Eksistensi limbah pabrik gula di tengah masyarakat Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun perspektif hukum Islam

Putri, Fitria Saccharina (2016) Eksistensi limbah pabrik gula di tengah masyarakat Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun perspektif hukum Islam. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12220044.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak limbah Pabrik Gula Kanigoro di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun dan tinjauan Hukum Islam tentang dampak limbah buangan tersebut.Keberadaan limbah yang biasanya merugikan dan tidak diharapkan, juga terjadi di Kelurahan Banjarejo.Kelurahan Banjarejo merupakan wilayah yang setiap tahun pada masa gilingnya terkena buangan limbah pabrik gula.Akan tetapi, limbah cair justru dimanfaatkan masyarakat setempat untuk mengairi sawah-sawah. Untuk itu perlu dikaji proses pembuangan limbah pabrik gula dan dampak nya bagi masyarakat setempat.

Penelitian ini mengangkat rumusan masalah, yakni: 1) Bagaimana dampak limbah dari Pabrik Gula Kanigoro yang terjadi di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun?; 2) Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap dampak limbah buangan Pabrik Gula Kanigoro di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun?

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yakni dengan mendeskripsikan, mencatat dan menganalisis data-data yang diperoleh mengenai proses pembuangan limbah Pabrik Gula Kanigoro serta dampaknya bagi Kelurahan Banjarejo menurut Hukum Islam.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak limbah Pabrik Gula Kanigoro di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun membawa dampak negatif dan dampak positif.Dampak negatif yakni limbah cair mengeluarkan bau yang tidak sedap dan limbah udara mengotori lingkungan dan tidak nyaman untuk pernafasan.Dampak positif yaitu limbah cair digunakan setiap tahunnya pada masa giling untuk mengairi sawah-sawah sebagai pengganti air agar tidak gagal panen. Berdasarkan tinjauan Hukum Islam khususnya Fikih Lingkungan Hidup, keberadaan limbah Pabrik Gula Kanigoro di Kelurahan Banjarejo lebih banyak membawa manfaatnya sehingga sesuai dengan kaidah meraih kemaslahatan dan menolak kemafsadatan dalam penjagaan dan pelestarian lingkungan hidup. Manfaat limbah cair dapat menghilangkan kesulitan petani yang membutuhkan air di musim kemarau agar tidak gagal panen sesuai dengan kaidah fikih menolak kerusakan lebih diutamakan daripada menarik kemaslahatan.

ENGLISH:

This research aims to know the impacts of Kanigoro waste Sugar Factory in Banjarejo Village Madiun City and the impacts of that waste perspective of Islamic Law. The existence of the waste usually harmful and undesirable and it happens in Banjarejo village too. Banjarejo village is an area that every year during production time become impact of waste Kanigoro sugar factory. However, the liquid waste give benefits for Banjarejo society to irrigate their wet rice field. Therefore, it is important to know the process of waste disposal of Kanigoro sugar factory and its impacts for Banjarejo society.

This research has problem formulations, such as: 1) How are the impacts of Kanigoro waste Sugar Factory in the Banjarejo Village Madiun City?; 2) How is Islamic law’s review to the impacts of Kanigoro waste Sugar Factory in Banjarejo village Madiun City?

This research uses empirical juridical for type of research and has qualitative approach. Techinique of data collection uses interview, observation and documentary technique. Data analysis uses descriptive analysis to describe, write and analyze data about the process of waste disposal and its impacts for Banjarejo village perspective of Islamic Law.

The result of this research shows that the impacts Kanigoro waste Sugar Factory have negative impacts and positive impacts. Negative impacts are liquid waste of Kanigoro Sugar factory have bad smell and air waste of Kanigoro Sugar Factory pollute the environment and uncomfortable for breathing. Positive impact that liquid waste of Kanigoro Sugar factory can irrigate the fields of Banjarejo Vilage’s society instead of water to avoid crop failure. Based on Islamic Law’s review, Kanigoro waste Sugar Factory are more benefits for Banjarejo Village’s society that accordances with the rules of Living Environment Fiqih to take benefits and refuse damage. Benefits of liquid waste can eliminate the difficulties of farmers who need water in dry season and can eliminate crop failure according to Living Environment Fiqih in principles of preservation and conservation of the environment fiqih rules, such as refuse damage is more better than take benefit.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Herry, Musleh
Keywords: Eksistensi; Limbah; Pabrik Gula; Masyarakat; Hukum Islam; Existence; Waste; Sugar Factory; Society; Islamic Law
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Viki Alvionita Dwiningrum
Date Deposited: 28 Jul 2016 09:41
Last Modified: 28 Jul 2016 09:41
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3904

Actions (login required)

View Item View Item