Pengaruh ekstrak etanol 80% biji jintan hitam (Nigella sativa L.) Indonesia terhadap kadar LDL-C dan HDL-C serum tikus (Rattus novergicus) model diabetes mellitus tipe 2

Ainuzzakki, Vikki (2016) Pengaruh ekstrak etanol 80% biji jintan hitam (Nigella sativa L.) Indonesia terhadap kadar LDL-C dan HDL-C serum tikus (Rattus novergicus) model diabetes mellitus tipe 2. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12620032.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Diabetes mellitus tipe 2 (DM 2) merupakan gangguan metabolik kronik yang terjadi ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Salah satu komplikasi yang muncul akibat DM 2 adalah dislipidemia yang ditandai dengan kenaikan kadar kolesterol-LDL dan penurunan kadar kolesterol-HDL darah. Ekstrak biji jintan hitam Indonesia mengandung sejumlah bahan aktif antara lain thymoquinone, tanin dan vitamin C yang mampu berperan sebagai antidiabetik serta asam linoleat (PUFA) yang mampu berperan sebagai antidislipidemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek terapi ekstrak biji jintan hitam Indonesia terhadap kadar kolesterol-LDL dan HDL serum tikus model diabetes mellitus tipe 2.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), sampel terdiri dari 24 tikus wistar jantan (Rattus novergicus) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah K(-) (tikus sehat); K(+) (DM 2, metformin 45 mg/kg BB) dan 4 perlakuan ekstrak biji jintan hitam Indonesia yaitu K1 (DM 2, dosis 0 mg/kg BB); K2 (DM 2, dosis 24 mg/kg BB); K3 (DM 2, dosis 48 mg/kg BB); dan K4 (DM 2, dosis 72 mg/kg BB). Untuk mengukur kadar kolestrol-LDL digunakan metode direct homogenenous assay menggunakan reagent dari Cobas sedangkan untuk mengukur kadar kolesterol-HDL menggunakan reagent dari BioSystems dengan metode serupa. Data di uji dengan ANOVA satu jalur dan dilanjutkan uji DMRT 5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari uji ANOVA diperoleh p < 0,05. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak biji jintan hitam Indonesia terhadap kadar kolesterol-LDL dan HDL serum tikus. Dosis pemberian ekstrak biji jintan hitam Indonesia yang paling efektif untuk meningkatkan kadar kolesterol-HDL dan menurunkan kadar kolesterol-LDL adalah pada dosis 48 mg/Kg BB dengan pengaruh yang sangat nyata terhadap kadar kolesterol-HDL. Dosis 72 mg/Kg BB cukup efektif untuk menaikkan kadar kolesterol-HDL, tetapi tidak lebih baik untuk menurunkan kadar kolesterol-LDL dibanding dosis 24 mg/Kg BB.

ENGLISH:

Diabetes mellitus type 2 (DM 2) is cronic metabolic distruction which happened when human body can not use insulin hormone effectively inside their body. One of the complication that come because of DM 2 is dyslipidemia. It is signed by increasing LDL-cholesterol and decreasing HDL –cholesterol level in blood. Extract of Indonesia black cumin (Nigella satva L.) contain many kind of active matterial, such as: thymoquinone, tanin, vitamin C, and linoleic acid (PUFA). Tymoquinone, tanin, and vitamin C play an important role as an antidiabetic, PUFA as an antidyslipidemia. Purpose of this research is knowing the effect of Indonesia black cumin seed therapy to LDL-cholesterol and HDL-cholesterol rat blood in diabetes mellitus type 2 model.

This research is an experimental reseach. It use completely randomized design (CRD). Sample consist of 24 male wistar rat (Rattus novergicus) with 6 treatments and 4 repetitions. Treatments which use are K(-) (health rat); K(+) (DM 2, metformin 45 mg/kg BW) dan 4 treatments of Indonesia black cumin seed extract are K1 (DM 2, dose 0 mg/kg BW); K2 (DM 2, dose 24 mg/kg BW); K3 (DM 2, dose 48 mg/kg BW); and K4 (DM 2, dose 72 mg/kg BW). Measuring LDL-cholesterol level is done by direct homogenenous assay method, with reagent from “Cobas”. Measuring HDL-cholesterol use reagent from “BioSystems” with the same method. Data is analyzed by one way ANOVA and Ducan Multiple Range Test (DMRT) 5%.

Result of research from one-way ANOVA test showed significancy which gotten is p < 0,05. There is an effect of Indonesian black cumin seed extract to LDL-cholesterol and HDL-cholesterol level in rat blood. Dose of Indonesia black cumin seed which most effective to decrease LDL-cholesterol and increase HDL-cholesterol level is at 48 mg/Kg BW dose. It obviously influent to HDL-cholesterol. Dose in 72 mg/Kg BW is effective enough to increase HDL-cholesterol. But, it is not better to decrease LDL-cholesterol level if it is compared with 24 mg/Kg BW dose.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Susilowati, Retno and Syarifah, Umaiyatus
Keywords: Biji jintan hitam (Nigella sativa L.) Indonesia; Diabetes mellitus tipe II; Kolesterol-LDL; Kolesterol-HDL; Indonesia black cumin (Nigella sativa L.) seed; Diabetes mellitus type II; LDL-cholesterol; HDL-cholesterol.
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Siti Maimunah
Date Deposited: 21 Jul 2016 10:46
Last Modified: 21 Jul 2016 10:46
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3559

Actions (login required)

View Item View Item