Responsive Banner

Perancangan lembaga pemasyarakatan wanita Klas IIA Kabupaten Kediri: Tema arsitektur paradoks

Romanda, Shabrina Farah (2015) Perancangan lembaga pemasyarakatan wanita Klas IIA Kabupaten Kediri: Tema arsitektur paradoks. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11660063.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (15MB) | Preview
[img] Other (Appendices)
11660063.rar - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (160MB) | Request a copy

Abstract

INDONESIA:

Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat pemidanaan dan pembinaan bagi narapidana agar mereka menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Kediri sebagai salah satu Kota di Jawa Timur hanya terdapat satu lembaga pemasyarakatan klas IIA yang memiliki skala pelayanan kota dan kabupaten di daerah Kediri. Kondisi lembaga pemasyarakatan tersebut sudah melebihi daya tampung dan tidak menerapkan pemisahan kategori jenis kelamin sehingga narapidana wanita dan narapidana laki-laki ditempatkan dalam satu lembaga pemasyarakatan. Keadaan serupa juga terjadi di beberapa lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan yang terdapat di sekitar Kota dan Kabupaten Kediri, diantaranya Lapas Klas IIB Blitar, Lapas Klas IIB Tulungagung, Rutan Klas IIB Nganjuk, dan Rutan Klas IIB Trenggalek. Padahal untuk mewujudkan tujuan Lembaga Pemasyarakatan perlu adanya kondisi Lembaga Pemasyarakatan yang ideal agar segala kegiatan berjalan secara kondusif dan sesuai dengan yang diinginkan.

Berdasarkan pemaparan di atas maka diperlukan suatu lembaga pemasyarakatan khusus wanita yang mampu mendidik, membimbing, dan membina para narapidana wanita baik dari segi mental dan spiritual sehingga mereka dapat menyadari semua kesalahan dan berusaha tidak mengulanginya kembali serta dapat diterima kembali dikalangan masyarakat. Rancangan Lembaga Pemasyarakatan Wanita memiliki skala layanan di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri serta beberapa kabupaten yang terdapat di sekitar Kabupaten Kediri seperti Blitar, Tulungagung, Trenggalek, dan Nganjuk.

Rancangan Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA di Kabupaten Kediri ini menggunakan tema Arsitektur Paradoks dengan konsep “Tidak Bebas >< Bebas”. Konsep “tidak bebas” pada objek rancangan mewaikili keadaan yang bersifat rasional yakni para narapidana berada dalam kondisi yang terkurung dan terbatasi ruang geraknya, sedangkan konsep “bebas” dalam hal ini mewakili keadaan yang bersifat irasional yakni dibalik keterbatasan mereka dalam melakukan sesuatu sesungguhnya mereka masih memiliki kebebasan untuk menerima nilai-nilai positif, termasuk di dalamnya nilai-nilai agama. Perwujudan tema dapat terlihat dari bentuk bangunan dan suasana ruang yang ada di dalamnya. Rancangan Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA di Kabupaten Kediri diharapkan mampu menjadi lembaga pemasyarakatan yang benar-benar sesuai dengan fungsinya.

ENGLISH:

Penitentiary is a place of punishment and supervision for prisoners so that they become a better human being than before. Kediri as one of the cities in East Java there is only one penitentiary Class II A which has a scale services in the city and district of Kediri. The condition of the penitentiary already exceed capacity, and do not apply the categories of gender segregation that female prisoners and male prisoners were placed in one penitentiary. The similar situation also occurs in some penitentiary and detention centers located around the city and district of Kediri, including Penitentiary Class II B Blitar, Penitentiary Class II B Tulungagung, Penitentiary Class II B Nganjuk, and Penitentiary Class II B Trenggalek. Yet to realize the goal of Penitentiary need for ideal Penitentiary conditions so that all activities are running conducive and in accordance with the desired.

Based on the above explanation, we need a penitentiary for women who are able to educate, guide, and train the women prisoners in terms of both mental and spiritual so that they can realize all the mistakes and not try to repeat it again and be accepted in the community as before. The design of Women's Penitentiary has a scale services in the city and district of Kediri and some districts located around Kediri regency like Blitar, Tulungagung, Trenggalek, and Nganjuk.

The draft of Woman Penitentiary Class II A in Kediri, using the theme of Architecture paradox with the concept of “Not Free><Free”. The concept of “not free” on the object design represents rational condition that the prisoners are in a condition that is confined and restricted movement, while the concept of “free” in this case represents a state that is irrational that reversed their limitations in doing something they actually still have freedom to receive positive values, including religious values. Embodiments of the theme can be seen from the shape of the building and the atmosphere of space in it. The draft of Woman Penitentiary Class II A in Kediri is expected to become a Penitentiary that really suit its function.

ARABIC:

السجن هو مكان للجناية والإرشاد ليصبح السجين شخصا خيرا من قبل. كاديري مدينة التي لها سجن واحد للفصل الثاني أ ويحتوي على ولاية المدينة وولاية المنطقة. وكان السجن لا يتضمن على عدد السجين. فالسجين والسجينة مخلوط في مكان واحد. وهذا أيضا ما حدث حول ولاية منطقة كاديري مثل السجن فصل الثاني ب في باليتار، والسجن فصل الثاني ب في تولونق أكونق، والسجن فصل الثاني ب في عانجوك ، والسجن فصل الثاني ب في ترينكاليك. مع أن السجن بحاجة إلى حال جيد حتّى جرى جميع عملية فعّالا.

اعتمادا على ما قدّمت الباحثة أنّ السجن يحتاج إلى مكان خاص للسجينة أي للنساء. سجن خاص الذي يربّي ويرشد السجينة نفسيا ودينيا حتّى يقبلها المجتمع. وقع تخطيط السجن في ولاية المدينة وولاية المنطقة كاديري والمناطق حول ولاية منطقة كاديري مثل باليتار، و تولونق أكونق، و ترينكاليك، و عانجوك.

استخدم تخطيط السجن للنساء تحت الموضوع الهندسة الإشكالية بمفهوم "مقيدّ><حر". مفهوم مقيّد عن التخطيط ينوب حال معقول عن السجّان في حال مقيدّ محدّد، أمّا مفهوم "حر" ينوب حال السجّان لو أنهم محدّدون في السجن بل هم يستحقّون لقبول القيم الإيجابية كالقيمة الدينية. وظهر تحقيق الموضوع على شكل المبنى وحال الغرف فيه. ويرجى على هذا التخطيط أي تخطيط السجن للنساء فصل الثاني أ في ولاية منطقة كاديري أي يكون السجن القائم على وظيفته

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Setiyowati, Ernaning and Mappaturi, Andi Baso
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSetiyowati, ErnaningUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDMappaturi, Andi BasoUNSPECIFIED
Keywords: Lembaga Pemasyaraatan Wanita; Narapidana; Arsitektur Paradoks; Konsep Tidak Bebas >< Bebas; Women Penitentiary; Prisoners; Paradox Architecture; Not Free><Free Concept; السجن للنساء، سجين، الهندسة الإشكالية، مفهوم مقيد >< حرّ
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Teknik Arsitektur
Depositing User: Ratih Novitasari
Date Deposited: 25 Jun 2016 12:55
Last Modified: 25 Jun 2016 12:55
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2889

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item