Responsive Banner

Implementasi Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 pasal 79a terhadap Pelanggaran Pungutan Liar oleh Perangkat Desa perspektif Maslahah Mursalah : Studi di Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo

Huda, Miftahul (2021) Implementasi Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 pasal 79a terhadap Pelanggaran Pungutan Liar oleh Perangkat Desa perspektif Maslahah Mursalah : Studi di Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
16230017.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (821kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK:

Undang-Undang Administrasi Kependudukan Pasal 79A Nomor 24 Tahun 2013 Terhadap pelanggaran pungutan liar oleh perangkat desa, merupakan dalam rangka peningkatan pelayanan Administrasi Kependudukan sejalan dengan tuntutan pelayanan Administrasi Kependudukan yang profesional, memenuhi standar teknologi informasi, dinamis, tertib, dan tidak diskriminatif dalam pencapaian standar pelayanan minimal menuju pelayanan prima yang menyeluruh untuk mengatasi permasalahan kependudukan. Peneliti menggunakan jenis penelitian Yuridis Empiris, dengan menggunakan pendekatan Yuridis Sosiologis. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Peneliti mengolah data dengan cara pemeriksaan data, klasifikasi, verifikasi, analisis dan kesimpulan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana Implementasi Undang�Undang Nomor 24 Tahun 2013 Pasal 79A di Desa Karanganyar. 2). Bagaimana Implementasi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Pasal 79A tersebut dalam Perspektif Maslahah Mursalah.

Hasil penelitian yang di dapatkan adalah pertama, sebagian besar masyarakat merasa masih dirugikan dengan adanya uang Administrasi. Kedua, memberikan uang kepadaa pihak desa dinyatakan melanggar Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2014 Terhadap pelanggaran pungutan liar oleh perangkat desa pada Pasal 79A. Ketiga, belum adanya sanksi Administratif kepada pihak desa yang masih menerima upah/uang dalam pembuatan dokumen kependudukan. Keempat, tinjauan maslahah mursalah terhadap kemudharatan yang berlaku bagi masyarakat, artinya banyaknya masyarakat yang masih belum sadar dalam pembuatan dokumen kependudukan bahwa memberikan sejumlah uang pihak desa melanggar aturan pemerintah.

ABSTRACT:

Government Regulation Article 79A Number 24 of 2013 concerning Population Administration, is an effort to improve Population Administration services in line with the demands of professional Population Administration services, in accordance with dynamic, orderly, and non-discriminatory information technology standards in achieving minimum service standards leading to comprehensive excellent service. To overcome population problems. Researchers used juridical empirical research, using a sociological juridical approach. The data sources used are primary and secondary data, with data collection techniques through interviews and observations. The researcher processed the data by means of data checking, classification, verification, analysis and conclusions.The problems of this study are: 1). How is the implementation of Law Number 24 Year 2013 Article 79A in Karanganyar Village? 2). How is the implementation of Law Number 24 Year 2013 Article 79A in the perspective of Mashlahah Mursalah?

The research results obtained are first, most people feel that they are still disadvantaged by the administration money. Second, giving money to the village is declared to violate the government regulations in Law Number 24 of 2014 concerning Population Administration in Article 79A. Third, there is no administrative sanction against village parties who still receive wages/money in making populationdocuments. Fourth, the Mashlahah Mursalah review of the harm that applies to the community, meaning that many people are still not aware in making population documents that giving a certain amount of money to the village is against government egulations.

مستخلص البحث:

مقر ةموكحلا ميظنت24 ةنس2013 ةدام95 قفوم ناكسلا ةرادإ تامدخ نيسحتل ناكسلا ةرادإ نع ب ،ةمظنملاو ،ةيكيمانيدلاو ،ةيجولونكتلا تامولعملا ريياعمب ققحمو ،ةينهملا ناكسلا ةرادإ تامدخ تابلطتم عم
قحت يف ةيزييمتلا ريغو لكاشم لحل ةلماشلا ةزاتملا تامدخلا ىلإ يدؤي امم تامدخلا ريياعم نم ىندلأا دحلا قي .ناكسلا تانايبلا رداصم .يعامتجا ينوناق جهنم مادختساب ،يبيرجتلا ينوناقلا ثحبلا نم عونلا ثحابلا مدختسي
باقملا للاخ نم تانايبلا عمج ةقيرطو ،ةيوناثلاو ةيلولأا تانايبلا يه ةمدختسملا ثحابلا جلاعي .تاظحلاملاو تلا .تاجاتنتسلااو ليلحتلاو قيقحتلاو فينصتلاو قيقدتلا قيرطب تانايبلا :يهف ثحبلا ةلئسأ امأ1 مقر نوناقلا قيبطت ةيفيك .)24 ةنس2013 ةدام95 .رايناجناراك ةيرق يف ب 2 مقر نوناقلا قيبطت ةيفيك .)24 ةنس2013 ةدام95 لسرملا ةحلصملا روظنمب ب .ة ءاطعا ،يناثلا .ةرادلإا لاومأ نم رسخي نأ سانلا مظعم رعشي ،لولأا :يه ثحبلا جئاتن ىلع ثحابلا لصحي مقر نوناقلا يف ةموكحلا ميظنتل ا
ً
فلاخم ةيرقلا فارطلأ ةرجلأا24 ةنس2014 ةداملا يف ناكسلا ةرادإ نع79 .أ وقلتي نيذلا ةيورقلا بارطلأ ةيرادإ ةبوقع دجوت لا ،ثلاثلا ،عبارلا .ةيناكسلا قئاثولا لمع يف ً لااومأ /ا ً روجأ ن ةيناكسلا قئاثولا لمع يف فرعي لا سانلا مظعم نأب ،عمتجملاب قحلي يذلا ررضلل "ةلسرملا ةحلصملا" ةعجارم ةيموكحلا ميظنتل فلاخم ةيرقلا فارطلأ نيعملا ةرجلأا ءاطعا نأ

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Umam, Khairul
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDUmam, KhairulUNSPECIFIED
Keywords: Administrasi Kependudukan; Undang-Undang; Maslahah Mursalah; Government Regulations; Mashlahah Mursalah; ةموكحلا ميظنت ;ناكسلا ةرادإ
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara
Depositing User: Miftahul Huda
Date Deposited: 14 Jan 2022 13:34
Last Modified: 10 May 2023 14:44
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/33589

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item