Responsive Banner

Implementasi tugas DPRD Kota Pasuruan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat berdasarkan pasal 149 ayat 1 huruf (A) Undang–Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Perspektif Maslahah

Annisa, Fina (2020) Implementasi tugas DPRD Kota Pasuruan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat berdasarkan pasal 149 ayat 1 huruf (A) Undang–Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Perspektif Maslahah. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
16230073.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

Indonesia:

Berdasarkan Pasal 149 Ayat 1 Huruf (a) Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah menjadi acuan penerapan tugas DPRD dalam pembentukan Peraturan Daerah yang mengakomodir dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tugas DPRD Kota Pasuruan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat berdasarkan Pasal 149 Ayat 1 Huruf (a) Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dengan tinjauan maslahah.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis-empiris, dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data dengan metode wawancara dan observasi. Peneliti mengolah data dengan cara pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis dan kesimpulan. Metode analisis dengan menggunakan analisis yuridis kualitatif.

Berdasarkan hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa, Pertama, pelaksanaan peningkatan partisipasi masyarakat sebagai wujud implementasi tugas DPRD berdasarkan Pasal 149 Ayat 1 Huruf (a) Undang–Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dilakukan dengan acuan 5 (lima) tahap pembentukan yang terdiri atas: perencanaan, penyusunan, pembahasan, penetapan dan pengundangan. Dalam hal ini keterlibatan peran partisipasi masyarakat dijalankan melalui adanya pelaksanaan reses (jaring aspirasi masyarakat) pada tahap perencanaan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat. Kedua, menurut tinjauan maslahah, peningkatan partisipasi masyarakat merupakan bentuk dari maslahah al–ammah, yaitu mencakup kemaslahatan umum. Penerapan peningkatan partisipasi masyarakat oleh DPRD termasuk dalam maslahah adh–daruriyah yaitu kemaslahatan yang berkenaan dengan tingkat kebutuhan yang harus ada guna perwujudan menjaga jiwa. Termasuk dalam maslahah al–mutaghayyirah karena berhubungan dengan masukan dari masyarakat sebagaimana keadaan yang terjadi di masyarakat.

Peran DPRD seharusnya memberikan peningkatan penyaluran peran partisipasi masyarakat dengan lebih komprehensif dan terakomodir. Sebaiknya masyarakat lebih meningkatkan kepedulian dan kesadaran dalam berpartisipasi terhadap pembentukan Peraturan daerah.

English:

Based on Article 149 Paragraph 1 Letter (a) of Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government, it is the implementation of the DPRD's duties in the formation of Regional Regulations that accommodate and increase community participation.

This research is an to analyze the implementation of the tasks of the Pasuruan DPRD in increasing community participation based on Article 149 Paragraph 1 Letter (a) of Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government with Maslahah Perspective.

This research uses a type of juridical-empirical research, with a qualitative descriptive research approach. Sources of data used are primary and secondary data, data collection techniques with interview and observation methods. Researchers process data by examining data, classification, levers, analysis and conclusions. The data analysis method using qualitative juridical analysis.

Based on the results of this study concluded that, First, the implementation of community-based improvement as a form of implementation of the duties of the DPRD Article 149 Paragraph 1 Letter (a) Law Number 23 of 2014 concerning Regional Government is carried out with 5 (five) stages of formation: planning, drafting, stipulating, and promulgation. In this case, the involvement of community participation is carried out through the implementation of a recess (net of community aspirations) at the planning stage to channel the aspirations of the community. Second, according to maslahah, increasing community participation is a form of maslahah al-ammah, which includes the general benefit. The application of increasing community participation by the DPRD is included in the adh-daruriyah maslahah, namely the benefit that pays attention to the level of need that must exist in order to maintain the soul. It is included in the maslahah al-mutaghayyirah because it relates to input from the community as is the situation happened in.

The role of DPRD should be to provide increased community participation in a more comprehensive and accommodated manner. The community will increase their care and awareness in participating in the formation of regional regulations in order to realize the benefit.

Arabic:

استنادًا إلى المادة 149 الفقرة 1 حرف (أ) من القانون رقم 23 لعام 2014 بشأن الحكومة الإقليمية ، يصبح مرجعًا لتنفيذ واجبات DPRD في تشكيل اللوائح الإقليمية التي تستوعب وتزيد من مشاركة المجتمع.

تهدف هذه الدراسة إلى تحليل تنفيذ مهام جمهورية باسوروان الديمقراطية الشعبية في زيادة المشاركة المجتمعية بناءً على المادة 149 الفقرة 1 حرف (أ) من القانون رقم 23 لعام 2014 بشأن الحكومة الإقليمية مع مراجعة المصلحة.

تستخدم هذه الدراسة نوعًا من البحث القانوني التجريبي ، مع منهج بحث وصفي نوعي. مصادر البيانات المستخدمة هي البيانات الأولية والثانوية ، وتقنيات جمع البيانات مع أساليب المقابلة والمراقبة. يقوم الباحثون بمعالجة البيانات عن طريق فحص البيانات وتصنيفها والتحقق منها وتحليلها والاستنتاجات. أسلوب التحليل باستخدام التحليل القانوني النوعي.

بناءً على نتائج هذه الدراسة ، تم التوصل إلى أن, أول, تنفيذ زيادة المشاركة العامة كشكل من أشكال تنفيذ واجبات DPRD بناءً على المادة 149 الفقرة 1 حرف (أ) القانون رقم 23 لعام 2014 بشأن الحكومة الإقليمية يتم تنفيذه مع إشارة إلى 5 (خمس) مراحل من التكوين تتكون من: التخطيط والإعداد والمناقشة والتحديد والإصدار. في هذه الحالة ، يتم إشراك دور المشاركة المجتمعية من خلال تنفيذ استراحة (صافية من تطلعات المجتمع) في مرحلة التخطيط لتوجيه تطلعات المجتمع. ثانيا, وبحسب مراجعة "المصلحة" ، فإن زيادة المشاركة المجتمعية هي شكل من أشكال "المصلحة العامة" ، والتي تشمل المنفعة العامة. إن تطبيق المشاركة المجتمعية المتزايدة من قبل مجلس النواب والشعوب ضمن "مصلحة الدرعية" ، أي المنفعة المتعلقة بمستوى الحاجة التي يجب أن تتواجد لتحقيق الحفاظ على الروح. تدخل في "المصلحة المتغيرة" لأنها تتعلق بمدخلات المجتمع وكذلك الظروف التي تحدث في المجتمع.

يجب أن يكون دور إدارة DPRD هو توفير توزيع متزايد لدور مشاركة المجتمع بطريقة أكثر شمولية وملاءمة. من الأفضل للمجتمع زيادة وعيه ووعيه بالمشاركة في تشكيل اللوائح الإقليمية.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Herry, Musleh
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDHerry, MuslehUNSPECIFIED
Keywords: Tugas DPRD; Partisipasi Masyarakat; Maslahah; Duties of DPRD; Community Participation; Maslahah; واجبات مجلس النواب; .المشاركة المجتمعية; المصلحة
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara
Depositing User: Fina Annisa
Date Deposited: 09 Jun 2022 15:39
Last Modified: 09 Jun 2022 15:39
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/36043

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item