkan dia ambisius, memberi janji dan kata ganti yang digunakan untuk menganggap penonton sebagai bagian dari dirinya, menunjukkan perhatiannya, dan memberi kepastian untuk meyakinkan penonton. Melalui strategi tersebut, Hillary Clinton meyakinkan pendengarnya. Oleh karena itu, mereka percaya bahwa memilih dia dalam pilpres (pemilihan presiden) adalah sesuatu yang benar. Untuk para peneliti selanjutnya disarankan untuk memilih konteks yang berbeda dari penelitian ini, seperti di ruang kelas, pidato nasional, iklan dan sebagainya. Namun, jika mereka ingin melakukan analisis dalam konteks yang sama, pidato kampanye politik, mereka dapat menganalisis penggunaan pidato teori lain kecuali teori Aristoteles.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Basri, Basri
Keywords: Persuasion; Persuasive Strategy; Speech; Political Campaign Speech; Persuasi; Strategi Persuasif; Pidato; Pidato Kampanye Politik
Departement: Fakultas Humaniora > Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 02 Aug 2016 03:25
Last Modified: 03 Aug 2016 03:03
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4016

Actions (login required)

View Item View Item