Responsive Banner

Perbandingan Metode Refluks, Penggerusan, Stirring dan Sonikasi pada Sintesis Basa Schiff dari O-Vanilin dan Anilina

Furqoni, Achmad (2020) Perbandingan Metode Refluks, Penggerusan, Stirring dan Sonikasi pada Sintesis Basa Schiff dari O-Vanilin dan Anilina. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
16630114.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK

Schiffbase compounds are condensation products of carbonyl (aldehydes /ketones) with a primary amine. Schiffbase compound (2-methoxy-6-((phenilimino)methyl)phenol)can be synthesized from o-vanillin and aniline through various methods.

The methods used in this study are refluxs(water solvent), grinding,watersolvents (stirring), and sonication. The aim of thisresearch is to study the best method among the methodsused.This research was conducted to carry out duties as the caliph of Allah on this earth.Schiff base was synthesized using the reflux method with water solvent for 1hours, the grinding method wascarried out for 20 minutes, the stirringwasstirredfor10 minutes and the sonication method wascarried outfor14 minutes. The synthesized product was characterized using FTIR (Fourier Transform Infra Red) spectrophotometer, Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS).

The results showed that the four synthesized products had the same physicaland chemical character, likely orange solid, melting point around 76-78ºC, dissolved in NaOH and insoluble in water. FTIR spectra showed the absorption of -C=N groups at 1615 cm-1. The chromatogram results showed a peak with 100% purity at a retention time of about 38 minutes. The yields of reflux, grinding, stirring and sonication methods were 100.132%;94.855%;99.009% and 97.070% respectively.

ABSTRAK

Senyawa basa Schiff merupakan produk kondensasi dari senyawa karbonil (aldehida/keton) dengan suatu amina primer. Senyawa basa Schiff (2-metoksi-6-((fenilimino)metil)fenol) dapat disintesis dari o-vanilin dan anilina melalui beberapa metode.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah refluks, penggerusan, stirring, dan sonikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menge-tahui metode yang paling baik diantara keempat metode yang digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk menjalankan tugas sebagai khalifah Allah di muka bumi ini.
Basa Schiff disintesis menggunakan metode refluks dengan pelarut air selama 1 jam, pada metode penggerusan dilakukan selama 20 menit, pada metode stirring diaduk dengan stirrer selama 10 menit dan pada metode sonikasi dilakukan selama 14 menit. Produk hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FTIR (Fourier Transform Infra Red), Kromatografi Gas-Spektrometri Massa (KG-SM).

Hasil penelitian bahwa keempat produk sintesis memiliki karakter fisik dan kimia yang sama, yaitu berwujud padatan oranye, titik lebur sekitar 76-78 ºC, larut dalam NaOH dan tidak larut dalam air. Spektra FTIR menunjukkan serapan gugus –C=N pada 1615 cm-1. Hasil kromatogram menunjukkan adanya satu puncak dengan kemurnian 100% pada waktu retensi sekitar 38 menit. Rendemen metode refluks, penggerusan, stirring dan sonikasi secara berturut-turut adalah 100,132%; 94,855%; 99,009% dan 97,070%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Hanapi, Ahmad and Fahruddin, M. Mukhlis
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDHanapi, AhmadUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDFahruddin, M. MukhlisUNSPECIFIED
Keywords: Schiff base; o-vanillin; aniline; reflux; grinding; strirrer; sonication; Basa Schiff; o-vanilin; anilina; refluks; penggerusan; stirring; sonikasi
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Kimia
Depositing User: Achmad Furqoni
Date Deposited: 11 Feb 2021 10:20
Last Modified: 11 Feb 2021 10:20
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/24438

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item