Peran Kantor Urusan Agama (KUA) dan tokoh masyarakat dalam mencegah pernikahan dini di Desa Taman Sari Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo

Billah, Ana (2014) Peran Kantor Urusan Agama (KUA) dan tokoh masyarakat dalam mencegah pernikahan dini di Desa Taman Sari Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
09210056 Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
09210056 Indonesia.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
09210056 English.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
09210056 Arabic.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
09210056 Bab 1.pdf

Download (409kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
09210056 Bab 2.pdf

Download (659kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
09210056 Bab 3.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
09210056 Bab 4.pdf

Download (562kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
09210056 Bab 5.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
09210056 Daftar Pustaka.pdf

Download (117kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
09210056 Lampiran.rar

Download (852kB)

Abstract

INDONESIA:

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh seseorang yang masih dibawah umur. Desa Taman Sari kecamatan Dringu kabupaten Probolinggo merupakan salah satu daerah yang masih ada masyarakat yang melakukan pernikahan dini, namun selepas tahun 2003 sampai 2010 pernikahan dini di desa Taman Sari mengalami penurunan. Sedangkan permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah Strategi Kantor Urusan Agama (KUA) dan Tokoh Masyarakat dalam mencegah pernikahan dini dan hasil dan hambatan dalam mencegah pernikahan dini. Dimana KUA dan Tokoh Masyarakat telah berhasil mengurangi pernikahan dini di Desa Taman Sari.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sesuai dengan pendekatan yang dipakai penelitian menggunakan metode observasi, wawancara dalam pengumpulan data. Analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara tepat sifat suatu individu, keadaan, gejala atau kelompok tertentu dalam masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa strategi KUA dan tokoh masyarakat dalam mencegah pernikahan dini. dari kepala KUA bentuk pencegahan yang dilakukan adalah tidak menikahkan dibawah umur kecuali ada dispensasi nikah pengadilan Agama. Memberikan saran agar tidak melakukan pernikahan dini dan memberikan dampak negative bagi yang akan melakukan pernikahan dini. Mengubah kebiasaan masyarakat dengan memberikan penyuluhan dan pemahaman mengenai usia ideal menikah bagi putra-putrinya serta memberikan penyuluhan ke lembaga-lembaga sekolah tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan menengah atas (SMA). Serta peran dari kepala desa maupun tokoh masyarakat untuk memberikan penyuluhan ke dusun-dusun juga ikut andil memberikan terutama bagi kepala RT maupun RW kepada masyarakat setempat akan dampak maupun bahaya pernikahan dini. Dalam administrasi persyaratannya sangat sulit ketika akan melaksanakan pernikahan dini. Adapun hasil dan hambatan KUA dan Tokoh Masyarakat dalam mencegah pernikahan dini yakni Setiap tahun jumlah pelaku pernikahan selalu berkurang,adapun animo remaja untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya semakin tinggi,dan juga perubahan pandangan orangtua terhadap pernikahan anaknya.Adapun hambatan yang ada yakni pada waktu penyuluhan tidak di dengarkan,dan selalu diremehkan,pada waktu penyuluhan ditinggal tidur dan tidak menghadiri acara penyuluhan, lebih mementingkan berkumpul dengan tetangga dari pada ikut penyuluhan,guyon pada waktu penyuluhan dimulai.

ENGLISH:

Early marriage is a marriage conducted by a person who is under age. Peoples in Taman Sari village subdistrict Dringu Probolinggo are one of the areas that are still doing early marriage, but after the year 2003 to 2010 this phenomenon is wane. The problems in this study are the strategy and the obstacle of the Religious Affairs Office (KUA) and the community leaders in preventing early marriage. In this case, KUA and the Community Leaders have been successful in reducing early marriage in the Taman Sari village.

This study is a qualitative approach, using observation and interview data collection as the research methods. Analysis of the data in this study is descriptive aims to describe exactly the nature of an individual, the state, or the symptoms of certain groups in society.

Based on the results of the study showed that the role of KUA and Community Leaders in preventing early marriage. The form of prevention made by KUA is not married under age unless there is a marriage dispensation from Reigious Court. Provide advice to refrain from early marriage and knowing the negative impact that will make early marriage. Changing people's habits with giving information and understanding about the ideal age to get married for their children and provide counseling agencies to junior high school (SMP) and senior high school (SMA). And increasing the role of the village chief and community leaders to provide education to the villages also contribute to giving especially for RT and RW heads to the local community about the impact and dangers of early marriage. Moreover, in the administrative requirements are very difficult when it will implement early marriage. The results and the obstacle of KUA and Community Leaders in preventing early marriages is the number of early marriage actors is always reduced, the young people interest are to continue their education to the next higher level, and also the views change of parents on his child marriage. The obstacle that exists at the time is while the extension is not in listening, and always underestimated, the extension of time left to sleep and did not attend counseling, more interested in hanging out with the neighbors of the participating counseling, counseling begins joke at a time.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Zuhriah, Erfaniah
Keywords: Peran KUA; Pernikahan Dini; Role of KUA; The Community Leaders and Preventing of Early Marriages
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012821 Nikah Dini
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 10 Jul 2015 01:50
Last Modified: 10 Jul 2015 01:50
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/322

Actions (login required)

View Item View Item