Analisis fisis komposit biofilter berbahan serbuk daun zaitun (Olea europaea) dengan variasi pengeringan untuk menangkap radikal bebas asap rokok

Farihatin, Essy (2014) Analisis fisis komposit biofilter berbahan serbuk daun zaitun (Olea europaea) dengan variasi pengeringan untuk menangkap radikal bebas asap rokok. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
10640069.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Rokok selalu dianggap sebagai penyebab penyakit berbahaya seperti kanker, padahal yang berbahaya adalah radikal bebasnya. Radikal bebas menyebabkan kerusakan pada sel-sel dalam tubuh, sehingga diperlukan antioksidan untuk menangkalnya. Pada penelitian ini, serbuk daun zaitun akan digunakan sebagai bahan komposit biofilter untuk menangkap radikal bebas pada asap rokok. Pembuatan biofilter menggunakan campuran PEG atau putih telur sebagai matriks serta serbuk daun zaitun sebagai filler dengan variasi massa 0.4 gr, 0.5 gr, 0.6 gr, dan 0.7 gr. Pengujian biofilter dilakukan dengan uji ESR untuk mendapatkan nilai faktor g Lande yang kemudian dibandingkan dengan nilai faktor g Lande pada literature untuk mengetahui jenis radikal bebas yang berhasil diserap oleh biofilter. Pengujian dilanjutkan dengan uji SEM, uji kerapatan dan uji porositas untuk mengetahui karakteristik fisis biofilter.

Hasil penelitian menunjukkan biofilter berbahan serbuk daun zaitun mampu menyerap beberapa jenis dugaan radikal bebas asap rokok. Variasi pengeringan daun zaitun berpengaruh terhadap penyerapan radikal bebas asap rokok, pengeringan dengan panas matahari lebih banyak menyerap dugaan radikal bebas dibandingkan pengeringan oven suhu 40°C dan 50°C. Penggunaan PEG atau putih telur sebagai matriks juga berpengaruh, biofilter yang menggunakan PEG mampu menyerap lebih banyak dugaan radikal bebas dibanding biofilter yang menggunakan putih telur.

Biofilter serbuk daun zaitun yang dikeringkan panas matahari dan dicampur PEG pada variasi massa 0.5 gr lebih mampu menyerap dugaan radikal bebas dibandingkan dengan variasi pengeringan lainnya (untuk biofilter yang menggunakan PEG sebagai matriks). Hasil uji SEM menunjukkan rata-rata ukuran pori-pori sebesar 4.085 µm. Sedangkan biofilter serbuk daun zaitun yang dikeringkan oven suhu 50°C dan dicampur putih telur pada variasi massa 0.6 gr lebih mampu menyerap dugaan radikal bebas dibandingkan dengan variasi pengeringan lainnya (untuk biofilter yang menggunakan putih telur sebagai matriks). Hasil uji SEM menunjukkan rata-rata ukuran pori-pori sebesar 6.752 µm.

ENGLISH:

Cigarette has always been considered as a cause of dangerous diseases such as cancer, when in fact that the dangerous of cigarettes are the free radicals. These Free radicals caused damage to cells in the body, so it needed the antioxidants to counteract the free radicals.Biofilter making used a mixture of PEG or egg white as a matrix and olive leaf powder as a filler with a variation of mass 0.4 g, 0.5 g, 0.6 g and 0.7 g. Biofilter testing was done by ESR test to get the value of the g Lande factor, then compared with the value of the g Lande factor of the literature to determine the types of free radicals that successfully absorbed by the biofilter. Testing continued with SEM test, density test and porosity test to determine their physical characteristics.

The results showed a biofilter made of olive leaf powder can absorb some kind of smoke-free radical conjecture. Drying variations of olive leaf affected on the absorption of smoke-free radicals, which drying in the sun was to absorb more free radicals than the alleged drying oven at 40°C and 50°C. The use of PEG or egg white as well as the matrix gave effect, where the biofilter using PEG was able to absorb more free radicals than the alleged biofilter using an egg white.

Biofilter with olive leaf powder that used sun dried and mixed of PEG at 0.5 g mass variations were better able to absorb free radicals than the alleged other drying variation (for biofilter using PEG as matrix). SEM test results showed an average pore size of 4.085 µm. While the biofilter with olive leaf powder was dried in an oven at 50°C and mixed with egg white at 0.6 g mass variations were better able to absorb free radicals than the alleged other drying variation (for biofilter that uses egg white as a matrix). SEM test results showed an average pore size of 6.752 µm.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mulyono, Agus and Irjan, Irjan
Keywords: Komposit; Biofilter; Daun Zaitun; PEG; Putih Telur; ESR; SEM; Composite; A Bio Filter; Olive Leaf; Egg White
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 30 Jun 2016 06:10
Last Modified: 30 Jun 2016 06:10
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3197

Actions (login required)

View Item View Item