Inayah, Mamluatul (2015) Konsep Ihsan dalam pemikiran Sachiko Murata dan Wiliam C Chittick. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
13771013.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (2MB) | Preview |
Abstract
INDONESIA:
Kehidupan di era globalisasi dan modernisasi membawa dampak tersendiri bagi bergesernya sebuah nilai budaya dan karakter bangsa. Kecanggihan teknologi dan informasi yang diterima tanpa filterisasi sudah mulai menjadikan manusia kehilangan makna kemanusiaannya. Sebuah pergeseran yang tragis dari tujuan utama hidup manusia. Lembaga pendidikan Islam khususnya, yang semestinya menjadi pioner bagi suksesi pendidikan karakter justru lebih didominasi oleh pembelajaran kognitifistik, mengajarkan pendidikan Islam bukan mendidik dan mengajarkan menjadi muslim. Lebih mengedepankan dimensi eksoteris daripada dimensi isoteris. Padahal lembaga pendidikan memiliki peran dan tanggung jawab yang besar dalam pembentukan karakter dan pribadi yang utuh. Kesatuan antara perbuatan dan pemahaman serta penumbuhan kualitas psikologis yang teraktualisasi dalam sebuah hubungan yang harmonis antara Allah, manusia dan alam semesta. Pendidikan karakter merupakan issu menarik yang semakin santer di bicarakan di dunia pendidikan. Utamanya seiring dicanangkannya K 13. Karakter menjadi mainstream dari tujuan pendidikan dan tolok ukur keberhasilan proses pembelajaran. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak yang harus disempurnakan dari konsepsi pendidikan karakter, sistematika, maupun landasan dasar yang menjadi kerangka acuannya. Sampai pada strategi yang harus diterapkan dalam implementasi pendidikan karakter.
Penelitian ini bertujuan menemukan pokok-pokok pikiran Sachiko Murata dan William C Chittick, Dengan fokus : (1) Dasar-dasar pendidikan karakter, (2) Pendidikan karakter dalam konsep ihsan (3) Strategi pendidikan karakter yang tertuang dalam karyanya The Vision of Vision of Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Jenis pendekatan kualitatif interpretatif, atau analisis wacana dengan model yang dikembangkan oleh Van Dijk. Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder dengan tehnik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Disertai pandangan al Qur’an dan Hadist serta pemikiran tokoh-tokoh Islam terutama yang menekuni bidang tasawuf dan filsafat serta tokoh pendidikan, psikologi dan neuropsikologi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Buku The Vision of Islam karya Sachiko Murata dan William C Chittick merupakan upaya mengurai makna ihsan berlandaskan al-Qur’an dan al Hadist dengan beberapa pendekatan utamanya pendekatan psikologis, tasawuf, filsafat dan sejarah. (2) konsep kerangka dasar pendidikan karakter (3) Konsep ihsan dalam pemikiran Sachiko Murata dan William C Chittick mengurai ihsan dalam 6 (enam) poin penting yaitu : Ibadah, melihat Allah, Ikhlas, Cinta, Taqwa, kemaslahatan serta wujud ihsan dalam kesejarahan.
Item Type: | Thesis (Masters) | |||||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Sahlan, Asmaun and Abidin, Munirul | |||||||||
Contributors: |
|
|||||||||
Keywords: | Ihsan; Pendidikan karakter; Sistimatika pendidikan karakter; Insan kamil | |||||||||
Departement: | Sekolah Pascasarjana > Program Studi magister Pendidikan Agama Islam | |||||||||
Depositing User: | Heni Kurnia Ningsih | |||||||||
Date Deposited: | 28 Jun 2016 10:01 | |||||||||
Last Modified: | 28 Jun 2016 10:43 | |||||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3255 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |