Peningkatan moral keagamaan anak melalui penanaman nilai-nilai Islam di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Keboharan Sidoarjo

Agustin, Nabela (2016) Peningkatan moral keagamaan anak melalui penanaman nilai-nilai Islam di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Keboharan Sidoarjo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
12110073.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

INDONESIA:

Masalah moral keagamaan anak adalah suatu masalah yang menjadi perhatian orang dimana saja, baik dalam masyarakat yang telah maju, maupun dalam masyarakat yang masih terbelakang. Karena kerusakan moral seseorang akan menganggu ketentramaan yang lain. Jika dalam masyarakat banyak yang rusak moral keagamaannya, maka akan goncanglah keadaan masyarakat itu. Upaya meningkatkan moral keagamaan anak pada hakikatnya tidak sekedar mengarahkan anak pada aspek kognitif saja, akan tetapi pada aspek afektif dan juga aspek psiko-motoriknya. Berkenaan dengan merosotnya moral keagamaan anak, penanaman nilai-nilai Islam merupakan salah satu kegiatan yang sangat mendukung untuk memberikan materi keagamaan yang akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anak sehingga akan meningkatkan moral keagamaan anak.

Berpijak pada latar belakang diatas, penelitian ini terfokus pada: 1) Bagaimana bentuk-bentuk penanaman nilai-nilai Islam, 2) Bagaimana model penanaman nilai-nilai Islam, 3) Bagaimana pengaruh dari penanaman nilai-nilai Islam untuk meningkatkan moral keagamaan anak di LKSA Keboharan Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk, model, dan pengaruh dari penanaman nilai-nilai Islam untuk meningkatkan moral keagamaan anak.

Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan data yang ada untuk menggambarkan realitas sesuai dengan fenomena yang sebenarnya. Selain itu, sumber data yaitu kepala lembaga, guru, dan anak asuh serta anak didik.

Hasil penelitian, menunjukkan bahwa bentuk penanaman nilai-nilai Islam di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Keboharan Sidoarjo, 1) Nilai Aqidah: membaca asmaul husna, qiro’atul Qur’an, mengaji kitab, sholawat Nabi, istighosah & tahlil, do’a sehari-hari & surat-surat pendek, dan ziarah wali, 2) Nilai Syari’ah: shalat berjama’ah, puasa wajib & sunnah, infaq, dan sistem muamalah, 3) Nilai Akhlak: bercium tangan, berpakaian sopan santun, dan mencintai lingkungan. Untuk model penanaman nilai-nilai Islam yang dilakukan yaitu: 1) Menyajikan nilai kebaikan & kebenaran, 2) Menguraikan konsep, 3) Memperkenalkan kasus, 4) Mengaplikasikan. Sedangkan pengaruh yang ditimbulkan dari penanaman nilai-nilai Islam dapat dibuktikan dengan anak yang telah mengaplikasikan moral keagamaan yang baik dalam kehidupan sehari-hari, baik dilingkungan lembaga maupun lingkungan masyarakat.

ENGLISH:

Children religious moral issue is a problem which is being attention for the people everywhere, both in developed society, nor in the undeveloped community. Someone depravity will influence others’ peacefulness. If there is any depravity in community, it will shake the state of society. The efforts to improve the religious morals of children are not essentially direct the child to the cognitive aspects, but also on the affective and psycho-motor aspects. In line with the moral degradation of children, the inculcation of Islamic values is one of supportive activity to provide religious materials that reinforce the faith and devotion that will improve the child's religious morals.

Based on the background above, this study focused on: 1) How is the forms of Islamic values inculcation?, 2) How is the model of Islamic values inculcation? , 3) How does the effect of inculcating Islamic values to increase religious morals of children in Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Keboharan Sidoarjo. This study aims to determine the forms, models, and the effects of Islamic values inculcation to escalate religious morals of children.

This study uses qualitative approach. The methods of data collection are using observation, interviews, and documentation. The data analysis use descriptive qualitative analysis techniques, which describe the existing data to describe the reality which is compatible with the actual phenomenon. Furthermore, the sources of the data are from institutions head, teachers, and foster child as well as the students.

The results of the study showed that the form of Islamic values inculcated in Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Keboharan Sidoarjo, 1) Aqidah value : read asmaul husna, qiro'atul Qur’an, learning islamic book, sholawat, istighosah & tahlil, daily prayer and short Qur’an letters, and grave pilgrimage, 2) Shariah value: congregation prayer, compulsory and sunnah fasting, infaq and muamalah system, 3) Akhlak value: kissing hands, dressing manners, and loving environment. The model of Islamic values inculcation is performed as follows: 1) Present the value of goodness and truth, 2) Outlining the concept, 3) Introducing case, 4) Applying. Moreover, the effect of Islamic values inculcation can be proved by the children who has been applying good morals in daily life, both in the institution as well as in community.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hady, Samsul
Keywords: Moral keagamaan anak; Penanaman nilai-nilai Islam; Religious moral of children; Islamic values inculcation
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Kumala Inayati
Date Deposited: 27 Jul 2016 08:58
Last Modified: 27 Jul 2016 08:58
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3746

Actions (login required)

View Item View Item