Responsive Banner

Situational archetype analysis on Demian Karras in William Peter Blatty’s the exorcist

Laksono, Imam Setyojati Sedyo (2015) Situational archetype analysis on Demian Karras in William Peter Blatty’s the exorcist. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
11320034.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB)

Abstract

ENGLISH:

This research explores the situational archetype in a novel entitled The Exorcist by William Peter Blatty. The reason to analyze The Exorcist is mainly due to the researcher’s interest in horror stories and it is the phenomenal horror novel becoming the most horror novel based on The New York Times during 57 weeks or more than a year. This legendary novel has been published time after time with some revisions in its 40th birthday edition. This research is conducted to answer the following questions; (1) what are the Situational Archetypes presented by Demian Karras in The Exorcist novel? And (2) how do the Situational Archetypes build Demian Karras in The Exorcist novel?

The situational archetype is the images suggest and what the characters pursue. In one sense, the situation forms the basis for plot in the literature of the mythic story. It is a given experience that a hero or character must endure to move from one place in life to the next. Situational archetypes include the following: The quest, task, initiation, journey, fall, death and rebirth, good vs. evil, uncured wound, and ritual (Jung, 1942).

The process on how the main character becomes a hero represented with part of situational archetypes in the story. The Quest is a puzzle in the hero searching process. Karras has the task which he must perform his ability to achieve the goal. The journey forces him to take long distances in purpose to get evidences. Moreover, the initiation is a process towards maturity and awareness process in a problem. The battle between good and evil is a struggle for power that almost always occurs in the ancient story. The unhealed wound is an affliction suffered by a hero. Then, the ritual where it is a process becoming a hero helps people in the story. Situational archetypes build the main character by appearing the condition and situation at the main character faced in the story. The main character did the long journey before he appears to become the hero. He needs to collect the data and evidences to make the bishops in the church believe that the possession is real. Then, in the end of story, the main character also just does the exorcism himself because his partner was death. Finally, he can save the little girl by sacrificing himself to move the devil from possessed body.

INDONESIA:

Penelitian ini mempelajari arketipe situasi pada sebuah novel berjudul The Exorxist karya William Peter Blatty. Alasan untuk menganalisis novel The Exocist adalah karena peneliti sangat menyukai cerita mister dan horror disampin itu pula The Exorcist merupakan novel horror yang sangat fenomenal dan didaulat sebagai novel terseram versi New York Times selama 57 minggu atau hamper setahun. Novel legendaris ini telah diterbitkan berkali-kali dalam berbagai revisi di ulang tahun edisinya yang ke-40. Penelitian ini ditujukan untuk menjawab pertanyaan berikut: (1) Arketipe situasi apa sajakah yang muncul pada Demian Karras dalam novel The Exorcist? Dan (2) Bagaimana arketipe situasi membangun karakter Demian Karras dalam novel The Exorcist?

Arketipe situasi adalah memberikan sebuah gambaran kesan dan apa yang karakter ikuti. Pada satu sisi, sebuah bentuk situasi dasar adalah sebuah inti cerita dalam kesustraan pada cerita mistis. Hal tersebut memberikan pengalaman yang mana seorang pahlawan harus memikul beban untuk berpindah dari satu tempat ke tempat selanjutnya. Arketipe situasi terdiri dari: pencarian (quest), tugas (task), permulaan (initiation), perjalanan (journey), jatuh (fall), kematian dan kelahiran (death and rebirth), baik dan jahat (good vs. evil), luka yang membekas (uncured wound), dan ritual (ritual) (Jung, 1942).

Proses bagaimamana seorang karakter utama menjadi sebuah pahlawan digambarkan dengan arketipe situasi dalam cerita. Pencarian (quest) adalah kumpulan pecahan-pecahan seorang pahlawan dalam sebuah pencarian. Karras memiliki tugas atau kewajiban (task) yang mana dia harus berusaha sekuat tenaganya untuk meraih tujuannya. Perjalanan (journey), memaksnya untuk melakukan perjalanan panjang dalam tujuannya untuk mendapatkan bukti-bukti. Disamping itu pula, permulaan (initiation) adalah proses melangkah dalam kematangan dan proses kesadaraan untuk menghadapi sebuah masalah. Pertarungan antara baik dan jahat adalah sebuah usaha yang besar dan hapir selalu muncul dalam cerita-cerita nenek moyang. Luka yang membekas (unhealed wound) adalah sebuah penderitaan yang diaalami oleh pahlawan. Lalu, ritual adalah sebuah proses dimana sang pahlawan meyelamatkan orang-orang dalam cerita. Arketipe situasi membangun karakter dengan menampilkan sebuah kondisi dan situasi yang dihadapi karakter dalam cerita. Karakter utama telah melakukan perjalanan panjang sebelum tampil menjadi seorang pahlawan. Dia perlu mengumpulkan bukti-bukti untuk diserahkan kepada pihak gereja agar mereka percaya dan bahwa keserupan itu benar-benar terjadi. Pada akhir cerita sang karakter utama melakukan pengusiran setan seorang diri karena rekannya telah meninggal di saat ritual sedang berlangsung. Pada akhirnya, dia bisa menyelamatkan si gadis kecil yang kesurupan dengan mengorbankan dirinya diamana tubuhnya dijadikan sebagai wadah sang setan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Afifuddin, Muzakki
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAfifuddin, MuzakkiUNSPECIFIED
Keywords: Arketip Situasi; Pembasmian Setan; Situational Archetype; The Exorcist
Departement: Fakultas Humaniora > Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 27 Jun 2016 10:45
Last Modified: 27 Jun 2016 10:45
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3051

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item