Analisis pengaruh pelantikan kabinet kerja Presiden Joko Widodo pada 27 Oktober 2014 terhadap reaksi pasar saham: Studi kasus pada saham yang terdaftar LQ45 di BEI

Fiton, Moch Khusnul (2015) Analisis pengaruh pelantikan kabinet kerja Presiden Joko Widodo pada 27 Oktober 2014 terhadap reaksi pasar saham: Studi kasus pada saham yang terdaftar LQ45 di BEI. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11520063.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Sebagai suatu instrumen ekonomi, pasar modal bisa dipengaruhi oleh berbagai hal di sekililingnya, informasi peristiwa politik adalah salah satunya. Sehingga peristiwa pelantikan pada masa presiden Joko Widodo menarik untuk diteliti karena terkenal punya citra baik.

Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan rata-rata abnormal return dan rata-rata TVA saham LQ45 sebelum dan sesudah pelantikan. Penelitian ini menggunakan event study, pengamatan terhadap rata-rata abnormal return dan rata- rata TVA selama 11 hari sebelum dan setelah peristiwa. Sampel adalah saham-saham yang masuk dalam daftar LQ45 yang konsisten dua periode

Hasil analisis terhadap abnormal return menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan dari pelantikan Kabinet Kerja terhadap abnormal return. Sedangkan pengujian terhadap TVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari pelantikan Kabinet Kerja terhadap TVA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelantikan Kabinet Kerja tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap abnormal return, namun terdapat pengaruh terhadap TVA walaupun hanya terdapat sigifikan yang kecil. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar (investor) telah mengantisipasi peristiwa tersebut dengan berhati-hati dalam melakukan keputusan (wait and see) sebelum jual atau beli saham.

ENGLISH:

As an economic instrument, financial market can be influenced by some things around it, political event information is one of them. Thus, inauguration event in Joko Widodo period is interesting to be searched because of having good image.

The purpose of this research is to analyse the diversity of abnormal return average and TVA average of stock LQ45 before and after the inauguration. This study uses event study, observing the abnormal return average and TVA average during 11 days before and after the event. The sample is stocks which enter into LQ45 list in two consistent period.

The result of analysis indicates an absence of significant effect of inaugurating governmental cabinet through abnormal return. While TVA test indicates the existence of significant effect of the inauguration through TVA. The conclusion of this study is that the governmental cabinet does not have a significant effect through abnormal return, but there is an effect through TVA eventhough in small number. It indicates that the investors have anticipated those affair by being careful in giving a decision (wait and see) before selling or buying a stock.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Oktaviana, Ulfi Kartika
Keywords: Reaksi Pasar; Harga Saham; Trading Volume Activity; LQ45; Market Reaction; Stock Price; Abnormal Return Activity
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Akuntansi
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 27 Jun 2016 03:44
Last Modified: 27 Jun 2016 03:44
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3055

Actions (login required)

View Item View Item