Pengaruh penambahan bahan organik pada komposisi media tanam F3 terhadap pertumbuhan dan perkembangan jamur tiram abu-abu (Pleurotus sajor-caju)

Hariyanti, Hariyanti (2014) Pengaruh penambahan bahan organik pada komposisi media tanam F3 terhadap pertumbuhan dan perkembangan jamur tiram abu-abu (Pleurotus sajor-caju). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
10620088 Pendahuluan.pdf

Download (917kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
10620088 Indonesia.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
10620088 English.pdf

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
10620088 Arabic.pdf

Download (597kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
10620088 Bab 1.pdf

Download (432kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
10620088 Bab 2.pdf

Download (957kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
10620088 BAb 3.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
10620088 Bab 4.pdf

Download (737kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
10620088 Bab 5.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
10620088 Daftar Pustaka.pdf

Download (161kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
10620088 Lampiran.rar

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Jamur Tiram Abu-abu (Pleurotus sajor-caju) merupakan jamur yang memiliki cita rasa yang enak (Edible Mushroom), dan mempunyai khasiat untuk obat. Produksi jamur yang masih belum berkembang merupakan salah satu penyebab rendahnya produksi jamur Tiram abu-abu yang dihasilkan oleh petani. Hal itu diduga karena substrat media tanam relatif sama setiap waktu. Oleh karena itu sebagai alternatif, maka dilakukan penambahan bahan pada komposisi media tanam dengan menggunakan Eceng gondok (Eichornia crassipes), Sabut kelapa (Coconut fibre) dan Jerami padi (Oryza sativa), dengan harapan dapat meminimalisasi penggunaan serbuk gergaji kayu yang semakin sedikit jumlahnya dan juga dapat meningkatkan produksi jamur. Ketiga jenis campuran media tanam ini bermanfaat untuk menggantikan serbuk gergaji kayu yang semakin sedikit jumlahnya dan media dasar yang relatif lebih mahal harganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan organik pada komposisi media tanam f3 terhadap pertumbuhan dan perkembangan jamur tiram abu-abu (Pleurotus sajor-caju).

Penelitian ini dilakukan di rumah produksi jamur Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa timur, Kecamatan Karang-ploso, Kabupaten Malang pada bulan Februari-Juni 2014. Bahan yang digunakan yaitu bibit jamur tiram abu-abu, dedak padi, CaCO3, gula merah, biodekomposer, sabut kelapa, jerami padi, eceng gondok dan air. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor. Faktor yang pertama adalah jenis media tanam yang meliputi sabut kelapa (C1), Jerami padi (C2) dan eceng gondok (C3). Faktor kedua adalah konsentrasi campuran media tanam yang meliputi; konsentrasi 0%/control (P0), 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), 20% (P4). Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan analisis variansi (Anova) dua jalur. Untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik dilanjutkan dengan UJD (Uji Jarak Duncan) dengan taraf signifikansi 5 %.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh jenis media tanam yang ditambahkan dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan dan perkembangan jamur tiram abu-abu (Pleurotus sajor-caju). Pertumbuhan miselium (HSI) tercepat diperoleh dengan penambahan bahan pada media tanam berupa Eceng gondok 10%, waktu munculnya pinhead (HSI) jumlah tubuh buah (buah), panjang tangkai buah (cm) dan interval panen (hari) terbaik diperoleh pada perlakuan kontrol, Berat basah (g) yang terbaik diperoleh dengan penambahan sabut kelapa 10%, dengan penambahan ketiga bahan tersebut tidak berpengaruh terhadap diameter tudung jamur (cm). Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk menggunakan sabut kelapa dengan konsentrasi 10% sebagai alternatif tambahan pada komposisi media tanam jamur tiram abu-abu.

ENGLISH:

Grey Oyster Mushroom (Pleurotus sajor-caju) is kind of mushroom that has flavors testy and has function for medicine. Mushroom production that's still undeveloped is one of the causes in low production of grey oyster mushroom that produced by farmers. It is caused plant media substrate relatively same every time. Therefore, as an alternative, then do the addition of material on composition of growing media by using Eichornia crassipes, Coconut fibre and straw of rice (Oryza sativa), in hopes, it can minimalize the used of wood sawdust that decreasingly in number and can also increase the production of mushrooms. The three types of planting media have benefits of replacing wood sawdust that decreasingly in number and basic media that more expensive relatively. This research aims to know the influence of addition of organic materials in growing media composition of f3 on the growth and development of grey oyster mushroom (Pleurotus sajor-caju).

The research was conducted at the home of mushrooms, Hall of Agricultural Technology Study, East Java, Karang-Ploso, Malang in February-June 2014. The material used are seed of oyster mushroom gray, CaCO3, rice bran, brown sugar, biodecomposer, coconut fibre, rice straw, Eichornia crassipes, and water. This research used completely randomized design (CRD) in two factors. The first factor is the type of plant media that includes coconut fibre (C1), rice Straw (C2) and Eichornia crassipes (C3). The second factor is concentration of plant media mixture that includes; concentration of 0% / control (P0), 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3), 20% (P4). Data that obtained from this study are analyzed by the analysis of varians (Anova) of two lines. To find out the best treatment combination continued with UJD (Test Distance Duncan) with 5% significance level.

The results of this research show that there are influences of planting media types that added with different concentration on the growth and development of grey oyster mushroom (Pleurotus sajor-caju). The fastest of mycelium Growth (HSI) was obtained by the additing material on planting media of Eichornia crassipes 10%, while the appearing of pinhead (HSI) fruit stem number (fruit), length of fruit stalk (cm) and harvest interval (days) are best obtained on treatment control. The best wet weight (g) was obtained by administering coconut fibre to 10%. In another case, the additing of three materials has no effect on the yeast hood diameter (cm). Based on results of this research are advised to use cocnut fibre in concentration of 10% as an additional alternative on planting media composition of grey oyster mushroom.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Minarno, Eko Budi and Wijayanto, Andik
Keywords: Media Tanam; Jamur Tiram Abu-abu (Pleurotus sajor-caju); Planting Media; Grey Oyster Mushroom (Pleurotus sajor-caju)
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0607 Plant Biology > 060703 Plant Developmental and Reproductive Biology
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 14 Jul 2015 02:41
Last Modified: 14 Jul 2015 02:41
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/388

Actions (login required)

View Item View Item