Responsive Banner

The Pragmatic Particle "Oh" in Conversation Between Indonesian Game Shoutcasters

Irhami, Mohammad Akhdan Aufarizal (2022) The Pragmatic Particle "Oh" in Conversation Between Indonesian Game Shoutcasters. Undergraduate thesis, Universitas Islam negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
18320187.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Dalam sebuah percakapan, pembicara dan lawan bicaranya bertujuan untuk saling memahami ucapan satu sama lain. Makna ucapan dalam percakapan tidak selalu disampaikan secara eksplisit melalui kalimat yang lengkap, tetapi juga disampaikan melalui kalimat non proporsional sebagai sinyal untuk membuat lawan bicara mengerti makna implisit yang ingin disampaikan. Sinyal tersebut merupakan sebuah penanda untuk menyampaikan poin pembicaraan yang mana dapat disebut sebagai penanda pragmatis (Fraser, 1996). Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bentuk dan fungsi dari partikel pragmatik “oh” yang muncul dalam percakapan antara penyiar game Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan terminologi studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa video percakapan antara penyiar permainan Indonesia yang ada pada salah satu kanal game di YouTube. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa partikel pragmatik ”oh” cukup banyak muncul yaitu sebanyak dua puluh empat kemunculan. Untuk bentuk kemunculannya lebih banyak pada kata awalan dan pada posisi pertama sebagai pembuka percakapan. Dari segi fungsi, partikel “oh” paling banyak berfungsi sebagai inisiasi untuk memulai sebuah topik baru untuk dibahas dimana mengikuti dari banyaknya bentuk partikel “oh” yang muncul pada bagian awal percakapan. Selain itu, partikel “oh” berfungsi sebagai penarik perhatian lawan bicara agar berfokus pada poin yang ingin disampaikan oleh pembicara, sebagai tanda untuk memberikan saran dan pendapat, dan sebagai tanda keterkejutan atas informasi yang disampaikan oleh lawan bicara.

ENGLISH:

In a conversation, the speaker and the interlocutor aim to understand each other's utterance. The meaning of the utterance in conversation is not always conveyed explicitly through complete sentences, but also conveyed through non-proportional sentences as a signal to make the other persons understand the implicit meaning to be conveyed. The signal is a marker to convey talking points which can be called a pragmatic marker (Fraser, 1996). This study aims to investigate the form and function of pragmatic particle “oh” that appears in conversations between Indonesian game shoutcasters. This study uses qualitative research methods with case study terminology. The data source used in this study is a video conversation between Indonesian game shoutcasters on one of the game channels on YouTube. In this study, the results showed that the pragmatic "oh" particle appeared quite a lot, namely as many as twenty-four occurrences. For the form, it appears more in turn - initial and in the first position as the opening conversation. In terms of function, the "oh" particle mostly functions as an initiation to open a new topic to be discussed which follows to the many forms of the "oh" particle that appears at the beginning of the conversation. Moreover, the particle "oh" functions as an attractor to the interlocutor’s attention to focus on the point that the speaker wants to convey, as a sign to give suggestions and opinions, also as a sign of surprise at the information given by the interlocutor.

ARABIC:

في المحادثة، يهدف المتحدث والمحاور إلى فهم كلام الآخر. لا يتم دائما نقل معنى الكلام في المحادثة صراحة من خلال جمل كاملة، ولكن يتم نقله أيضا من خلال جمل غير متناسبة كإشارة لجعل المحاور يعني أنه لا معنى له. الإشارة هي علامة لنقل نقاط الحديث والتي يمكن أن تسمى علامة التداولية (Fraser ، 1996). يهدف هذا البحث إلى التحقق من شكل ووظيفة الجسيم التداولي "أوه" الذي يظهر في المحادثات بين مذيعي الألعاب الإندونيسية. يستخدم هذا البحث هو طرق البحث النوعي مع مصطلحات دراسة الحالة. مصدر البيانات المستخدم في هذا البحث هو محادثة فيديو بين مذيعي الألعاب الإندونيسية على إحدى قنوات الألعاب على YouTube. في هذا البحث، أظهرت النتائج أن الجسيم التداولي "أوه" ظهر كثيرا جدا، أي ما يصل إلى أربعة وعشرين مرة. بالنسبة للنموذج، يظهر بشكل أكبر في البادئة وفي الموضع الأول كبادئ محادثة. من حيث الوظيفة، يعمل الجسيم "أوه" في الغالب كبداية لبدء موضوع جديد ليتم مناقشته، والذي يتبع من الأشكال العديدة للجسيمات "أوه" التي تظهر في بداية المحادثة. إلى جانب ذلك، يعمل جزء "أوه" كجذب لاهتمام الشخص الآخر للتركيز على النقطة التي يريد المتحدث نقلها، كإشارة لإعطاء اقتراحات وآراء، وكعلامة على مفاجأة المتحدث.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Aziz, Abdul
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAziz, AbdulUNSPECIFIED
Keywords: penanda pragmatik; partikel pragmatik; percakapan; penyiar; pragmatic markers; pragmatic particle; conversation; shoutcasters;علامة التداولية; جسيم عملي; محادثة; مذيع
Departement: Fakultas Humaniora > Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Mohammad Akhdan Aufarizal Irhami
Date Deposited: 21 Jul 2022 09:00
Last Modified: 21 Jul 2022 09:00
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/38685

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item