Responsive Banner

Proses berpikir dalam menyelesaikan soal cerita Matematika berdasarkan model pemecahan Polya ditinjau dari gaya kognitif pada siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 03 Sumberagung

Pristanti, Lena Renanda (2020) Proses berpikir dalam menyelesaikan soal cerita Matematika berdasarkan model pemecahan Polya ditinjau dari gaya kognitif pada siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 03 Sumberagung. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
16140009.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB)

Abstract

INDONESIA:

Proses berpikir merupakan proses yang terdiri dari penerimaan informasi, pengelolaan, penyimpanan, dan pemanggilan kembali informasi dari ingatan siswa. Perbedaan proses berpikir disebabkan oleh banyak faktor misalnya, bagaimana cara siswa dalam menerima dan memproses informasi yang telah diberikan guru ketika pelajaran berlangsung proses inilah yang dinamakan gaya kognitif. Menurut Desmita gaya kognitif siswa dibedakan menjadi dua yaitu gaya Kognitif Field Dependen dan gaya kognitif Field Independen. Rendahnya kemampuan siswa dalam memecahkan soal cerita matematika khususnya pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat kelas IV SD/MI juga dipengaruhi oleh faktor gaya kognitif serta langkah apa yang harus digunakan dalam menyelesaikan Adapun model pemecahan yang dapat digunakan siswa dalam memecahkan soal cerita matematika yaitu model pemecahan Polya.

Tujuan penelitian ini yaitu untuk: 1) mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam memecahkan soal cerita matematika berdasarkan model pemecahan Polya ditinjau dari gaya kognitif Field Dependent 2) mendeskripsikan proses berpikir siswa dalam memecahkan soal cerita matematika berdasarkan model pemecahan Polya ditinjau dari gaya kognitif Field Independent.

Untuk mencapai tujuan di atas, digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan instrument tes berupa tes GEFT, soal tes pemecahan masalah, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model analisis Miles and Huberman.

Hasil Penelitian ini menunjukkan proses berpikir siswa kelas IV di SDN 03 Sumberagung dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan model pemecahan Polya dengan tipe gaya kognitif Field Dependen cenderung akomodasi dan tipe gaya kognitif Field Independen cenderung asimilasi. Siswa dengan gaya kognitif Field Dependen pada tahap memahami masalah cenderung mengalami kesulitan memisahkan bagian terpenting dari soal tes. Pada tahap merencanakan masalah cenderung menulis rencana penyelesaian tidak lepas dari latar belakang yang diketahui pada soal. Pada tahap pelaksanaan rencana penyelesaian kurang mampu menerapkan rencana dan cenderung mendapatkan jawaban yang salah saat mengerjakan soal yang sulit. Pada tahap memeriksa kembali siswa cenderung kurang mampu memeriksa kembali perhitungan yang telah dibuat. Siswa dengan gaya kognitif Field Independen pada tahap memahami masalah cenderung dapat mengambil inti dari permasalahan. Pada tahap merencanakan penyelesaian terlepas dari latar belakang soal tes dengan membuat rumus sendiri. Pada tahap pelaksanaan penyelesaian cenderung mendapatkan jawaban yang benar jika dihadapkan pada soal kategori sulit dengan menerapkan rencana penyelesaian yang telah dibuat. Pada tahap memeriksa kembali cenderung yakin dengan perhitugan yang telah dilakukan dan cenderung mendapatkan jawaban yang benar.

ENGLISH:

The thinking process is a process consisting of receiving information, managing, storing, and recalling information from students' memories. The difference in thinking processes is caused by many factors, for example, how students receive and process the information that the teacher has given when the lesson is in progress, this process is called cognitive style. According to the descriptions of the students' cognitive styles, they are divided into two, namely the Dependent Field Cognitive style and the Independent Field cognitive style. The low ability of students in solving math story problems, especially in the matter of calculating the addition and subtraction of integers in grade IV SD / MI is also influenced by cognitive style factors and what steps should be used in solving the solving model that students can use in solving math story problems, namely Polya's solving model.

The objectives of this study were to: 1) describe the thinking process of students in solving math story problems based on their pattern solving model in terms of cognitive style. Field Dependent 2) describe students' thinking processes in solving math story problems based on their pattern solving model in terms of Field Independent cognitive style.

To achieve the above objectives, a qualitative approach is used with descriptive research type. Data collection techniques used in this study used test instruments in the form of the GEFT test, problem solving test questions, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman analysis model.

The results of this study indicate the thinking process of fourth grade students at SDN 03 Sumberagung in solving math story problems based on the pattern solving model with the Dependent Field cognitive style tends to be accommodation and the Independent Field cognitive style type tends to assimilate. Students with a Field Dependent cognitive style at the understanding stage of the problem tend to have difficulty separating the most important parts of the test questions. At the planning stage the problem tends to write a solution plan that cannot be separated from the known background of the problem. At the implementation stage of the completion plan, they are less able to implement the plan and tend to get wrong answers when working on difficult questions. At the rechecking stage students tend to be less able to check the calculations that have been made. Students with Field Independent cognitive style at the stage of understanding the problem tend to be able to take the essence of the problem. At the stage of planning for completion xxi regardless of the background of the test questions by making your own formula. In the implementation stage, the completion tends to get the correct answer if faced with a difficult category question by implementing the completion plan that has been made. At the rechecking stage, they tend to be sure of the calculations that have been done and tend to get the right answer.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yuliandari, Ria Norfika
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYuliandari, Ria NorfikaUNSPECIFIED
Keywords: Proses berpikir; Model pemecahan Polya; Gaya Kognitif; Thinking Process; Polya's Solving Model; Cognitive Style
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: lena Lena Renanda Pristanti
Date Deposited: 13 Jan 2021 14:05
Last Modified: 13 Jan 2021 14:05
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/24171

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item