Responsive Banner

Perbuatan melawan hukum dalam akad pembiayaan murabahah bil wakalah: Studi perkara Nomor 1918/Pdt.G/2015/PA.Klt

Roini, Ani Nur (2021) Perbuatan melawan hukum dalam akad pembiayaan murabahah bil wakalah: Studi perkara Nomor 1918/Pdt.G/2015/PA.Klt. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
16220173.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Perbuatan melawan hukum, adalah segala perbuatan yang menimbulkan kerugian yang membuat korbannya dapat melakukan tuntutan terhadap orang lain yang melakukan perbuatan tersebut. Kerugian yang ditimbulkan dapat berupa material dan imaterial. Melalui tuntutan ini, korban berupaya untuk mendapatkan ganti rugi. Dalam pasal 49 UU No. 3 Tahun 2006 sebagai perubahan atas UU No.7 tahun 1989 tentang peradilan Agama saat ini telah berwenang menangani sengketa ekonomi syariah. Termasuk penyelesaian sengketa terkait perbuatan melawan hukum dalam akad pembiayaan murabahah bil wakalah (studi perkara nomor 1918/Pdt.G/2015/PA. Klt).

Penelitian ini membahas mengenai analisis perbuatan melawan hukum dari putusan Nomor 1918/Pdt.G/2015/PA.Klt perspektif UU No 4 Tahun 1996 dan analisis perimbangan hukum dari putusan Nomor 1918/Pdt.G/2015/PA.Klt perspektif Hukum Islam. Penelitian ini termasuk jenis penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statue approach) dan pendekatan analistis (analytical approach). Bahan hukum yang digunakan ialah bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan metode pengumpulan bahan hukum secara studi kepustakaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tindakan perbuatan hukum yang dilakukan oleh pihan Bank BRI dalam hal ini telah melanggar ketentuan Undang- Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda- Benda yang Berkaitan Dengan Tanah Pasal 20 dan 2) Pertimbangan Hakim sesuai dengan konsep hukum Islam dengan menyerahkan kasus ini menjadi kewenangan Basyarnas untuk tercapainya kedamaian antar kedua belah pihak sebagai jalur non litigasi.

ENGLISH:

Actions agains the law are all actions that cause harm. The actions can cause the victim to sue the person who does the act. The losses incurred can be in the form of material and immaterial. Through this demand, the victim is trying to get compensation. In article 49 of Law no. 3 of 2006 as an amendment to Law No.7 of 1989 concerning the Religious Courts, religious courts currently has the authority to handle sharia economic disputes, including the settlement of disputes related to illegal actions in the contract of murabahah bil wakalah financing (a case study number 1918 / Pdt.G / 2015 / PA. Klt).

This study discusses the analysis of illegal acts from the decision No. 1918/ Pdt.G / 2015 / PA.Klt from the perspective of Law No. 4 of 1996 and the analysis of the legal balance from the decision No. 1918 / Pdt.G / 2015 / PA.Klt from the perspective of Islamic law. This research is a normative research using a statutory approach (statue approach) and an analytical approach. The legal materials used are primary, secondary and tertiary legal materials with the method of collecting legal materials by some literatures.

The results of the research show that 1) in this case, the legal actions taken by BRI Bank members violated the provisions of Law Number 4 of 1996, concerning Mortgage Rights to Land and Objects related to Land Article 20 and 2) Judges' judgments in accordance with the concept of Islamic law by submitting this case becomes the authority of Basyarnas to achieve peace between the two parties as a non-litigation route.

ARABIC:

فعل الإصطدام الحكم هو كل الأفعال التي تسبب الخسائر التي تجعل الفريسة تستطيع ان تفعل المتطلبات للأخر الذي يفعل ذالك الفعل. الخسائر التي تسبب، تستطيع ان تتكون من عدة وغير العدة. يمر على هذه المتطلبات، تجد الفريسة لنيل التعويض. في فصل 49 قانون رقم 3 عام 2006 تغييرا على قانون رقم 7 عام 1989 عن تسلّطت المحكمة الدينية لإدارة خلاف الإقتصادية الشريعة الأن. تتضمن إنتهائ الخلاف عن فعل الإصطدام الحكم في عقد تمويل المرابهة بالوكالة (دراسة الحالة رقم 1918/( Pdt.G)/2015/( PA.Klt.)).

يبحث هذا البحث عن تحليل فعل الإصطدام الحكم عن تقرير رقم /( Pdt.G)/2015/( PA.Klt.) عند قانون رقم 4 عام 1996 وتحليل توازن الحكم عن تقرير رقم /( Pdt.G)/2015/( PA.Klt.) عند حكم الإسلام. يتضمن هذا البحث معياريا باستخدام النهج القانوني (statue approach) والنهج التحليلي (analytical approach). مادة الحكم التي تستخدم هي الرئيسي، الثانوي، وبعد الثانوي بنهج الطريقة لجمع مادة الحكم دراسة أدبيا.

تدل حصيلة البحث أن 1) عمل الفعل الحكم الذي يفعل نفر البنك ب،رإ (Bank BRI)، في هذا الحال، إجتاح ثقة القانون رقم 4 عام 1996 عن حق الضمان على الأرض وبضائع التي ترتبط بالفصل 20. و2) تبرير الحاكم يناسب بتصور الحكم الإسلامي بتفويض هذه المسألة لتصبح ملك (Basyarnas) لنيل الإطمئنان بين نفرين سبيل غير دعوى

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Suwandi, Suwandi
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSuwandi, SuwandiUNSPECIFIED
Keywords: Perbuatan Melawan Hukum;sengketa;Akad Pembiayaan Murabahah Bil Wakalah;Actions Against the Law;controversary;the Contract of Murabahah Bil Wakalah Financing;فعل اإلصطدام الحكم;خالف; عقد تمويل المرابهة بالوكالة
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Ani Nur Roini
Date Deposited: 08 Feb 2022 11:29
Last Modified: 08 Feb 2022 11:29
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/28128

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item