Responsive Banner

Penerapan asas itikad baik perjanjian jual beli sepeda motor diSummmit Oto Finance

Camelia, Rika Ilfi (2021) Penerapan asas itikad baik perjanjian jual beli sepeda motor diSummmit Oto Finance. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
16220175.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kasus yang melonjak pada perusahaan pembiayaan sepeda bermotor, salah satunya adalah pada perusahaan Summit Oto Finance. Banyaknya kasus ini disebabkan karena tidak adanya itikad baik pada diri debitur untuk melaksanakan kewajibanya. Oleh karena itu dalam sebuah perjanjian harus diterapkan asas itikad baik. Sesuai dengan KUH Perdata Pasal 1338 ayat (3) yang dijelaskan bahwa “Suatu perjanjian harus dilaksanakan dengan itikad baik”. Penerapanqasas iktikad baik harusqdiperhatikan terutama saatqmelakukan perjanjian praqkontrak, karena iktikadqbaik baru diakui pada saat perjanjianqsudah memenuhi syaratqsahnya perjanjian. Itikad baik yang dimaksud adalah kepercayaan, keyakinan, amaksud, dan kemauan (yang baik).

Rumusan masalah yang diambil dari latar belakang yaitu apa saja hambatan-hambatan penerapan asas itikad baik dalam prjanjian jual beli sepeda motor di Summit Oto Finance dan bagaimana upaya hukum terhadap hambatan tersebut.

Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis dan pendekatan statute approach. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan metode wawancara dan dokumentasi kepada pegawai dan staff dari Summit Oto Finance yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif.

Hasil penelitianya adalah bahwa hambatan-hambatan yang sering terjadi dalam pelaksaan asas itikad baik dalam Summit Oto Finance disebabkan karena beberapa faktor diantaranya: a) Karena adanya niat buruk dalam diri debitur untuk tidak membayar angsuranya dan memenuhi kewajibanya yang berakhir dengan kredit macet; b) Debitur mengalami masalah ekonomi dimana debitur tidak bisa mengelolah usahanya sehingga mengalami pailit atau usaha bangkrut; c) Sepeda motor masuk jaringan mavia; d) debitur menjual unit sepeda kepada pihak ketiga. Dan upaya yang diambil Summit Oto Finance adalah: a) Dengan memberikan peringkatan 1 dengan cara menghubungi via telefon; b) Pemberian somasi kepada debitur; c) penarikan unit sepeda motor.

ENGLISH:

This research is motivated by the increasing number of cases in motorbike financing companies, one of them is the Summit Oto Finance company. The number of cases is due to the lack of good faith in the debtor to carry out their obligations. Therefore, an agreement must apply the principle of good faith. The application of good faith principles must be considered, especially when conducting a pre-contract agreement, because good faith is only recognized when the agreement has met the terms of the agreement. What is meant by good faith is trust, belief, intention, and will (good).

The formulation of the problem is taken from the background, namely what are the obstacles to the application of the principle of good faith in the motorcycle sale and purchase agreement at the Summit Oto Finance and what are the legal remedies against these obstacles.

The type of research used is juridical empirical with a sociological juridical approach and a statute approach. The data collection was carried out by means of interviews and documentation to employees and staff of the Summit Oto Finance which were then analyzed descriptively qualitatively.

The results of this research are revealed that the obstacles often occur in the implementation of the principle of good faith in the Summit Oto Finance are due to several factors, including bad intentions within the debtor not to pay installments and fulfill their obligations which end in bad credit, the debtor experiences economic problems where the debtor unable to manage the business so that it goes bankrupt or the business goes bankrupt. And the efforts taken by Summit Oto Finance were by giving a 1st rating by contacting via telephone to issuing a summons and finally by withdrawing a motorbike unit.

ARABIC:

من خلفية البحث هذا البحث هي كثرة القضية في شركة تمويل الدرجة النارية، أحدها Summit Oto Finance. من أسباب كثرة القضية هي عدم حسن الاعتقاد عند المدين لأداء واجبه. لذلك لابد لتطبيق مبدأ حسن الاعتقاد في الاتفاق. يجب على اهتمام بتطبيق حسن الاعتقاد خاصة عندما أداء العقد لأن حسن الاعتقاد سيصح بعد أن يستوفي العقد شرط الصحيح للعقد. المقصود من حسن الاعتقاد هو الثقة، الاعتقاد، الغاية، الإرادة (حسنة).

أما أسئلة البحث مأخوذة من خلفية البحث هي، ما المقاومة في تطبيق مبدأ حسن الاعتقاد في عقد بيع الدرجة النارية وشرائه في Summit Oto Finance. وكيف الجهد القنوني لتحليل تلك المقاومة.

يستخدم نوع البحث تجريبي قانوني بالمنهج قانوني اجتماعي والنظام الأساسي. وطريقة جمع البيانات تعملها الباحثة هي المقابلة والتوثيق من الموظفين منSummit Oto Finance ثم يحلل بالوصفي الكيفي.

ونتائج البحث هي من العوامل تسبب إلى حدوث المقاومة غالبا في أداء حسن الاعتقاد في Summit Oto Finance هيسوء النية عند المدين لكي لا يدفع أقساطه ولا يستوفي واجبه الذي يودي إلى سوء التسليف. يواجه المدين المشكلة الاقتصادية حيث لا يستطيع لإدارة أعماله فيواجه إفلاسه أو إفلاس الشركة. أما جهد يأخذه Summit Oto Finance هي إعطاء التدجير الأـول باتصال بالهاتف حتى إعطاء ارسالة الاستدعاء و أخيرا بانسحاب الدراجة النارية.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Arifah, Risma Nur
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDArifah, Risma NurUNSPECIFIED
Keywords: perjanjian; asas itikad baik; agreement; good faith principle
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Rika Ilfi Camelia
Date Deposited: 01 Oct 2021 21:42
Last Modified: 01 Oct 2021 21:42
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/30973

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item