Perancangan Pusat Rehabilitasi Anak Tunagrahita di Bedali Lawang: Tema arsitektur perilaku

Amalia, Rizka Nur (2015) Perancangan Pusat Rehabilitasi Anak Tunagrahita di Bedali Lawang: Tema arsitektur perilaku. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11660016.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (12MB) | Preview
[img] Other (Appendices)
11660016.rar - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (82MB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA:

Pendidikan merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia untuk menjamin keberlangsungan hidupnya agar lebih bermartabat, terlebih lagi bagi anak berkebutuhan khusus. Pemahaman masyarakat umum mengenai anak berkebutuhan khusus masih sangat minim, kebanyakan mereka menganggap bahwa anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang tidak memiliki kemampuan apapun. Salah satu dari mereka adalah anak tunagarahita. Anak tunagrahita adalah kondisi anak yang kecerdasannya jauh dibawah rata–rata yang ditandai oleh keterbatasan intelejensi dan ketidak cakapan dalam interaksi social. Tuna grahita membutuhkan pengajaran yang lebih atau ekstra dibanding anak-anak normal lainnya. Ada sekolah khusus yang biasa disebut SLB (Sekolah Luar Biasa).Untuk memenuhi kebutuhan tersebut dirancang sebuah pusat rehabilitasi untuk anak Tuna Grahita. Pada perancangan pusat rehabilitasi Anak Tuna Grahita ini menggunakan tema perancangan Arsitektur Perilaku. Tema ini digunakan karena tema ini dirasa cocok untuk perancangan pusat rehabilitasi ini, tempat yang memiliki peranan besar untuk berinteraksi dengan penggunannya. Mengingat sifat Anak Tuna Grahita yang lebih sensitif dari anak normal biasanya, maka dirancang bangunan yang dapat berinteraksi dengan penggunanya, bangunan pusat rehabilitasi ini dirancang dengan memikirkan pola aktivitas dan perilaku penggunannya, lingkunganlah yang harus beradaptasi dengan penggunannya yaitu anak-anak penyandang Tuna Grahita bukan mereka yang dipaksa untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Maksudnya disini bagaimana menciptakan lingkungan yang dapat diterima oleh anak-anak Tuna Grahita, menyediakan segala kebutuhan dan keperluan dalam proses rehabilitasi, agar mereka tetap merasa aman dan nyaman di dalam lingkungan ini.

ENGLISH:

Education is a critical need for humans to guarantee survival for more dignified, especially for children with special needs. Understanding of the general public about children with special needs is still very low, most of them assume that children with special needs is a child who does not have any ability. One of them was the son. Retarded child is the child's condition whose intelligence far below the average - average characterized by limited intelligence and lack of conversation in social interaction. Mentally disabled or require extra teaching more than other normal children. There are special schools commonly called SLB (Sekolah Luar Biasa). They are designed to meet the needs of a rehabilitation center for mentally disabled children. In Design Of a Rehabilitation Center For Mentally Disable Children using theme behavior Architecture. This theme was used as the theme is deemed suitable for the design of this center, a place that has a major role to interact with the consumer. Given the nature of the Son of Tuna Grahita more sensitive than normal children normally, then designed the building that can interact with users, building rehabilitation center is designed with activity patterns and behavioral consumer, the environment that must adapt to the consumer that children with Tuna Grahita not they are forced to adapt to its environment. The point here how to create an environment that can be accepted by children Tuna Grahita, providing all the needs and requirements in the rehabilitation process, enabling them to feel safe and comfortable in this environment.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Setiono, Arief Rakhman and Mutiara, Elok
Keywords: Perancangan Pusat Rehabilitasi Anak Tunagrahita di Bedali- Lawang; Arsitektur Perilaku; Design of a Rehabilitation Center for Mentally Disable Children in Bedali - Lawang; Behavior Architecture
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 25 Jul 2016 09:19
Last Modified: 25 Jul 2016 09:19
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3718

Actions (login required)

View Item View Item