Perbedaan kemandirian emosi berdasarkan pola attachment pada santri putri MA Zainul Hasan Genggong

Hasanah, Mamluatul (2016) Perbedaan kemandirian emosi berdasarkan pola attachment pada santri putri MA Zainul Hasan Genggong. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12410139.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Kemandirian emosi merupakan salah satu tugas perkembangan remaja (Steinberg: 2012). Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kemandirian emosi adalah pola attachment yang bahkan terbentuk sejak awal kehidupan antara anak dan ibu. Para ahli berpendapat bahwa attachment dapat mempengaruhi perkembangan individu selanjutnya meliputi kompetensi sosial, konsep diri serta perkembangan emosional.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kemandirian emosi berdasarkan pola attachment pada santri putri MA Zainul Hasan Genggong. Responden dalam penelitian ini adalah santri putri MA Zainul Hasan Genggong yang berjumlah 97 santri. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling yang terbagi menjadi 3 kelas yakni: kelas X, kelas XI IPA dan kelas XII IPS.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan instrumen berupa skala pola attachment yang diadaptasi dari skala relationship questionnaire oleh Bartholomew & Horowitz (1991) dan skala kemandirian emosi yang diadaptasi dari skala emotional autonomy scales oleh Steinberg dan Silverberg (1986). Analisis menggunakan one way ANOVA dibantu dengan program SPSS 16.00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian emosi berdasarkan pola attachment didapatkan hasil yaitu kemandirian emosi mayoritas berada pada tingkat sedang dan tinggi berdasarkan pola ,secure attachment. Kemandirian emosi berada pada tingkat sedang dan sangat rendah berdasarkan pola anxious attachment. Kemandirian emosi berada pada tingkat rendah dan sangat rendah berdasarkan pola avoidant attachment.

ENGLISH:

Emotional autonomy is one of the tasks of adolescent development (Steinberg: 2012). One of the factors that affect the emotional autonomy is attachment styles wich formed early in life between infant and mother. Experts argue that the attachment may affect the individual's development include social competence, self-concept and emotional development.

This research aims to determine emotional autonomy differences based on attachment styles of female students in Zainul Hasan Genggong Islamic senior high school. Respondents in this study were totaling 97 female students of Zainul Hasan Genggong Islamic senior high school. The sampling technique using a random cluster sampling technique which is divided into three classes, including: class, science class and social class.

The research method is quantitative, it used scale as instrument research. The attachment style scale is adapted from a scale attachment relationship questionnaire by Bartholomew and Horowitz (1991) and emotional autonomy scale adapted from a scale of emotional autonomy scales by Steinberg and Silverberg (1986). Analysis using one-way ANOVA assisted by SPSS 16.00 for windows. The results showed that the emotional autonomy based on attachment styles showed that the majority of emotional autonomy are at medium and high level based on secure attachment. Emotional autonomy are at moderate levels and very low based on anxious attachment. Emotional autonomy are at a low level and very low based on avoidant attachment.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sa'diyah, Elok Halimatus
Keywords: Pola Attachment; Kemandirian Emosi; Santri Putri; Attachment Styles; Emotional Autonomy; Female Student
Departement: Fakultas Psikologi
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 01 Aug 2016 09:09
Last Modified: 01 Aug 2016 09:09
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3993

Actions (login required)

View Item View Item