Penyelesaian sengketa hibah terhadap anak angkat melalui kepala desa: Studi Kasus di Desa Wangun, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban

Chasana, Lilik Cholifatun (2014) Penyelesaian sengketa hibah terhadap anak angkat melalui kepala desa: Studi Kasus di Desa Wangun, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
10210098 Pendahuluan.pdf

Download (840kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract Indonesia)
10210098 Indonesia.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract Inggris)
10210098 English.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract Arab)
10210098 Arabic.pdf

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
10210098 Bab 1.pdf

Download (446kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
10210098 Bab 2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
10210098 Bab 3.pdf

Download (255kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
10210098 Bab 4.pdf

Download (448kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
10210098 Bab 5.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
10210098. Daftar Pustaka.pdf

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
10210098.File Lampiran.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Summary)
10210098-Ringkasan Skripsi.pdf

Download (635kB) | Preview

Abstract

INDONESIA :

Telah terjadi permasalahan di Desa Wangun, Kec.Palang, Kab.Tuban terkait masalah hibah yang diberikan kepada seorang anak angkat yang telah di angkat oleh si pemberi hibah dari semasa ia masih kecil sampai ia berkeluarga. Harta hibah tersebut menjadi permasalah karena dari pihak saudara pemberi hibah tidak terima dengan tanah hibah yang telah diberikan kepada anak angkat tersebut.Sehingga muncul persengketaan yang terjadi di antara kedua pihak. Maka permasalahan ini di bawa ke Kepala Desa untuk dapat menemukan solusi terkait dengan persengketaan hibah tersebut.

Dalam penelitian ini terdapat rumusan masalah yaitu: 1) Bagaimana penyelesaian sengketa hibah terhadap anak angkat yang dilakukan oleh Kepala Desa? 2) Apa dasar yang dipakai Kepala Desa dalam menyelesaikan sengketa hibah terhadap anak angkat?. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah empiris dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif.

Hasil dari penelitian ini adalah Dasar yang digunakan Kepala Desa dalam menyelesaikan permasalahan ini adalah dengan merujuk kepada kemaslahatan masyarakatnya dan tidak ada aturan secara hukum yang Kepala Desa pakai dalam menyelesaiakan masalah tersebut. Tetapi ini disamakan dengan kaidah yang ada pada Qawaid al-fiqhiyah yakni ”Jalb-u al Mashālih Wa Dar-u al-Mafāsid” (meraih kemaslahatan dan menolak kemafsadatan). Ada beberapa tahapan yang dilakukan Kepala Desa dalam menyelesaiakn masalah ini. Pertama, mencari silsilah keluarga dari para pihak serta mencari tahu mengenai asal-usul harta sengketa. Kedua, kedua belah pihak yang bersengketa dipertemukan dalam satu forum, dihadiri oleh masing-masing pihak keluarga dan kedua belah pihak mengutarakan permasalahan. Ketiga, Karena pertemuan pertama belum
menemukan solusi diadakan pertemuan selanjutnya dengan membawa bukti baru yang bisa menguatkan dari apa yang dipersengketakan. Keempat, Kepala Desa memberikan pengarahanbahwasanya permasahan ini adalah permasalahan keluarga dan sebaiknya hal ini diselesaikan dengan musyawarah karena Kepala Desa tidak punya wewenang dalam menyelesaikan terkait harta warisan. Dari beberapa tahapan dapat ditemukan solusi bahwa tanah rumah menjadi hak anak angkat dan tanah sawah menjadi hak dari saudara pemberi hibah.

INGGRIS :

There has been a problem in the Wangun Village, Palang District, Tuban Regency related grants issues that has given to a foster child who has been adopted by the grantor of during her childhood until he was married. The grant treasures to be a problem, because of grantor brother didn’t receive with the land grant that had been given to the foster child. Then, appear dispute going on between both parties. So, this issue was brought to thehead of village to find a solution aboutdispute related to the grant.

In this research, there are problems formulation, namely: 1) What is the basis of the village head in resolving the dispute grants againts on foster child?. How dispute resolution grants against on adopted children conducted by the head of village? 2). Type of this research is empirical qualitative approach. Researcher use some methods in collecting data, such as observation, interview and documentation.Data analysis method is used in this research, is descriptive qualitative analysis.

The results of this research are . The basic that be used by head of village in solving this problem refers to benefit of community and no rules legally. But this is equeted with the existing rules on al-Qawaidfiqhiyah, namly ”Jalb-u al Mashālih Wa Dar-u al-Mafāsid” (meraih kemaslahatan dan menolak kemafsadatan). Existingseveral stages performed by head of village in solving this problem. First, look for a family tree from all of the parties and find out the origins of property dispute. Second, both parties of dispute, brought together in a single forum, attended by each side of family and and both parties expressed the problems. Third, because the first meeting didn’t get solution yet, held a subsequent meeting to find a solution by bringing new evidence that could corroborate what is disputed. Fourth, head of village gave a briefing that this problem isfamilies problem and betterthis problem is solved with deliberation, because head of village doesn’t has authority in resolving the related estate. From several stages can be found the solution that the land home to be rights of the fosterchild and land of field to be right for brother of grant giver.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fadil, Fadil
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012716 al-Hibah (Hadiah)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Alexander Malik
Date Deposited: 14 Jul 2015 04:44
Last Modified: 14 Jun 2016 06:32
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/394

Actions (login required)

View Item View Item