Hesitations in proposal seminar of English Letters and Language Department, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Fitriah, Lailatul (2015) Hesitations in proposal seminar of English Letters and Language Department, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11320056.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Di dalam kegiatan berkomunikasi, pembicara tidak hanya sekedar menyampaikan suatu ucapan dengan makna tertentu, akan tetapi adakalanya mereka juga akan memproduksi ucapan–ucapan yang bahkan tidak memiliki arti secara linguistic atau un–leksikal pada saat berbicara. Selain itu, pada saat berbicara pembicara seringkali secara tiba–tiba merubah pemikiran mereka terhadap hal–hal tertentu yang awalnya berniat untuk disampaikan, hal inilah yang kemudian menghasilkan ketidak lancaran dalam berbicara, dan pada akhirnya mereka akan melakukan senyapan atau jeda pada saat berbicara. Hesitation merupakan bentuk lain dari senyapan atau jeda, yang secara umum berarti diam untuk sementara waktu ketika berbicara (Taylor: 98)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman dan penjelasan yang detail mengenai hesitation yang terjadi pada mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Inggris UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada seminar proposal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan penjelasan secara mendalam tentang hesitation itu sendiri, sehingga dapat membantu pembicara atau pendengar untuk lebih memahami hesitation, terutama pada bagaimana dan kapan hesitation tersebut terjadi.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, karena data pada penelitian ini berupa kata, frase dan kalimat. Data dari penelitian ini diambil dari ucapan-ucapan yang diproduksi oleh mahasiswa jurusan bahasa dan sastra inggris UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, pada seminar proposal yang dilaksanakan pada tanggal 24 -25 maret, 2015. Ucapan– ucapan tersebut direkam dengan menggunakan video. Selanjutnya, untuk memudahkan peneliti melakukan analisis data, peneliti membuat salinan ucapan dari rekaman kedalam bentuk teks sesuai dengan apa yang diucapkan pembicara dalam video tersebut. Kemudian, data tersebut dianalisis dengan cara mengklasifikasikannya sesuai dengan jenis hesitation, menerangkan dan mendiskusikan data. Terakhir, peneliti membuat kesimpulan.

Berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa jenis hesitation yang dilakukan oleh pembicara pada seminar proposal, yaitu; Filled pause, Silent pause, False start, Repeat, restart, Self - correction dan lengthening. Dari semua jenis hesitation tersebut, filed pause merupakan jenis hesitation yang paling dominan. Kemudian, pada penelitian ini peneliti menemukan ada beberapa konteks yang mendukung speaker untuk melakukan hesitation. Seperti contohnya filled pause, hesitation jenis ini kebanyakan terjadi pada awal ujaran, yaitu ketika speaker akan memulai membuka presentasi. Selain itu, filled pause juga sering terjadi ketika pembicara mencoba untuk memberi respon atau menjawab pertanyaan dari penguji. Kemudian, hesitation jenis false start yang secara keseluruhan terjadi pada saat pembicara memberikan penjelasan tentang pendahuluan dari proposal mereka. Terakhir, hesitation jenis lengthening yang lebih sering muncul ketika pembicara sedang menjelaskan tentang alasan mengambil objek pada proposal mereka.

Berdasarkan beberapa hasil penemuan yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa hesitation penting untuk dianalisis, karena hesitation masih menjadi suatu permasalahan dalam komunikasi. Hesitation bisa terjadi tidak hanya pada pembicaraan informal akan tetapi juga pada pembicaraan formal, seperti pada seminar proposal. Oleh karena itu, disarankan bagi peneliti selanjutnya yang minat untuk mempelajari topik yang sama, untuk meneliti hesitation pada objek yang berbeda, seperti hesitation pada ujian skripsi atau presentasi formal yang lainnya.

ENGLISH:

In speaking, people not only convey particular words with particular meanings but also frequently produce certain sounds without any meaning or un-lexical words in the middle of their utterances. Besides, they frequently changes their way of thinking toward particular things they intend to say when speaking, which cause doubt, and as the result they tend to make hesitation. Hesitation is another form of pausing, which is in general means silent for a while when speaking (Taylor: 98)

The objective of this research is to get understanding and detailed explanation about hesitation produced by the students in proposal seminar of English Letters and Language Department, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. This research provides detail explanation about hesitation, help the reader in understanding how and when hesitation occurs.

This research uses descriptive qualitative method, because this research uses data in the form of words, phrases and sentences. Furthermore, the data of this study are taken from the utterances produced by the speaker in proposal seminar of English Letters and Language Department, UIN Malang, conducted on March 24th -25th, 2015. The utterances are recorded by using video. Then, in order to make the data manageable, the researcher makes script of the record. The data are analyzed by classifying to the type of hesitations, interpreting and discussing the data. The last, after the whole data are discussed, the researcher made a conclusion.

The result of this research shows that there are some types of hesitation used by the speakers in proposal seminar, they are filled pause, silent pause, false start, repeat, restart and word lengthening. From all the types of hesitation, filled pause is the most dominant. Besides, there are some contexts that support the speakers to produce hesitation, for instance filled pause that mostly occur in the beginning of utterances when the speakers start to open the presentation. Besides, it also usually occur when the speaker try to respond the examiner. After that, False start that mostly occur when the speakers give the explanation about the background of the study. Then the last, word lengthening that mostly occur when the speakers describe about the reason of taking object on their proposal, etc.

Based on the findings mentioned before, it can be concluded that hesitation is important to be analyzed, because it still became the problem in communication, which occurred in informal or formal speech, like in proposal seminar. Therefore, it is suggested to the next researcher who interests to study the similar topic, to conduct the hesitation in different object, such as hesitation in thesis exam or other formal and informal presentation speech.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Indah, Rohmani Nur
Keywords: Hesitation; Context; Pause
Departement: Fakultas Humaniora > Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 25 Jun 2016 06:28
Last Modified: 25 Jun 2016 06:28
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/3044

Actions (login required)

View Item View Item