Responsive Banner

Perlakuan akuntansi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jasa giling tebu di Pabrik Gula Toelangan

Wulandari, Fitriana Eka (2015) Perlakuan akuntansi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas jasa giling tebu di Pabrik Gula Toelangan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Introduction)
11520105_Pendahuluan.pdf

Download (943kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Indonesia)
11520105_Indonesia.pdf

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: English)
11520105_Inggris.pdf

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract: Arabic)
11520105_Arab.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 1)
11520105_Bab_1.pdf

Download (296kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 2)
11520105_Bab_2.pdf

Download (636kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 3)
11520105_Bab_3.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 4)
11520105_Bab_4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Chapter 5)
11520105_Bab_5.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text (References)
11520105_Daftar_Pustaka.pdf

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Appendices)
11520105_Lampiran.pdf

Download (4MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Summary)
11520105_Ringkasan.pdf

Download (675kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Tebu digunakan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan gula, karena tidak memiliki lahan yang cukup, pabrik gula menjalin kerjasama dengan petani. Oleh karena itu, tebu yang dihasilkan adalah milik bersama. Akan tetapi fiskus mengenakan PPN atas jasa giling tebu dalam proses produksinya. Hal itu karena berdasarkan Undang-Undang PPN jasa giling tidak termasuk dalam negatif list, sehingga jasa giling merupakan jasa yang dikenakan pajak. Penelitianinibertujuanuntuk mengetahui implementasi perlakuan akuntansi pajak pertambahan nilai (PPN) atas jasa giling tebu di pabrik gula Toelangan.

Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif.Analisis data pada penelitian kualitatif dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan digunakan teknik analisis tema (objek penelitian). Setelah data terkumpul maka langkah selanjutnya yaitu menganalisis data tersebut.Untuk menguji keabsahannya disini peneliti menggunakan model key person dalam melakukan wawancara, yaitu melakukan wawancara kepada pihak yang memiliki wewenang di bidangnya dan mengetahui betul seluk-beluk mengenai informasi yang ingin diteliti oleh penulis.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan UU PPN dan PPnBM jasa giling bukan termasuk negative list atau jasa yang dikeculikan, sehingga menurut Undang-undang yang berlaku jasa giling merupakan jasa yang dikenakan pajak. Akan tetapi, pabrik gula selaku pelaku bisnis menolak adanya PPN jasa giling tebu. Untuk itu pihak pabrik gula tidak pernah menghitung, menyetor, dan melapor pajak pertambahan nilai atas jasa gilingnya. Karena itulah pabrik gula tidak pernah menjurnal dan tidak pernah mengakui beban atas PPN jasa gilingnya dalam laporan keuangan.

ENGLISH:

Sugarcane is a main material in making sugar. Due to the land shortage, sugar companies cooperates with farmers dealing with the sugar cane production. So, the sugar cane becomes shared products. However fiscal policy rules VAT for sugar cane pressing service in the process. Based on Law concerning VAT the service is not in the negative list, so the government charge tax for it. The study aims to find out the implementation of VAT accounting for sugar cane pressing service in Toelangan Sugar Company.

The study employs a qualitative approach. Data analysis is conducted during and after the data collection using theme analysis technique.To test the validity, the research her employs a key person method in interview by interviewing the person in charge in the field who completely understand about the needed information.

This result shows that based on law concerning VAT and luxury sales tax the sugar cane pressing service in not included in negative list, so the government charge tax for the service. However, sugar companies as entrepreneurs refuse the tax. They tend to avoid calculate, pay and report the VAT for their sugar cane pressing service. Furthermore, they do not include the VAT in their journal and financial statements.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Andriani, Sri
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAndriani, SriUNSPECIFIED
Keywords: PPN Jasa Giling Tebu; Sistem Sewa Lahan; VAT for Sugar Cane Pressing Services; Tebu Rakyat Murni; Tebu Rakyat Mandiri; Land Rent System
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1501 Accounting, Auditing and Accountability > 150107 Taxation Accounting
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Akuntansi
Location: 150107
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 29 Sep 2015 15:50
Last Modified: 29 Sep 2015 15:50
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/2239

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item