Paradigma Islam transformatif dan implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam: Studi pemikiran Moeslim Abdurrahman

Arifin, Samsul (2014) Paradigma Islam transformatif dan implikasinya terhadap pengembangan pendidikan Islam: Studi pemikiran Moeslim Abdurrahman. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
12770051.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA:

Pendidikan Islam saat ini dibutuhkan eksistensinya di kehidupan masyarakat karena pengaruh globalisasi dan moderenisasi. Pendidikan Islam mampu menterjemahkan nilai-nilai normatif ke dalam kehidupan masyarakat sehingga pendidikan Islam hanya dipersepsikan mayoritas masyarakat Muslim sebagai pendidikan transenden atau pendidikan yang hanya sibuk memperkuat spiritual tanpa menyinggung permasalahan sosial. Oleh karena itu, banyak cendekiawan Muslim yang melihat problematika ini sebagai ancaman akan eksistensi nilai-nilai Islam yang luhur menjadi luntur dan tak berbekas ke dalam kehidupan. Sebagai cendekiawan Muslim untuk memberikan rumusan baru dalam menghadapi zaman baru. Diantara banyak cendekiawan Muslim, Moeslim Abdurrahman melahirkan ide serta gagasan cemerlang yang terangkum dalam sebuah paradigma Islam transformatif. Ide serta gagasan tokoh tersebut dapat memberikan implikasi terhadap pengembangan Islam di masa yang penuh tantangan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan paradigma transformatif perspekrif Moeslim Abdurrahman yang meliputi hakikat , epistemologi dan tujuan Islam transformatif, serta mengungkap implikasi pemikiran moeslim Abdurrahman terhadap pengembangan pendidikan agama Islam. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif diarahkan pada eksplorasi kajian pustaka (Library research). Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini adalah analisis isi (content Analisis).

Hasil penelitian menunjukan bahwa haikat Islam transformatif menurut Moeslim Abdurrahman adalah adanya dialog antara kebutuhan konteks dengan teks suci agama. Epistemologi Islam transformatif ada dua, pertama membangun komunitas masyarakat bawah yang berorientasi pada ekonomi serta kekuatan kekuasaan yang terorganisir dari masyarakat sendiri. Metode kedua yaitu: melakukan reinterpretasi nilai-nilai normatif dalam memahami gagasan Tuhan, metode ini meliputi tiga tahapan: melihat dan memahami konstruk sosial; lalu realitas sosial ditemukan dengan tafsiran ayat-ayat al-Quran; selanjutnya hasil pertemuan realitas sosial dengan model ideal teks akan melahirkan aksi sejarah yang baru, yaitu transformasi sosial.Tujuan Islam transformatif Abdurrahman adalah membentuk gerakan kultural atau geraan kemanusiaan yang didasarkan pada nilai-nilai profetik yaitu humanisasi, liberasi dan trensendensi.

Implikasi pemikiran Moeslim Abdurrahman terhadap pengembangan pendidikan Islam terlihat dalam 4 aspek yaitu (1) hakikat pendidikan Islam ialah pendidikan yang mengarahkan kepada dialog antara tuntutan konteks terhadap teks suci; (2) metode pendidikan Islam meliputi dialog dan metode aksi; (3)tujuan pendidikan Islam meliputi tujuan humanisasi, liberasi dan tresendensi; (4) Lembaga pendidikan Islam adalah lembaga semua lapisan serta memiliki visi profetik.

ENGLISH:

Islamic education is now needed presence in people's lives because of the influence of globalization and modernization. Islamic education is able to translate the normative values into people's lives so that Islamic education is only perceived by the majority of the Muslim community as a transcendent education or education which only strengthens the spiritual without offending busy social problems. Therefore, many Muslim scholars who see these problems as a threat to the existence of Islamic values are sublime becomes faded and without trace into life. As a Muslim scholar to provide a new formulation in the face of a new era. Among many Muslim scholars, Moeslim Abdurrahman create ideas and brilliant ideas are summarized in an Islamic paradigm transformative. The idea and the idea of the figures may have implications for the development of Islam in these challenging times.

This study aims to reveal the transformative paradigm perspekrif Moeslim Abdurrahman covering the nature, epistemology and Islam transformative objectives, as well as the implications of the development of thought Moeslim Abdurrahman Islamic religious education. This study is a qualitative approach aimed at exploration literature review (Library Research). Methods of data collection in this study is the method of documentation. While the data analysis in this study is a content analysis (content analysis).

The results showed that the Islamic haikat transformative according Moeslim Abdurrahman is a dialogue between the needs of the context of the sacred text. Islamic epistemology transformative there are two, the first building of grassroots community- oriented economy and the strength of the organized power of the people themselves. The second method is: do reinterpretation of normative values in understanding the idea of God, this method includes three steps: see and understand the social construct; the interpretation of social reality was found with verses of the Koran; The next results of the meeting with the social reality of the ideal model of the text will give birth to a new historical action, namely the transformation of Islamic sosial.Tujuan transformative Abdurrahman is shaping cultural movement or geraan humanity based on the values of humanization prophetic ie, liberation and trensendensi.

Implications of thought Moeslim Abdurrahman against Islamic education development seen in four aspects, namely (1) the nature of Islamic education is education that leads to a dialogue between the demands of the context of the sacred text; (2) the method of Islamic education include dialogue and methods of action; (3) Islamic education goals include humanization goals, liberation and tresendensi; (4) Organization of Islamic education is an institution of all layers and has a prophetic vision.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Abidin, Munirul and Wahyuni, Esa Nur
Keywords: Paradigma; Islam Transformatif; Pendidikan Islam; Moeslim Abdurrahman; Paradigm; Transformative Islam; Islamic Education
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Zulaikha Zulaikha
Date Deposited: 28 Jun 2016 07:56
Last Modified: 08 Mar 2018 10:48
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3271

Actions (login required)

View Item View Item