Pengaruh religiusitas tehadap kebermaknaan hidup narapidana di lembaga permasyarakatan wanita kelas II A Malang

Alim, Syahrul (2012) Pengaruh religiusitas tehadap kebermaknaan hidup narapidana di lembaga permasyarakatan wanita kelas II A Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
08410035_Pendahuluan.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
08410035_Indonesia.pdf

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
08410035_Inggris.pdf

Download (7kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
08410035_Bab_1.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
08410035_Bab_2.pdf

Download (651kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
08410035_Bab_3.pdf

Download (260kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
08410035_Bab_4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
08410035_Bab_5.pdf

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
08410035_Daftar_Pustaka.pdf

Download (24kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
08410035_Lampiran.rar

Download (274kB)

Abstract

INDONESIA:

Menjalani kehidupan sebagai seorang narapidana merupakan suatu bentuk kehidupan yang sarat akan penderitaan. Seorang terpidana terpaksa ataupun tidak akan mengalami berbagai macam kehilangan, seperti kehilangan kepribadian, kemerdekaan, pelayanan, hubungan antar lawan jenis, dan kehilangan harga diri. Kehilangan-kehilangan di atas secara akumulatif dirasakan oleh narapidana dan ditenggarai dapat membuat hidup narapidana kehilangan akan makna. Dalam situasi krisis seperti itu, keberadaan agama dalam kehidupan narapidana sangat penting adanya. Agama dapat menjadi resource yang berkontribusi nyata dalam melahirkan kebermaknaan hidup pada diri narapidana. Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai: 1) bagaimana tingkat religiusitas narapidana; 2) bagaimana tingkat kebermaknaan hidup narapidana; 3) bagaimana pengaruh religiusitas terhadap kebermaknaan hidup narapidana di Lembaga Permasyarakatan Wanita Kelas II A Malang.

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui tingkat religiusitas narapidana; 2) mengetahui tingkat kebermaknaan hidup narapidana; 3) mengetahui pengaruh religiusitas terhadap kebermaknaan hidup narapidana di Lembaga Permasyarakatan Wanita Kelas II A Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik pusposive sampling, melalui teknik tersebut diperoleh subjek penelitian sebanyak 70 narapidana dari jumlah populasi 310 orang. Kebermaknaan hidup diidentifikasi sebagai variabel terikat, sedangkan religiusitas sebagai variabel bebas. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode skala model Likert, meliputi skala religiusitas melalui dimensi yang dikemukakan Glock & Stark dan skala kebermaknaan hidup yang diadaptasi dari MLQ Steger & Frazier, serta dilengkapi metode observasi, wawancara, dan dokumentasi.

Hasil uji validitas menunjukan bahwa skala religusitas yang terdiri dari 50 aitem, sebanyak 47 aitem dinyatakan sahih dan tiga aitem dinyatakan gugur. Sedangkan skala kebermaknaan hidup yang terdiri dari 10 aitem seluruhnya dinyatakan sahih. Dari hasil analisa, ditemukan persamaan regresi sebagai berikut: 1) Mayoritas religiusitas narapidana berada pada level sedang yaitu sebanyak 56 responden dengan jumlah persentase 80%; 2) Mayoritas makna hidup narapidana berada pada level sedang yaitu sebanyak 49 responden dengan jumlah persentase 70%; 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara tingkat religiusitas terhadap kebermaknaan hidup narapidana dengan koefisien regresi sebesar 0,558 dan r2 sebesar 0,311. Hal ini berarti bahwa 31,1% pengaruh religiusitas terhadap kebermaknaan hidup narapidana sedangkan sisanya 66,9% dipengaruhi oleh faktor lain.

ENGLISH:

Spending life as a prisoners is a form of life that the terms of the suffering. A prisoner has no choice to get various kinds of loss, such as loss of personality, independence, service, relationships among the opposite sex, and loss of self esteem. Losses accumulated over perceived by prisoners and allegedly can make life of prisoners would lose meaning. In such a crisis situation, the presence of religion in the lives of the prisoners is essential. Religion can be a real contributing resource in the delivery of meaningfulness of life on the prisoners. This study raised issues concerning: 1) how the level of religiosity prisoners, 2) how the level meaningfulness of life prisoners, 3) how the influence among religiosity towards the meaningfulness of life of prisoners in Correctional Institution for Women’s Class II A Malang.

The purpose of this research were: 1) to find out the level of prisoners religiosity; 2) to find out the level of prisoners meaningfulness of life; 3) to find out the influence among religiosity towards the meaningfulness of life of prisoners in Correctional Institution for Women Class II A Malang.

This research use a quantitative approach. The sampling method using purposive sampling technique. Through the technique of research subjects were obtained by 70 prisoners of the population 310 people. Religiosity is identified as independent variables, whereas Meaningfulness of life as the dependent variable. Methods of data collection was conducted using Likert-scale model, which includes the scale of the proposed dimensions of religiosity by Glock & Stark and the scale meaningfulness of life adapted from MLQ Steger & Frazier, and completed with observations, interview, documentation methods.

Validity test results indicate that the religiosity scale consisting of 50 items showed that 47 items declared valid and three item disqualified. While meaningfulness of life scale consisting of 10 items showed that all items declared valid. Based on the analysis of research, regression date conclude 1) the majority of prisoners religiosity is in the middle level as 56 respondent with percentage 80%; 2) the majority of prisoners meaningfulness of life is in the middle level as 49 respondent with percentage 70%; 3) there are positive and significant influence of religiosity with the meaningfulness of life in prisoners with regression coefficient 0,558 and r2 0,311. This means that 31,1% the influence of religiosity towards meaningfulness of life prisoners while the remaining 66.9% influenced by other factors.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Ardani, Tristiadi Ardi
Keywords: ReligiusitasP; Makna hidup; Religiosity; Meaning In Life
Subjects: 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170111 Psychology of Religion
17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170113 Social and Community Psychology
Departement: Fakultas Psikologi
Location: 170113
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 07 Jun 2016 13:22
Last Modified: 07 Jun 2016 13:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2615

Actions (login required)

View Item View Item