Kewarisan anak angkat di kalangan masyarakat Osing di Desa Grogol Kecamatan Giri Banyuwangi: Pespektif fiqih dan KHI

Anam, Mohammad Hoirul (2014) Kewarisan anak angkat di kalangan masyarakat Osing di Desa Grogol Kecamatan Giri Banyuwangi: Pespektif fiqih dan KHI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
10210025 Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
10210025 Indonesia.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
10210025 English.pdf

Download (77kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
10210025 Arabic.pdf

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
10210025 Bab 1.pdf

Download (429kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
10210025 Bab 2.pdf

Download (626kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
10210025 Bab 3.pdf

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
10210025 Bab 4.pdf

Download (585kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
10210025 Bab 5.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
10210025 Daftar Pustaka.pdf

Download (306kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
10210025 Lampiran.rar

Download (395kB)

Abstract

INDONESIA:

Pengangkatan anak adalah pengambilan anak orang lain yang dilakukan oleh seseorang baik laki-laki maupun perempuan kemudian anak tersebut dimasukkan ke dalam lingkungan keluarga sendiri, sehingga terjadi peralihan peran serta tanggung jawab dari orang tua kandung kepada orang tua angkat untuk merawat dan membesarkan anak tersebut. Perbuatan itu secara riil dapat dilihat dalam kehidupan beberapa keluarga pada masyarakat Osing di Desa Grogol Kecamatan Giri-Banyuwangi. Pengangkatan anak dilakukan dengan cara dan motivasi yang beragam. Seperti halnya, keluarga tidak dikarunia keturunan atau bahkan karena rasa belas kasihan terhadap keluarga anak angkat. Keluarga yang mempunyai anak angkat maka menganggapnya sebagai anak kandung dan ia juga akan diberi hak untuk mendapatkan harta warisan dari orang tua angkatnya.

Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud mengkaji yang berkaitan tentang: a). Bagaimana kedudukan anak angkat dalam keluarga pada masyarakat Osing di Desa Grogol Kecamatan Giri-Banyuwangi? b). Bagaimana sistem kewarisan pada anak angkat yang terjadi di kalangan masyarakat Osing di Desa Grogol Kecamatan Giri Banyuwangi?. Tidak terlepas dari itu saja, peneliti juga mengkaji dari sisi pandangan Fiqih dan KHI terhadap perbuatan di atas.

Langkah-langkah yang digunakan dalam melakukan penelitian ini, meliputi: jenis penelitiannya empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sesuai dengan pendekatan penelitian yang dipilih, maka pengumpulan data yang peneliti lakukan dengan cara wawancara dan observasi. Data tersebut merupakan data primer yang didapatkan peneliti dari lapangan secara langsung. Analisis data adalah bersifat deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan suatu keadaan atau fenomena yang terjadi di lapangan. Pada tahap terakhir ialah menarik sebuah kesimpulan yang dimaksudkan untuk menemukan jawaban sesuai rumusan masalah yang ditetapkan.

Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa: a). Kedudukan anak angkat dianggap sebagai anak kandung sehingga mempunyai kedudukan yang kuat dalam lingkungan keluarga angkatnya. b). Sistem kewarisan pada anak angkat dilakukan dengan cara memberikannya harta warisan secara keseluruhan, jika dia anak satu- satunya. Jika masih terdapat anak kandung maka diberikan setengahnya. Hal ini tidak sejalan dengan prinsip aturan dalam fiqih. Anak angkat bukan termasuk dalam kerabat kandung orang tua angkatnya, sehingga ia tidak mempunyai hak terhadap harta warisan mereka. Menurut KHI anak angkat dianggap sah berdasarkan putusan Pengadilan dan hak yang didapatkan ialah berupa wasiat wajibah yang besarnya 1/3 bagian dari harta warisan orang tua angkatnya.

ENGLISH:

Child adoption is taking other people's children done by someone both men and women then these children put in their own family, it results to the transfer of roles and responsibilities from the biological parents to the adoptive parents to care for and raise the child. The act in real terms can be seen in the lives of several families in the Osing society at grogol village, giri subdistrict, Banyuwangi. Child adoption is done in various manners and motivations. For instances, the families don’t have children or even a sense of compassion for the family of adopted children. Families who have adopted children then take it as a biological child and he will also be entitled to the estate of his adoptive parents.

Based on the problem above, the researcher intends to study about: a). What is the position of adopted child in the family of Osing society in Grogol village, Giri subdistrict, Banyuwangi? b). How does the system of inheritance regulate the adopted child in the community in Grogol village, Giri subdistrict, Banyuwangi? Researcher also review the above issues on Fiqh and KHI perspective.

This research is an empirical study using a qualitative approach. In accordance with the chosen research approach, the methods of data collection researchers use are interview and observation. The data obtained from two methods. Analysis method used is descriptive aiming to describe a situation or phenomenon happened in the field. In the last stage is to draw a conclusion that the purpose of finding answers appropriate to formulation of the problem set.

Research finding shows that: a). The position of the adopted child is considered as a biological child so he has a strong position within the adoptive family. b). The system of inheritance gives adopted children the estate as a whole, if he is the only son. If they have other biological child, the adopted childs is given half. This is not in line with the principles of the fiqh rules. The adopted child does not have bloodship with his adoptive parents. Therefore, he does not have the right of inheritance from them. According to KHI adopted child is considered legitimate by the decision of the Court and obtain the of obligatory bequest (wasiat wajibah) of third part of his adoptive parent’s inheritance.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mahmudi, Zaenul
Keywords: Kewarisan; Anak Angkat; Masyarakat Osing; Fiqih; KHI; Inheritance; adopted child; osing society; fiqh; KHI
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012816 Mawaris (Inheritance)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 10 Jul 2015 01:53
Last Modified: 10 Jul 2015 01:53
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/354

Actions (login required)

View Item View Item