Kewenangan badan halal NU dalam menerbitkan sertifikat halal pra dan pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal dan tinjauan maslahah mursalah

Fallahiyan, Muh. Alfian (2016) Kewenangan badan halal NU dalam menerbitkan sertifikat halal pra dan pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal dan tinjauan maslahah mursalah. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12220064.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Badan Halal NU merupakan lembaga yang dibentuk oleh Nahdatul Ulama’ pada tahun 2012 sebagai lembaga yang memiliki wewenang melakukan sertifikasi halal. Namun pada tahun 2014 pemerintah mengesahkan Undang-undang Jaminan Produk Halal yang mengatur sistem jaminan produk halal di Indonesia. Berlakunya Undang-undang tersebut tentu akan berpengaruh pada kewenangan Badan Halal NU selama ini. Penelitian ini ada tiga rumusan maslah yaitu pertama, Bagaimana Kewenangan Badan Halal NU sebelum berlakunya Undang-undang Jaminan Produk halal? Kedua, Bagaimana kewenangan Badan Halal NU pasca berlakunya Undang-undang Jaminan Produk Halal? dan ketiga, Bagaimana kewenangan Badan Halal NU tinjauan maslahah mursalah?

Fokus dan tujuan dilakuknnya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Badan Halal NU dalam sertifikasi halal di Indonesia, kemudian untuk mengetahui wewenang yang dimiliki oleh Badan Halal NU setelah berlakunya Undang-undang Jaminan Produk Halal. Selain itu juga untuk mengetahui bagaimana wewenang yang dimiliki Badan Halal NU dalam tinjauan maslahah mursalah.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jenis penelitian ini yaitu penelitian yuridis normatif atau penelitian pustaka (library research). Kemudian pendekatan yang digunakan adalah penedekatan undang-undang (statute aproach) dan pendekatan konseptual (conceptual aproach). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui informasi yang sudah tertulis dalam bentuk dokumen yang dalam hal ini disebut dengan bahan hukum dan dianilsis bersifat deskriptif kualitatif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Badan Halal NU sebagai sebuah lembaga sertifikasi halal memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan berupa kepastian halal kepada masyarakat di Indonesia dengan menerbitkan sertifikat halal. Setelah berlakunya Unadng-undang Jaminan Produk Halal, kewenangan yang dimiliki Badan Halal NU untuk menerbitkan setifikat halal tidak lagi dimiliki oleh lembaga ini, peran yang bisa diambil adalah sebagai Lembaga Pemeriksa Halal. Dalam tinjuan maslahah mursalah Badan Halal NU dengan kewenangan yang dimilikinya memberikan suatu kemudahan yang nyata bagi masyarakat secara umum yaitu adanya kepastian status kehalalan produk.

ENGLISH:

Halal Institute NU is the institution established by Nahdatul Ulama’ in 2012 as an institution that has the authority to conduct the certification of halal. But in 2014 the government legitimize the constitution of product halal Guarantee which organize the system of product halal Guarantee in Indonesia, because of the valid constitution, it influence the authority of Halal Institute NU. This research there are three formulations of problem, first, how is the authority of Halal institute NU before the validation of the enactment about product halal Guarantee? Second, how is the authority of Halal institute NU after the validation of the enactment about product halal Guarantee? Third, how is the authority Halal institute NU in review of Maslahah Mursalah?

Focus and purpose of this research is to know the role of Halal institute NU in halal sertification of Indonesia, then to know the authority of Halal institute NU after the validation of constitution about product halal Guarantee. And to know the authority that Halal Institute NU has about review of Maslahah Mursalah. Research methods of this research are types of research which are normative research or library research. Then research approach of this research are statue approach and conceptual approach. Data source of this research is secondary data that is information that obtained through already written in documentary that called referred to the legal materials and descriptive qualitative analysis.

This research conclude that Halal Institute of NU as an institution of halal sertification that has important role to give protection the halal certainty for the Indonesia community by issuing the halal certificate . After the constitution validaty of product halal Guarantee, authority that Halal Institute of NU has to issuing the halal certificate can not be held by this institute again, the role that can be held is for Halal Examiner Institution. In marsalah mursalah review Halal Institute of NU with the authority has provided a real convenience for the general public that the certainty of the status of halal products.

ARABIC:

تكون هيئة الحلال في مجلس النهضة العلماء في السنة 2012 وعندها تملك إختصاص لتعمل الشهادة الحلال ولكن في السنة 2014 جيزت الحكومة القانون عن كفالة المنتجات بحكم الحلال, وينظم هذا القانون منظومة الكفالة المنتجات بحكم الحلال في الإندونيسيا. وهذا البحث تتكون من ثلاثة مسائل البحث, الأول- كيف تخول هيئة الحلال في مجلس النهضة العلماء قبل سريان القانون في كفالة المنتجات بحكم الحلال ؟, والثاني-كيف تخول هيئة الحلال في مجلس النهضة العلماء بعد سريان القانون في كفالة المنتجات بحكم الحلال؟, والثالث-كيف تخول هيئة الحلال في مجلس النهضة العلماء ونظرة المصلحة المرسلة؟

وغاية الباحث في هذا البحث ليرف سهم هيئة الحلال في مجلس النهضة العلماء على الشهادة الحلال في الإندونيسيا ويعرف عندها في مسئلة التخويل بعد سريان القانون في كفالة المنتجات بحكم الحلال, ويعرف التخويل عندها في نظرة المصلحة المرسلة. واستخدم الباحث في هذا البحث منهج المكتبي .(library research) ومصدر البيانات التي استخدمت في هذا البحث البيانات الثانوية وهي البيانات التي تنال من الإعلانات في شكل الوثاقية و تحلل بالوصفي الكيفي.

أما نتائج هذا البحث يدل بأن هيئة الحلال في مجلس النهضة العلماء هي هيئة مهمة في حالنا أي المجتماع لأنها تعطي الذمة في مسئلة حقيقة الحكم الحلال لمجتماع في الإندونيسيا بإصدر الشهادة الحلال. وبعد يكون القانون عن كفالة المنتجات بحكم الحلال. كانت هذه الهيئة إستطلاعات الرأي بمسئلة حكم الحلال. في نظرة المصلحة المرسلة هذه الهيئة تعطي السهولة للإجتماع في حقيقة المنتجات بحكم الحلال

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Roibin, Roibin
Keywords: Kewenangan; Badan Halal NU; Sertifikat Halal; Maslahah Mursalah; Authority; Halal Institute NU; Halal Certification
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 24 Jun 2016 02:57
Last Modified: 24 Jun 2016 02:57
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2801

Actions (login required)

View Item View Item