Responsive Banner

Perlindungan Hukum Konsumen Aplikasi Shopee transaksi lintas Negara tinjauan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Jaminan Produk Halal

Fitriana, Nur (2022) Perlindungan Hukum Konsumen Aplikasi Shopee transaksi lintas Negara tinjauan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Jaminan Produk Halal. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
16220031.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Perdagangan Elektronik atau e-commerce merupakan salah satu produk perkembangan zaman. Transaksi bisnis jenis ini memberikan kemudahan dan memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan transaksi konvensional atau offline.

Adapun permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini adalah tentang perlindungan hukum bagi konsumen yang melakukan pembelian suatu barang melalui aplikasi shopee atas transaksi lintas negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hukum di Indonesia memberikan perlindungan kepada konsumen serta bagaimana upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengembangkan ataupun dalam hal memperbarui perlindungan hukum bagi konsumen yang melakukan transaksi lintas negara melalui e-commerce.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 (UUPK), Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 (UU ITE) dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 (UU JPH) sebagai hukum primer. Bahan hukum sekunder menggunakan buku-buku yang berisi tentang perlindungan konsumen, buku perdagangan elektronik serta memanfaatkan jurnal dan artikel yang dapat diunduh melalui situs-situs yang tersedia secara online. Kemudian bahan hukum tersier berisi penunjang penelitian, yang bersumber dari ensiklopedia, kamus dan lain sebagainya.

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah konsumen diberikan perlindungan hukum melalui Undang-undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999, secara penuh bagi pelaku transaksi konvensional dan ketika melakukan transaksi bisnis berbasis internet yang bersifat global, perlindungan konsumen dibantu dengan Undang-undang No. 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta UNCITRAL (United Nation Commission on International Trade Law). Namun bulan November 2019, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Dengan terbitnya peraturan pemerintah ini diharapkan adanya keseimbangan antar pelaku usaha dan konsumen, baik pelaku usaha lokal maupun asing. Serta mampu mendorong aspek-aspek pertumbuhan sektor niaga elektronik di Indonesia.

ABSTRACT

Electronic commerce or e-commerce is a product of the times. This type of business transaction provides convenience and has many advantages compared to conventional or offline transactions.

The problems discussed in this thesis are about legal protection for consumers who purchase goods through Shopee application for cross-border transactions. The aims of this research are to know about the law in Indonesia provides protection to consumers and the efforts made by the government in developing or renewing legal protection for consumers who carry out cross-border transactions through e-commerce.

This research uses normative legal research methods or library research. However, this research uses a statutory approach and a conceptual approach. As primary legal material, this research uses Law Number 8 of 1999 (UUPK), Law of 19 of 2016 (UU ITE), And Law Number 33 of 2014 (UU JPH). Meanwhile, the secondary legal materials used are books which discuss consumer protection, books on electronic commerce, journals and articles that can be downloaded through online sites. Then, the tertiary legal material contains supporting research writing, sourced from encyclopedias, dictionaries and so on.

The conclusion of this research is consumers are given legal protection through Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, fully for conventional transaction actors and when conducting internet-based business transactions both between citizens and across countries. Consumer protection is assisted by the existence of a Law. Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions as well as UNCITRAL (United Nation Commission on International Trade Law). However, in November 2019, the government made efforts to keep up with technological product developments by issuing Government Regulation Number 80 of 2019 concerning Trade Through Electronic Systems. With the issuance of this government regulation, it is hoped that there will be a balance between business actors and consumers, both local and foreign business actors. As well as being able to encourage growth aspects of the electronic commerce sector in Indonesia.

مستخلص البحث

أما المشكلة التي تبحث في هذا البحث العلمي هي عن حفظ الحكم للمشتري الذي يفعل ان يشتري ما يعبر على المطبق سوفي (Shopee) على معاملة العبر البلاد. الهدف من هذا البحث هو لمعرفة كيف حكم إندونيسيا في إعطاء الحفظ للمشتري وكيف السعي الذي تفعل الحكومة في التنمية أو تجديد الحفظ الحكم للمشتري الذي يفعل على معاملة العبر البلاد ان يمر التجارة الإلكترونية (¬E-Commerce).

يستخدم هذا البحث معياريا أو مؤلفيا الذي يستخدم النهج القانوني (statute approach) والنهجة المفاهيهي (conceptual approach). مادة الحكم الرئيسي، يستخدم هذا البحث القانون الرقم 8 العام 1999 (UUPK) والقانون رقم 19 عام2016 (UU ITE) والقانون رقم ٣٣ عام ٢٠١٤ (UU JPH). أما مادة الحكم الثانوي، تستخدم الكتب التي تبحث عن حفظ المشتري، الكتاب عن المعاملة الإلكترونية ونفع السجل والمقال الذان يستطيعان ان يأخذا ان يمرا المواقع التي تكون متصلا على الشبكة الدولية (online). ثم، مادة الحكم بعد الثانوي تتكون من عماد الكتابة البحثية التي تصدر من الدائرة المعارف، القاموس، وغير ذالك.

الإستنتاج في هذا البحث هو يعطى المشتري الحفظ الحكم يمر على القانون رقم 8 عام 1999 عن الحفظ المشتري كاملا لبشر المعاملة غير المتصل على الشبكة الدولية وإذا يفعل المعاملة التجارة تمر على الشبكة الدولية بين المجتمع إندينيسيا أو غيره، الحفظ المشتري يساعد القانون رقم 19 عام 2016 عن الإخبارية والمعاملة الإلكترونية و (UNCITRAL (United Nation Commission on International Trade Law)). بل، في نوفيمبار 2019، تفعل الحكومة السعي لإتباع تنمية الإنتاج التكنولوجيا هي خروج تنظيم الحكومة رقم 80 عام 2019 عن التجارة تمر على النظام الإلكتروني. بطلوع هذا تنظيم الحكومة، يرجى موجود التوازن بين بشر المحاولة والمشتري، البلدي أو الغريبي. ويستطيع ان يرغم ناحيات تنمية القطاع التجاري الإلكتروني في إندونيسيا.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Suwandi, Suwandi
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSuwandi, SuwandiUNSPECIFIED
Keywords: Konsumen; Perlindungan Hukum; E-Commerce; Consumer; Legal Protection; E-Commerce; (E-commerce) المشتري، حفظ الحكم، التجارة الإلكترونية
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Nur Fitriana
Date Deposited: 18 Jul 2022 09:29
Last Modified: 18 Jul 2022 09:29
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/38934

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item