Responsive Banner

Efektivitas Pasal 9 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 terhadap penyelesaian sengketa bisnis di Badan Arbitrase Nasional Indonesia Perwakilan Surabaya

Hakim, Mohammad Abdul (2022) Efektivitas Pasal 9 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 terhadap penyelesaian sengketa bisnis di Badan Arbitrase Nasional Indonesia Perwakilan Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
17210140.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Arbitrase merupakan salah satu cara penyelesaian sengketa perdata, utamanya sengketa bisnis yang diselesaikan di luar peradilan umum yang dilaksanakan berdasarkan perjanjian atas kesepakatan bersama antara para pihak yang bersengketa. Dasar hukum dari arbitrase adalah Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Apabila berbicara tentang arbitrase maka erat kaitannya dengan Badan Arbitrase Nasional Indonesia, lembaga ini merupakan salah satu lembaga yang menyediakan jasa untuk penyelesaian sengketa bisnis. Akan tetapi eksistensi lembaga ini di beberapa kota masih kurang nampak, sebab memang kurang diketahui oleh beberapa pelaku usaha sehingga mereka lebih sering menyelesaikan persengketaan secara litigasi di Pengadilan Negeri.

Rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yakni, yang pertama apa faktor penghambat dan pendukung penyelesaian sengketa bisnis di BANI Kantor Perwakilan Surabaya. Kemudian yang kedua bagaimana efektivitas penyelesaian sengketa bisnis di BANI Kantor Perwakilan Surabaya.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris sebab membutuhkan penelitian lapangan (field research) serta menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data primer dan sekunder dalam penelitian ini dihasilkan dari hasil wawancara dengan narasumber dan analisis dokumen pendukung yang berkaitan. Sedangkan metode pengolahan data yang digunakan berupa editing, klasifikasi, verifikasi, analisis dan kesimpulan.

Hasil dari penelitian ini tampak bahwa terdapat hambatan yang dihadapi Badan Arbitrase Nasional Indonesia Kantor Perwakilan Surabaya yang pertama mengenai kurangnya sikap kepatuhan dan kesadaran hukum para pihak mengenai penyelesaian biaya perkara, selain itu besaran biaya juga menjadi sebab lain atas kendala tersebut. Selain itu adapula faktor pendukung yang menyebabkan meningkatnya efektivitas waktu penyelesaian sengketa adalah kepatuhan dalam menyelesaikan biaya perkara dan juga itikad baik kedua pihak.. Guna menanggulangi problematika tersebut BANI Kota Surabaya berinisiatif untuk melakukan upaya dalam rangka meningkatkan efektivitas penyelesaian sengketa dengan memanggil para pihak. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan arahan serta peringatan kepada para pihak untuk segera menyelesaikan pembayaran sebab bergantung pula pada lamanya proses penyelesaian sengketa yang mereka jalani.

ABSTRACT

Arbitration is one way of resolving civil disputes, especially business disputes that are resolved outside the general court carried out based on an agreement by mutual agreement between the disputing parties. The legal basis for arbitration is Law Number 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution. When talking about arbitration, it is closely related to the Indonesian National Arbitration Board, this institution is one of the institutions that provides services for the resolution of business disputes. However, the existence of this institution in several cities is still less visible, because it is not known by several business actors so that they often resolve litigation disputes in the District Court.

There are two problem formulations used in this study, namely, the first what are the inhibiting and supporting factors for resolving business disputes at BANI Surabaya Representative Office. Then the second is how the effectiveness of business dispute resolution at BANI Surabaya Representative Office.

This research uses empirical legal research because it requires field research and uses a sociological juridical approach. Sources of primary and secondary data in this study resulted from interviews with informants and analysis of related supporting documents. While the data processing methods used in the form of editing, classification, verification, analysis and conclusions.

The results of this study show that there are obstacles faced by the Indonesian National Arbitration Board, the first Surabaya Representative Office, regarding the lack of compliance and legal awareness of the parties regarding the settlement of court fees, besides the amount of fees is also another reason for these obstacles. In addition, there are also supporting factors that increase the effectiveness of dispute resolution time, namely compliance in resolving case fees and also the good faith of both parties. In order to overcome these problems, BANI Surabaya City took the initiative to make efforts to improve the effectiveness of dispute resolution by calling the parties. This is done by providing directions and warnings to the parties to immediately complete the payment because it also depends on the length of the dispute resolution process they are going through.

مستخلص البحث

التحكيم هو إحدى طرق حل النزاعات المدنية ، وخاصة المنازعات التجارية التي يتم حلها خارج المحكمة العامة بناءً على اتفاق بالاتفاق المتبادل بين الأطراف المتنازعة. الأساس القانوني للتحكيم هو القانون رقم 30 لعام 1999 بشأن التحكيم وحل النزاعات البديل. عند الحديث عن التحكيم ، فإنه يرتبط ارتباطًا وثيقًا بمجلس التحكيم الوطني الإندونيسي ، وهذه المؤسسة هي إحدى المؤسسات التي تقدم خدمات لحل النزاعات التجارية. ومع ذلك ، فإن وجود هذه المؤسسة في العديد من المدن لا يزال أقل وضوحًا ، لأنه غير معروف من قبل العديد من الجهات الفاعلة في مجال الأعمال ، لذا فهم غالبًا ما يحلون نزاعات التقاضي في محكمة المقاطعة.

هناك نوعان من صيغ المشاكل المستخدمة في هذه الدراسة ، وهما الأولى ما هي العوامل المثبطة والداعمة لحل النزاعات التجارية في مكتب BANI سورابايا التمثيلي. ثم الثاني هو كيفية فعالية تسوية المنازعات التجارية في مكتب تمثيلي باني سورابايا.

يستخدم هذا البحث البحث القانوني التجريبي لأنه يتطلب بحثًا ميدانيًا ويستخدم منهجًا اجتماعيًا قانونيًا. نتجت مصادر البيانات الأولية والثانوية في هذه الدراسة من مقابلات مع المخبرين وتحليل الوثائق الداعمة ذات الصلة. بينما تستخدم أساليب معالجة البيانات في شكل التحرير والتصنيف والتحقق والتحليل والاستنتاجات.

تظهر نتائج هذه الدراسة أن هناك عقبات يواجهها مجلس التحكيم الوطني الإندونيسي ، أول مكتب تمثيلي في سورابايا ، فيما يتعلق بعدم الامتثال والوعي القانوني للأطراف فيما يتعلق بتسوية رسوم المحكمة ، إلى جانب مبلغ الرسوم هو أيضًا آخر. سبب هذه العقبات. بالإضافة إلى ذلك ، هناك أيضًا عوامل داعمة تزيد من فعالية وقت تسوية المنازعات ، وهي الامتثال في حل رسوم القضايا وأيضًا حسن نية الطرفين. ومن أجل التغلب على هذه المشكلات ، بادرت شركة BANI سورابايا ببذل جهود لتحسين فعالية تسوية المنازعات عن طريق استدعاء الأطراف. يتم ذلك من خلال تقديم التوجيهات والتحذيرات للأطراف لإكمال الدفع على الفور لأنه يعتمد أيضًا على طول عملية تسوية المنازعات التي يمرون بها.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Herry, Musleh
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDHerry, MuslehUNSPECIFIED
Keywords: Arbitrase; Badan Arbitrase; Sengketa Bisnis; Arbitration; Arbitration Board; Business Dispute; التحكيم ; المنازعات التجارية ; مجلس التحكيم
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mohammad Abdul Hakim
Date Deposited: 30 Mar 2022 10:50
Last Modified: 30 Mar 2022 10:50
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/34337

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item