Aplikasi fatwa DSN tentang akad istishna' pararel oleh CV Aneka Tunggal dan PT Merakindo MIX: Studi proyek pembangunan pemeliharaan jalan aspal dan conblock halaman gedung pelayanan dan administrasi di RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat

Habibah, Umrotul (2013) Aplikasi fatwa DSN tentang akad istishna' pararel oleh CV Aneka Tunggal dan PT Merakindo MIX: Studi proyek pembangunan pemeliharaan jalan aspal dan conblock halaman gedung pelayanan dan administrasi di RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
09220072_Pendahuluan.pdf

Download (762kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
09220072_Indonesia.pdf

Download (242kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
09220072_Inggris.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
09220072_Arab.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
09220072_Bab_1.pdf

Download (951kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
09220072_Bab_2.pdf

Download (970kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
09220072_Bab_3.pdf

Download (788kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
09220072_Bab_4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
09220072_Bab_5.pdf

Download (698kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
09220072_Daftar_Pustaka.pdf

Download (187kB) | Preview
[img] Other (Appendices)
09220072_Lampiran.rar

Download (305kB)

Abstract

INDONESIA:

perjanjian merupakan suatu perbuatan hukum dimana seorang atau lebih
mengikatkan dirinya kepada satu orang atau lebih, perjanjian dalam hukum kontrak mengandung makna perbuatan hukum berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum, akibat hukum itu terjadi karena perjanjian yang dibuat secara sah, akan berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya. Seperti halnya dalam suatu perjanjian kontrak jual beli secara istishnâʻ , bisa saja pembeli mengizinkan pembuat barang menggunakan subkontraktor untuk melaksanakan kontrak tersebut.

Dengan catatan penyedia harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari PPK (Pejabat Pembuat Kontrak) ,ketika menggunakan sub kontraktor dengan syarat istishnâʻ pertama tidak bergantung kepada istishnâʻ kedua, serta musthasniʻ tidak diperkenankan untuk memungut MDC (margin during construction dari shaniʻ karena hal ini tidak sesuai dengan prinsip syariah.

Dari permasalahan di atas penulis ingin mengetahui bagaimana pengaturan dalam pelaksanaan akad Istishnâʻ paralel pada proyek pembangunan oleh para pihak (CV Aneka Tunggals, PT Merakindo Mix serta RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat) serta ingin mengetahui Bagaimana pelaksanaan fatwa DSN Nomor 22/DSN- MUI/III/2002 tentang jual beli istishnâʻ paralel pada pembangunan proyek pemeliharaan jalan aspal dan conblock halaman gedung pelayanan dan administrasi di RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat.

Penelitian ini termasuk dalam penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengujian keabsahan data yang penulis gunakan adalah berdasar pada suatu teknik triangulasi. Sedangkan tahapan-tahapan teknik analisis data adalah Editing, Classifying, veriviying, Analyzing dan concluding.

Adapun hasil penelitian ini yaitu dalam perjanjian kerjasama antara CV Aneka Tunggals (penyedia) dengan PT Merakindo Mix (sub penyedia) sudah disetujui oleh RSJ.Radjiman Wediodiningrat (PPK) yang sudah dibahas dalam dokumen kontrak, jenis perjanjian yang digunakan perjanjian lump sum, untuk pertanggung jawaban antara para pihak tidak bergantung, dalam penentuan harga sudah disepakati dalam perjanjian ketika proses pelelangan, sehingga dapat dimungkinkan pihak musthasniʻ tidak dapat mengembil MDC dari shaniʻ.

ENGLISH:

Agreement is an act by which one or more attaches himself to one or more other people. Agreement in contract law implies legal actions based on an agreement for legal consequences. The legal consequences are due to an agreement made legitimately that will apply as a law for those who made it. For instance, a purchase agreement by istishnâʻ contract may allow the buyer to make goods using subcontractors to perform the contract, with a condition that the provider must obtain prior authorization from the PPK, when using subcontractors with the terms that the first istishnâʻ does not depend on the second istishnâʻ, and musthasniʻ is not allowed to collect MDC (Margin During Construction) from shâniʻ because this is not in accordance with syarîʻah principles.

From the problems above, the writer tries to study the management of the Parallel Transaction of istishnâʻ in a development project done by the parties (CV Aneka Tunggals, PT Merakindo Mix and Dr.Radjiman Wediodiningrat Lunatic Asylum) and the application of DSN Fatwa Number 22/DSN-MUI/III/2002 about Parallel Istishnâʻ on the development project of asphalt road maintenance and services and administration building conblocking at Dr. Radjiman Wediodiningrat Lunatic Asylum.

This research uses an empirical study with a qualitative approach. Data collection technique is done by way of interviews and documentation. The technique of testing the validity of the data used by the writer is based on a technique of triangulation. Meanwhile, the data analysis techniques are Editing, Classifying,veriviying, Analyzing dan concluding.

From the study, it is concluded that the contract between CV Aneka Tunggals (provider) with PT merakindo Mix (subprovider) has been approved by Dr. Radjiman Wediodiningrat Lunatic Asylum (PPK) which has been addressed in the contract documents. The contract used is the lump sum agreement. Responsibilities among the parties are not interdependent. The pricing has been agreed in the contract in the tender process so that musthasniʻ can not MDC (Margin During Construction) from
shâniʻ.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Herry, Musleh
Keywords: Aplikasi; Fatwa DSN; Istishnâʻ Paralel; Application; DSN Fatwa; Parallel Transaction of Istishnâʻ
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180127 Mu'amalah (Islamic Commercial & Contract Law) > 18012702 al-Salam & al-Istishna’
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Location: 18012702
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 07 Jun 2016 08:28
Last Modified: 07 Jun 2016 08:28
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2473

Actions (login required)

View Item View Item