Responsive Banner

Isolasi senyawa alkaloid dari alga merah (eucheuma cottonii) menggunakan kromatografi lapis tipis serta analisa dengan spektrofotometer UV-Vis dan FTIR

Mufadal, Mufadal (2015) Isolasi senyawa alkaloid dari alga merah (eucheuma cottonii) menggunakan kromatografi lapis tipis serta analisa dengan spektrofotometer UV-Vis dan FTIR. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
10630051.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Alga merah (Eucheuma cottonii) merupakan alga multiseluler yang diduga mengandung senyawa-senyawa metabolit sekunder berupa alkaloid. Isolasi senyawa golongan alkaloid dilakukan terhadap ekstrak etanol alga merah (Eucheuma cottonii) yang bertujuan untuk mengetahui eluen terbaik dalam memisahkan alkaloid, sifat toksik dan golongan senyawa alkaloid.

Ekstraksi senyawa aktif (Eucheuma cottonii) menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 95 %. Ekstrak yang diperoleh dipisahkan senyawa alkaloid dengan ekstraksi asam basa. Sifat toksik dari ekstrak alkaloid diperoleh dari data persen mortalitas metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Pemisahan senyawa alkaloid dengan KLTA dan KLTP serta analisa dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vis dan
FTIR.

Hasil pemisahan dengan kromatografi lapis tipis diketahui bahwa eluen terbaik pemisahan senyawa alkaloid dari ekstrak alga merah (Eucheuma cottonii) adalah eluen etil asetat : metanol : air (6:4:2). Hasil uji toksisitas ekstrak alkaloid memiliki sifat toksik terhadap larva udang A. salina L dengan nilai persen mortalitas sebesar 30 % dan 60 % untuk konsentrasi 10 ppm dan 100 ppm. Hasil analisa dengan spektrofotometer UV-Vis da FTIR senyawa alkaloid dalam alga merah (Eucheuma cottonii) merupakan alkaloid indol dengan panjang gelombang 284 nm, 290 nm, 337 nm yang mempunyai gugus fungsi OH, N-H, C=C, C-O, dan C-H Aromatis

ENGLISH:

Red algae (Euchema cottonii) a multicellular algae, is suspected to be containing the secondary metabolism compounds, alkaloid. The study aim to know the best eluent in separating of alkaloid, toxicity and the group of alkaloid compound.

Extraction of the (Euchema cottonii) active compound was conducted through of alkaloid maceration method using ethanol solution 95%. Followed by acid base extraction. The toxicity of the extract obtained was determined using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) methods. The separation and the analysis was carried out by TLC, UV-VIS, and FTIR.

The research showed that the best eluent for TLC separation alkaloid from algae was ethyl acetate : methanol : water (6:4:2). The extract toxicity assain is A.salina L was 30 % (10 ppm) and 60 % (100 ppm). Analysis using UV-VIS spectrophotometer and FTIR showed that alkaloid compound has an indole alkaloid. The λ max was 284 nm, 290 nm, and 337 nm. Whereas the functional groups are OH, N-H, C=C, C-O and C-H aromatic.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Amalia, Suci and Adi, Tri Kustono
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAmalia, SuciUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDAdi, Tri KustonoUNSPECIFIED
Keywords: Alga merah (Eucheuma cottoni); Alkaloid; KLT; UV-VIS; FTIR; Red algae (Eucheuma cottonii); Thin Layer Chromatography
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Kimia
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 27 Jun 2016 11:55
Last Modified: 27 Jun 2016 11:55
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3161

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item