Pandangan tokoh Agama Islam terhadap transaksi jual beli arisan: Studi kasus di Desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk

Wulansari, Eny (2015) Pandangan tokoh Agama Islam terhadap transaksi jual beli arisan: Studi kasus di Desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk. Undergraduate thesis, Universitas Islan Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
11220015 Pendahuluan.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
11220015 Indonesia.pdf

Download (26kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
11220015 Inggris.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
11220015 Arab.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
11220015 Bab 1.pdf

Download (499kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
11220015 Bab 2.pdf

Download (739kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
11220015 Bab 3.pdf

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
11220015 Bab 4.pdf

Download (743kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
11220015 Bab 5.pdf

Download (365kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
11220015 Daftar pustaka.pdf

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
11220015 lampiran.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Summary)
11220015 Ringkasan.pdf

Download (456kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pada awalnya arisan merupakan suatu kegiatan yang memiliki tujuan sebagai sarana mempererat tali silaturahim antar warga masyarakat desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk dan juga sebagai sarana bertukar inspirasi dan ide kreatif lainnya. Akan tetapi semakin bertambahnya kebutuhan ekonomi, arisan menjadi suatu solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mendesak. Salah satu cara yang dilakukan oleh masyarakt untuk memenuhi kebutuhannya tersebut adalah dengan menjual arisan yang dimilikinya. Penjual arisan tersebut akan menjual arisannya kepada pihak lain yang membeli arisannya. Biasanya pihak pembeli arisan akan membayar atas penjualan arisan tersebut separuh dari jumlah nominal yang seharusnya diterima oleh pihak pembeli. Dalam transaksi jual beli yang dilakukan seharusnya tidak hanya mendatangkan keuntungan finansila saja, akan tetapi juga harus berdasarkan rukun dan syarat jual beli yang telah ditentukan untuk menghindari kerugian pada salah satu pihak atau keduanya dalam transaksi tersebut.

Dalam penelitian ini terdapat rumusan masalah yaitu : 1) bagaimana pelaksanaan transaksi jual beli arisan di desa jatikalen kecamatan jatikalen kabupaten nganjuk ? 2) bagaimana pandangan tokoh agama islam terhadap transaksi jual beli arisan di desa jatikalen kecamatan jatikalen kabupaten nganjuk ?. jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris karena dalam penelitian ini data diperoleh langsung dari lapangan tempat terjadinya segala hal yang diteliti yang berkaitan dengan kasus transaksi jual beli arisan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa tahapan diantaranya, observasi, wawancara dan dokumentasi untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini.

Dari hasil penelitian ini, berdasarkan pandangan tokoh agam islam bahwa hukum jual beli arisan tidak sah ( tidak diperbolehkan ) sebab tidak memenuhi syarat jual beli yaitu barang tersebut tidak dapat diserahterimakan ketika terjadi akad. Dalam transaksi jual beli arisan mengandung unsur riba yang disamakan dengan hutang piutang dengan pembayaran lebih atas hutang pokoknya karena pembeli arisan mendapatkan untung yang lebih besar. Allah dengan jelas dan tegas melarang segala bentuk tambahan dalam jual beli dan tidak membenarkan jual beli riba yang seolah-olah menolong pihak yang memerlukan pertolongan, sebab kita dianjurkan untuk tolong menolong dalam kebaikan merujuk pada firman Allah dalam Surat Al-Maidah Ayat 2

ENGLISH:

At first, the gathering was an activity that had a purpose to strengthen the friendship between villagers Jatikalen, Jatikalen sub-district, Nganjuk regency and also as a tool to share inspiration and other creative ideas. However, the increasing economic necessary, the gathering becomes a solution to meet the urgent necessary of the community. One of the ways in which the society to meet these needs is to sell its gathering. Seller will sell her gathering to others who buy her gathering. Usually the buyer will pay the sale of the gathering half of the nominal amount that should have been received by the buyer. The sale and purchase should not only be financial profitable, but also must be based on the pillars and the terms of sale and purchase which has been determined to avoid a loss in one or both parties in the transaction.

In this study there are two formulations of the problem, they are: 1) How does the implementation of the sale and purchase gathering transaction in the Jatikalen village Jatikalen subdistrict Nganjuk regency? 2) How is the view of Islamic religious figures to the sale and purchase gathering transaction transaction in the Jatikalen village Jatikalen subdistrict Nganjuk regency? The type of this study is empirical juridical because in this study the data obtained directly from the field where everything related to the sale and purchase gathering transaction case. Data collection technique in this study uses several step including: observation, interviews and documentation to solve the problem in this study.

From this study, based on the view of Islamic religious figures, the sale and purchase gathering transaction is not allowed, because it is not eligible the sale and purchase. The item can not be handed over when the contract. In the sale and purchase gathering transaction contains element of usury which is like a debt with more payment because the buyers of the gathering obtain greater profits. God prohibits any form of additional sale and purchase clearly and firmly, and also does not justify the sale and purchase of usury that seems to help people who need help, because we are encouraged to help each other in goodness refers to the word of God in Surah Al-Maidah verse 2.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Anam, Khoirul
Keywords: Sale And Purchase; Gathering; The View Of Islamic Religious Figure; Jual Beli; Arisan; Pandangan Tokoh Agam Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012701 al-Bai’ (incl. al-Khiyar)
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Annas Al-haq
Date Deposited: 08 Jul 2015 03:24
Last Modified: 08 Jul 2015 03:24
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/268

Actions (login required)

View Item View Item