Pengaruh penambahan ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) terhadap pertumbuhan kalus dan kandung senyawa isoflavon beberapa varietas kedelai pada media MS

Hajjah, Jaliyatul (2012) Pengaruh penambahan ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) terhadap pertumbuhan kalus dan kandung senyawa isoflavon beberapa varietas kedelai pada media MS. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
07620084_Pendahuluan.pdf

Download (741kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
07620084_Indonesia.pdf

Download (93kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
07620084_Inggris.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
07620084_Arab.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
07620084_Bab_1.pdf

Download (349kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
07620084_Bab_2.pdf

Download (553kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
07620084_Bab_3.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
07620084_Bab_4.pdf

Download (651kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
07620084_Bab_5.pdf

Download (229kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
07620084_Daftar_Pustaka.pdf

Download (160kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
07620084_Lampiran.rar

Download (1MB)

Abstract

INDONESIA:

Isoflavon merupakan senyawa metabolit sekunder yang disintesis oleh tanaman. Senyawa isoflavon yang konsentrasinya lebih tinggi terdapat pada tanaman Leguminoceae, khususnya pada tanaman kedelai yang terdapat pada biji dengan konsentrasi antara 2-4 mg/g kedelai terutama pada bagian hipokotil dan sebagian lagi terdapat pada kotiledon. Metabolit sekunder biasanya diperoleh dengan cara ekstraksi langsung dari tanamannya. Namun cara ini dianggap kurang efektif dan kurang menguntungkan jika digunakan dalam skala besar sebab metabolit sekunder yang diperoleh sedikit, sehingga dibutuhkan bahan baku tanaman yang cukup besar. Metode kultur jaringan merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menginduksi metabolit sekunder pada tanaman dengan menggunakan ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) yang dapat meningkatkan kandungan merabolit sekunder pada tanaman.

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Genetic and Plant Tissue Culture Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada bulan Juni-September 2011. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah perlakuan konsentrasi ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) yaitu 0.25 mg/L, 0,5 mg/L, dan 1 mg/L. Faktor yang kedua yaitu varietas kedelai yang terdiridari 4 varietas yaitu Wilis, Tidar, Anjasmoro dan Detam. Untuk mengetahui kandungan Isoflavon dalam kalus kedelai dilakukan dengan pemisahan kromatografi Lapis Kolom.

Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan Analisis Variansi (ANAVA) yang dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) terhadap kandungan isoflavon kalus beberapa varietas kedelai (Wilis, Tidar, Anjasmoro dan Detam). Kandungan senyawa isoflavon tertinggi dihasilkan oleh kultur kalus varietas Anjasmoro pada konsentrasi 1 mg/L yaitu sebanyak 6067.69 ppm. Perbedaan varietas berpengaruh terhadap kandungan isoflavon. Varietas Anjasmoro merupakan varietas yang menghasilkan senyawa isoflavon tertinggi, jika dibandingkan pada varietas Tidar, Detam dan Wilis.

ENGLISH:

Isoflavones are secondary metabolites synthesized by plants. Isoflavones are compounds found in higher concentrations Leguminoceae plants, especially in soybean seeds contained in a concentration between 2-4 mg / g of soy, especially in the hipokotil and partly contained in the cotyledons. Secondary metabolites are usually obtained by direct extraction from the plant. But this way is considered to be less effective and less profitable if used in large scale because of secondary metabolites obtained by bit, so it takes the plant raw material is large enough. Tissue culture methods is one means used to induce secondary metabolites in plants by using ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) which can increase the content of secondary metabolite in plants.

The research was conducted at the Laboratory of Genetic and Plant Tissue Culture Department of Biology Faculty of Science and Technology State Islamic University Maulana Malik Ibrahim of Malang in June-September 2011. The study design used was Randomized Complete design with 2 factors. The first factor is the concentration of ZPT treatment of 2,4- D Dichlorophenoxyacetic Acid) which is 0:25 mg / L, 0.5 mg / L, and 1 mg / L. The second factor is soybean varieties which consist of four varieties of Wilis, Tidar, Anjasmoro and Detam. To determine the content of isoflavones in soybean callus performed by Column Layer chromatographic separation.

Data obtained from this study were analyzed by Analysis of Variance (ANAVA) followed by Duncan's test with a level of 5%. The result of this study indicates that there is influence of ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) against the content of several varieties of soy isoflavones callus (Willis, Tidar, Anjasmoro and Detam). The highest content of isoflavone compounds produced by callus culture Anjasmoro varieties at a concentration of 1 mg / L that is as much as 6067.69 ppm. Differences influence the content of isoflavones varieties. Anjasmoro varieties are varieties that produce the highest isoflavone compounds, when compared to the varieties of Tidar, Detam and Wilis.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Savitri, Evika Sandi and Imamuddin, Mochamad
Keywords: Isoflavones; Callus of Soybean (Glycine max (L) Meril; ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid); Isoflavon; Kalus kedelai (Glycine max (L) Meril); ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid)
Subjects: 06 BIOLOGICAL SCIENCES > 0607 Plant Biology > 060703 Plant Developmental and Reproductive Biology
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Location: 060703
Depositing User: Annas Al-haq
Date Deposited: 07 Jun 2016 22:14
Last Modified: 07 Jun 2016 22:14
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2548

Actions (login required)

View Item View Item