Responsive Banner

Study of conversation repair between Donald J Trump and Joe Biden in presidential debate

Sakdiyah, Halimatus (2021) Study of conversation repair between Donald J Trump and Joe Biden in presidential debate. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
17320052.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (899kB) | Preview

Abstract

ENGLISH:

Conversation repair is a conversation phenomenon that refers to the speaker or the interlocutor to handle problems that appear in the conversation. In some cases of conversation analysis, conversation repair also replaces the first sentence with a new sentence in order to revise the error in the previous utterance for the speaker to continue the conversation. In everyday life, conversation repair is very commonly used either intentionally or unintentionally. In this study, researchers focused on conversation repair found in the presidential debate between Donald J Trump and Joe Biden. The researcher explained the types and strategies of conversation repair in the presidential debate. To analyze the data, researchers used the theory of Schegloff et al. (1977) and Zhang (1998).

The researcher used a descriptive qualitative approach in analyzing data which contained repair words and sentences from Donald J Trump and Joe Biden as speakers in the presidential debate. Meanwhile, the data in this study were taken from the transcript of the first presidential debate which was downloaded from the Wall Street Journal channel. Furthermore, the data that has been obtained by the researcher are categorized, analyzed and concluded based on the theory chosen by the researcher. The results of this study found that there were 54 conversation repair data used by Donald J Trump and Joe Biden in the first presidential debate. Of the 54 data found by the researcher, there were 3 types of repair and 4 strategies of repair used by the speakers.

From this study, the researcher concluded that Joe Biden was a speaker who made a lot of repair in conversation either intentionally or unintentionally. The type of conversation repair that is most widely used in the presidential debate is self-initiated self-repair. The researcher suggests the future researchers to analyze conversation repair because it may contain many interesting topics that can be studied in more depth with the objects that carry out the conversation in a more casual situation. Further researchers can also analyze with the same theory, namely the theory of Schegloff, Sacks, and Jefferson (1977) or Zhang (1998) but in different research objects. The possibility is the next researcher could find more conversation repair with some new findings to enrich the data that the next researchers processed.

INDONESIA:

Perbaikan percakapan adalah fenomena ucap yang mengacu pada perbaikan yang dilakukan oleh pembicara ataupun lawan bicara dalam sebuah masalah ataupun kesulitan saat melakukan percakapan. Dalam beberapa kasus analisis percakapan, perbaikan percakapan juga mengganti kalimat yang pertamakali dituturkan dengan kalimat baru dengan tujuan untuk merevisi ucapan sebelumnya agar menjadi kalimat yang lebih cocok untuk pembicara gunakan dalam percakapan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, perbaikan percakapan sangat umum digunakan baik secara sengaja ataupun tidak sengaja. Dalam studi ini, peneliti fokus pada perbaikan percakapan yang ditemukan dalam percakapan debat presiden antara Donald J Trump dan Joe Biden. Peneliti akan mencoba untuk menjelaskan jenis dan pola perbaikan percakapan yang terkandung dalam perbaikan percakapan pada debat presiden. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Schegloff et al. (1977) dan Zhang (1998).

Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam menganalisis data yang mengandung kata dan kalimat yang mengandung perbaikan dari Donald J Trump dan Joe Biden sebagai pembicara dalam debat presiden. Sementara itu, data dalam penelitian ini diambil dari transkrip debat presiden yang pertama yang diunduh dalam channel Wall Street Journal. Selanjutnya, data yang sudah diperoleh oleh peneliti dikategorikan, dianalisis dan disimpulkan berdasarkan teori yang dipilih oleh peneliti. Hasil penelitian ini menemukan bahwa ada 54 data perbaikan percakapan yang digunakan oleh Donald J Trump dan Joe Biden dalam debat presiden yang pertama. Dari 54 data yang ditemukan oleh peneliti tersebut terdapat 3 tipe perbaikan percakapan dan 4 pola perbaikan percakapan yang digunakan oleh para pembicara.

Dari penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa Joe Biden merupakan pembicara yang banyak melontarkan perbaikan percakapan baik sengaja ataupun tidak sengaja. Jenis perbaikan percakapan yang paling banyak digunakan oleh para pembicara adalah perbaikan percakapan yang diprakarsai oleh diri sendiri dan diperbaiki oleh diri sendiri. Peneliti menyarankan para peneliti selanjutnya untuk menganalisis perbaikan percakapan karena mungkin mengandung banyak topik menarik yang dapat dikaji secara lebih mendalam lagi dengan objek yang melakukan percakapan dalam situasi lebih santai. Para peneliti selanjutnya juga dapat menganalisis dengan teori yang sama, yaitu teori Schegloff, Sacks, dan Jefferson (1977) ataupun Zhang (1998) tetapi dalam objek penelitian yang berbeda. Kemungkinannya adalah peneliti selanjutnya dapat menemukan lebih banyak perbaikan percakapan dengan beberapa penemuan baru untuk memperkaya data yang para peneliti selanjutnya olah.

ARABIC:

تحسين المحادثة هو ظاهرة الكلام التي تشير إلى التحسينات التي أدخلها المتحدث أو المحاور في مشكلة أو صعوبة أثناء المحادثة. في بعض حالات تحليل المحادثة ، يستبدل تحسين المحادثة أيضًا الجملة الأولى بجملة جديدة من أجل مراجعة الخطاب السابق بحيث يصبح جملة أكثر ملاءمة للمتحدث لاستخدامها في المحادثة. في الحياة اليومية ، يشيع استخدام تحسين المحادثة إما عن قصد أو عن غير قصد. في هذه الدراسة ، ركز الباحثون على تحسين المحادثات الموجودة في محادثات المناظرة الرئاسية بين دونالد جيه ترامب وجو بايدن. لتحليل البيانات ، استخدم الباحثون نظرية تيشغلوف و اخرون.(1977) وتشانغ (1998).

ستخدم الباحثون نهجًا وصفيًا نوعيًا في تحليل البيانات التي تحتوي على كلمات وجمل تحتوي على تحسينات من دونالد جيه ترامب وجو بايدن كمتحدثين في المناظرة الرئاسية. وفي الوقت نفسه ، تم أخذ البيانات الواردة في هذه الدراسة من نص المناظرة الرئاسية التي تم تنزيلها لأول مرة على قناة وول ستريت جورنال. علاوة على ذلك ، يتم تصنيف البيانات التي حصل عليها الباحث وتحليلها واستنتاجها بناءً على النظرية التي اختارها الباحث. وجدت نتائج هذه الدراسة أن هناك 54 من بيانات تحسين المحادثة التي استخدمها دونالد جي ترامب وجو بايدن في المناظرة الرئاسية الأولى. من بين 54 بيانات وجدها الباحث ، كان هناك 3 أنواع من تحسين المحادثة و 4 أنماط لتحسين المحادثة يستخدمها المتحدثون.

من هذه الدراسة، خلصت الباحث إلى أن جو بايد كان متكلما عدواني عديدة عن محادثة إما متعمد أو غير مدقق. ويتم استخدام نوع من تحسينات المحادثة على نطاق واسع من قبل المتكلمين هو إصلاح المحادثة التي بدأتها بنفسك وتحسينها بنفسك. واقترح الباحثون باحثون آخرون لتحليل تحسين المحادثات لأنه قد يحتوي على العديد من الموضوعات المثيرة للاهتمام التي يمكن مراجعتها بمزيد من التفصيل مع الكائن الذي لديه محادثات في حالة أكثر استرخاء. يمكن للباحثين أيضا تحليل نفس النظرية، نظرية تيشغلوف، الأكياس، وجيفرسون (1977) أو تشانغ (1998) ولكن في أشياء مختلفة من البحوث. فرص يمكن للباحثين أن تجد المزيد من المحادثات مع بعض الاكتشافات الجديدة لإثراء البيانات التي الباحثون ثم.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fitriyah, Ulil
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDFitriyah, UlilUNSPECIFIED
Keywords: Conversation Analysis, Presidential Debate, Wall Sreet Journal.Analisis Percakapan, Perbaikan Percakapan, Debat Presiden, Wall Sreet Journal. تحليل المحادثة ، تحسين المحادثة ، المناظرة الرئاسية ، وول ستريت جورنال.
Departement: Fakultas Humaniora > Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Halimatus Sakdiyah
Date Deposited: 02 Sep 2021 14:17
Last Modified: 02 Sep 2021 14:17
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/30502

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item