Responsive Banner

Pengaruh inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi terhadap risiko kredit atau pembiayaan perbankan

Aulia', Mohammad Reza (2020) Pengaruh inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi terhadap risiko kredit atau pembiayaan perbankan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
18540052.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

World Bank menyebutkan bahwa Indonesia memiliki nilai Gross National Income sebesar $3.540 per kapita hingga tahun 2017. Hal tersebut menandakan bahwa Indonesia masih tergolong kategori negara dengan penghasilan menengah ke bawah. Dengan nilai pendapatan yang masih rendah, dibutuhkan adanya inklusi keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat di suatu negara. Namun inklusi keuangan dapat berdampak positif terhadap stabilitas bank yaitu dapat menurunkan standar pembiayaan dan meningkatkan risiko kredit atau pembiayaan. Selain inklusi keuangan, risiko kredit dan pembiayaan perbankan juga dipengaruhi oleh makroekonomi yang cukup kuat. tekanan yang berasal dari faktor makroekonomi merupakan sumber risiko yang dapat mempengaruhi kinerja sektor perbankan yang berupa kredit atau pembiayaan yang bermasalah terhadap total kredit atau pembiayaan.

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh variabel inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi terhadap risiko kredit atau pembiayaan perbankan di Indonesia. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier data panel. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan yang dipublikasikan di Otoritas Jasa Keuangan dan World Bank yang diakses pada websitenya yaitu www.ojk.co.id dan www.worldbank.org dengan sampel sebanyak 5 jenis perbankan.

Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel dimensi aksesibilitas, dimensi availabilitas, dimensi penggunaan, dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap risiko kredit atau pembiayaan perbankan di Indonesia.

ENGLISH:

The World Bank stated that Indonesia still had a Gross National Income of $ 3,540 per capita until 2017. This indicates that Indonesia is still classified as a country with lower middle income. With a low income value, financial inclusion is needed to encourage economic growth and people's income in a country. However, financial inclusion can have a positive impact on bank stability, namely it can lower financing standards and increase credit or financing risk. Apart from financial inclusion, credit risk and bank financing are also strongly influenced by macroeconomics. pressures originating from macroeconomic factors are a source of risk that can affect the performance of the banking sector in the form of credit or financing problems with total credit or financing.

The purpose of this study was to analyze the influence of financial inclusion variables and economic growth on credit risk or bank financing in Indonesia. The analysis used is linear regression analysis of panel data. This study uses secondary data taken from the annual financial reports of banking companies published in the Financial Services Authority and World Bank which is accessed on its website, namely www.ojk.co.id and www.worldbank.org with a sample of 5 types of banking.

The results of the study prove that the variable dimension of accessibility, dimension of availability, dimension of usage, and economic growth have a effect on credit or financing banking risk in Indonesia.

ARABIC:

قال البنك الدولي (World Bank) إن إندونيسيا لديها قيمة دخل قومي إجمالي (Gross National Income) تبلغ 3540 دولار للفرد حتى عام 2017. وهذا يدل على أن إندونيسيا لا تزال مصنفة في الدولة بمحصولة الدخل من تصنيف المتوسط إلى الأدني. وبانخفاض قيمة الدخل، فإن الشمول المالي ضروري لدفع النمو الاقتصادي و لدفع دخل الناس في دولة ما. بالإضافة إلى ذلك، يمكن للشمول المالي تأثير إيجابي على استقرار البنوك، أي أنه يخفض معايير التمويل ويزيد مخاطر الائتمان أو التمويل. وبالإضافة إلى الشمول المالي، تتأثر مخاطر الائتمان والتمويل المصرفي على قوة الاقتصاد الكلي . إن الضغوط الناشئة عن عوامل الاقتصاد الكلي هي مصدر المخاطرة التي تؤثر على إجراء القطاع المصرفي كما الائتمان أو التمويل المؤثر إلى الائتمان الكلي أو التمويل الكلي.

الغرض من هذه الدراسة هو تحليل تأثير متغير الشمول المالي و النمو الاقتصادي على مخاطر الائتمان أو التمويل المصرفي في إندونيسيا. أما طريقة التحليل المستخدم فهو تحليل انحدار خط لوحة البيانات. في هذا البحث، البيانات الثانوية مأخوذة من البيانات المالية السنوية للشركات المصرفية المنشورة في هيئة الخدمات المالية التي يتم الوصول إليها على موقعها الإلكتروني www.ojk.co.id بتفصيل العينة من خمسة أنواع من الخدمات المصرفية.

تثبت نتائج هذه الدراسة حيث أن لأبعاد متغيرة لإمكانية الوصول ، ولأبعاد التوافر ، ولأبعاد الاستخدام والنّمو الاقتصادي تأثير في مخاطر الائتمان أو التمويل المصرفي في إندونيسيا

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sudarmawan, Barianto Nurasri
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSudarmawan, Barianto NurasriUNSPECIFIED
Keywords: inklusi Keuangan; pertumbuhan ekonomi; risiko kredit; risiko pembiayaan; Financial Inclusion; Economic Growth; Credit Risk; Financing Risk; الشمول املايل الكلمات الرئيسي النمو االقتصادي، خماطر االئتمان، خماطر التمويل
Subjects: 14 ECONOMICS > 1402 Applied Economics > 140207 Financial Economics
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Perbankan Syariah
Depositing User: Mohammad Reza Aulia'
Date Deposited: 18 Dec 2020 09:04
Last Modified: 18 Dec 2020 09:04
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/23579

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item