Responsive Banner

Pembinaan mental narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas II A Blitar: Studi Kasus

Sari, Angga Perdana Putra (2015) Pembinaan mental narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas II A Blitar: Studi Kasus. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
12770041.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (15MB)

Abstract

INDONESIA:

Pembinaan kepada narapidana bertujuan untuk memberikan seperangkat bekal hidup, baik bekal pengetahuan, keterampilan, maupun bekal mental spiritual untuk menambahkan kesadaran mereka, sehingga mampu menjadi warga masyarakat Indonesia yang baik dan berguna serta tidak terisolir dalam menjalani kehidupannya di tengah masyarakat. Fungsi pendidikan khusus yang dilaksanakan di Lapas, terletak pada fungsi yang diembannya, yaitu penyelenggaraan porses penyadaran dan readjustment bagi para napi (orang-orang yang pernah melakukan pelanggaran hokum, bukan orang biasa), agar mereka tidak melanggar ketetapan hukum dan norma-norma yang dianut masyarakat. Dalam proses pembinaantidak lepas peran pendidikan agama Islam yang ikut andil dalam prose pembinaan, yang didalam berkaitan materi agama yang menunjang terhadap operbaikan mental para narapidana atau warga binaan lapas.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peran pendidikan agama Islam dalam pembinaan mental narapidana di LP Anak Klas II A Blitar, dengan sub fokus mencakup: (1) materi pendidikan agama Islam dan (2) pembinaan mental narapidana, di LP Anak Klas II A Blitar.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, pengecekan keabsahan data temuan dilakukan dengan cara perpanjangan keikutsertaan peneliti; teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber, teori dan metode dan ketekunan pengamatan. Informan penelitian, yaitu Kepala LP Anak Klas II A Blitar bapak Drs Kusmanto Eko Putro. Bc.Ip,M.Si Kasie Binadik LP Anak Klas II A Blitar, Bapak Andik Ariawan, Amd.Ip. SH, Kasubsie Bimkeswat LP Anak Klas II A Blitar, Ibu Yuni Soepardi,S.Sos, KPLP LP Anak Klas II A Blitar Bapak Rimbun Sianturi, SH penyuluh agama dan beberapa narapidana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Berdasarkan paparan data dan diskusi hasil penelitian di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) Materi pendidikan agama Islam yang disampaikan kepada narapidana di LP Anak Klas II A Blitar adalah tentang keimanan (ketauhidan), dan akhlak; (2) Pembinaan mental narapidana yang dilakukan di LP Anak Klas II A Blitar adalah melalui empat tahab pembinaan ( tahap Admisi, tahab Pembinaan, tahap simulasi dan tahab akhir/trigulasi). Dan Metode dilakukan dengan penggabungan top down approach dengan bottom up approach Pembinaan top Down Approach adalah bentuk pembinaan dengan melakukan pembinaan dari atas ke bawah. Pembinaan Bottom up Approach merupakan pendekatan dari bawah ke atas. Dalam pendekatan ini narapidana diperbolehkan untuk memilih atau menentukan wujud pembinaan yang diinginkan dan sesuai dengan bakatnya. Selain itu juga, pihak lapas menerapkan metode pembinaan dengan mempergunakan metode gabungan ini diterapkan dengan menyesuaikan kemampuan dan kepribadian narapidana yaitu penggabungan pembinaan individu dan kelompok.

Program dan Wujud Pembinaan Lapas Anak Klas II A Blitar meliputi Pembinaan Kepribadian, meliputi :Pembelajaran baca tulis Al-Qura’an, Sekolah Formal ( Paket A,B dan C), Pengajian Perayaan hari besar Islam dengan pementasan seni rohani dan penceramah dari luar secara bergantian, Sholat Jum’at, sholat Dhuhur berjamaa’ah, Upacara bendera hari Kesadaran berbangsa dan bernegara, latihan musik band dan qosidah, olah raga. Sedangakan Pembinaan Kemandirian meliputi: Pembuatan gerabah uintuk memenuhi pesanan dari luar Lapas dan juga dipamerkan di dalam Lapas, pembuatan keset, pembuat asbak rokok, pertanian dengan menanam sayur di dalam Lembaga Pemasyarakatan untuk dipasarkan, pembibitan tanaman.

ENGLISH:

Mental coaching inmates, correctional Institution Inmates coaching aims to provide a set of life provisions, either stock of knowledge, skills, or spiritual mental provisions to increase their awareness, so be able to become good and useful Indonesia citizens and not isolated to live a life in the community. A special education functions which are conducted in prison, located in the function which is executed, namely organizing awareness and readjustment process for inmates (children who had violated the law, not ordinary people), so that they do not violate the determination of the laws and norms adopted by society and not redo anything that is against the law.

This study aims to reveal the mental coaching in correctional institution of graders II A Blitar, with sub focus includes: 1) mental coaching inmates, 2) coaching method, and 3) the impact or outcome of coaching at correctional institution of graders II A Blitar.

This study uses descriptive qualitative approach with case study design. The data collection was done by using in-depth interviews, participant observation and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and conclusion, checking the validity of the data which is done by the extension of participation researchers; triangulation techniques use a variety of sources, theories and methods, and the persistence of observation. Research informant, namely the head of correctional institution of graders II A Blitar Drs Kusmanto Eko Putro Bc. Ip, M.Si Binadik head of correctional institution of graders II A Blitar, Mr. Andik Ariawan, Amd. Ip. SH, Bimkeswat of secreatry of correctional institution graders II A Blitar, Mrs. Yuni Soepardi, S. Sos, KPLP of correctional institution graders II A Blitar, Mr. Rimbun Sianturi, SH religious educator, several prison employees and some of the inmates.

The results showed that: based on exposure data and discussion of the results above, it can be concluded that: 1) the mental coaching inmates performed in correctional institution of graders II A Blitar is through four stages of coaching, namely admission, coaching, simulation and end or triangulation stage. 2) the method used by the methods incorporation of top down approach and bottom up approach. Top-down approach coaching is a form of coaching by coaching from top to bottom. Bottom-up approach coaching is a form of coaching by coaching from bottom to top. Coaching method using a combined method is applied to adjust ability and personality of inmates namely incorporation of individual and group coaching.

Program and coaching form of prison graders II A Blitar include personality development, include: learning to read and write the Qur’an, the formal school (package A, B, and C), recitation of Islamic festivities with spiritual art staging and a speaker from the outside alternately, Friday prayers, praying midday prayer together, the flag ceremony of national and state awareness, band music and qosidah training, sports. While independence development inculdes: pottery making, mat-making, cigarette ashtray making, agriculture, plant, and workshop. 3) the impact after coaching at correctional institution of graders II A Blitar includes three aspects. Cognitive, affective, and psychomotor aspects as for obstacles in the process of coaching is the lack of awareness of the learner, the detention period is too short, less coaches and for the support of coaching is the availability of the mosque, hall, library, cool environment, patience of coaches.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Padil, Moh
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDPadil, MohUNSPECIFIED
Keywords: Peran Pendidikan Agama Islam: materi; Pembinaan Mental Narapidana
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 27 Jun 2016 12:12
Last Modified: 28 Jun 2016 10:45
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3212

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item